News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Masyarakat Padati Acara Bincang Keluarga Bersama KIPIK di Pinrang

Masyarakat Padati Acara Bincang Keluarga Bersama KIPIK di Pinrang

Komunitas Pecinta Keluarga (KIPIK) hadir di Kabupaten Pinrang dalam rangka acara bertajuk bincang keluarga yang membahas tentang problem keluarga secara luas dan isu kekinian seputar dunia pendidikan dan parenting, Selasa (26/04/2016).

Hadir sebagai narasumber utama dalam acara tersebut Ketua KIPIK Nasional, DR Sabriati Aziz, M.Pd.I. Acara ini dipadati warga yang ingin mendapatkan wawasan dan pengetahuan masalah keluarga.

Acara yang digelar di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, ini dihadiri juga oleh tokoh masyarakat. Kegiatan diawali dengan kata sambutan Kapolsek Watampulu, AKP Abdul Razak, S.Pd.I.


Acara yang berlangsung khidmat dan semarak ini turut dihadiri pula Kades Watampulu dan ketua PD Hidayatullah Ustadz Muharram. Selain itu, peserta juga datang dari perwakilan kepala-kepala sekolah, dan mahasiswa KKN dari Perguruan Tinggi DDI yang melakukan tugas pendidikan di wilayah tersebut.

Seperti diketahui, Kabupaten Pinrang adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, yang terletak 185 km dari Makassar arah utara yang berbatasan dengan Kabupaten Polawali Mandar Provinsi Sulawesi Barat.

Luas wilayah 1.961,77 km2 yang terbagi ke dalam 12 Kecamatan, meliputi 68 desa dan 36 kelurahan yang terdiri dai 86 lingkungan dan 189 dusun.

Kabupaten yang terkenal dengan destinasi wisata permandian Air Panas Sulili ini secara geografis memiliki garis pantai sepanjang 93 Km sehingga terdapat areal pertambakan sepanjang pantai, pada dataran rendah didominasi oleh areal persawahan, bahkan sampai perbukitan dan pegunungan.

Alhasil, dengan kondisinya yang eksotis tersebut mendukung Kabupaten Pinrang sebagai daerah Potensial untuk sektor pertanian dan memungkinkan berbagai komoditi pertanian.



Dengan berbagai keunggulannya tersebut, Pinrang memiliki potensi pertumbuhan sangat besar di masa mendatang. Terlebih, sumber daya alamnya yang kaya relatif belum sepenuhnya tergali.

Ketua KIPIK Nasional, Sabriati Aziz, memandang kehandalan Kabupaten Pinrang dari beragam aspek tersebut perlu terus didukung pertumbuhannya.

Namun, lanjut Sabriati, pembangunan kawasan tetap harus mengacu pada prinsip-prinsip humanis dan religiusitas sehingga pembangunan dalam sektor apapun selalu mengintegrasikan antara infastruktur sebagai entitas materiil dengan nilai-nilai luhur agama karena keduanya sejatinya adalah dua hal yang inheren.

"Sebab, apapun yang ada di dunia adalah milik Allah Ta'ala baik fisik maupun metafisik. Sehingga infrastrukur entah itu bangunan dan sebagainya bagaimanapun bagusnya harus tetap diniatkan dalam rangka untuk beribadah kepada Allah," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa keluarga adalah amanat besar dari Allah yang harus dijaga dan dirawat semata-mata dalam rangka mengabdi kepada-Nya. Dengan adanya keyakinan tersebut maka setiap keluarga akan memahami bahwa membina keluarga adalah merupakan amal ibadah yang tinggi nilainya. (ybh). 

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.