News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Inilah Negara Pemasok Tembakau Terbesar ke Indonesia, Cina Teratas!

Inilah Negara Pemasok Tembakau Terbesar ke Indonesia, Cina Teratas!

RAMAI-ramai isu melonjaknya harga rokok yang melambung tinggi membuat pecandu panas dingin. Kabar ini masih ramai dibahas dan menjadi pergunjingan tidak saja di sosial media.

Beredarnya meme beberapa waktu lalu yang memperlihatkan label rokok berharga fantastis di sebuah minimarket sempat membuat seorang pecandu rokok di Palembang buru-buru memborong 220 bungkus rokok demi mengamankan stok.

Namun, tahukah anda, selain adanya realita miris tersebut, hingga kini Indonesia ternyata mengimpor tembakau dari luar negeri untuk memenuhi "kebutuhan" asap masyarakat kita.

Ya, faktanya, memang, tingginya permintaan rokok dalam negeri membuat para produsen rokok harus mengimpor tembakau dari luar negeri.

Grafik negara pemasok tembakau terbesar ke Indonesia (foto: Katadata)


Dilansir situs riset Katadata, Senin (22/08/2016) menempatkan Cina sebagai negara terbesar pemasok tembakau ke Indonesia dengan volume mencapai 38,6 juta kilogram (Kg) pada 2015.

Posisi kedua ditempati Amerika serikat dengan berat 549 juta Kg, dan posisi ketiga. Dan cukup menarik, Turki juga masuk 10 besar pemasok tembakau ke kita dengan volume 5,36 juta Kg.

Menurut penelitian Katadata, permintaan tembakau domestik dalam beberapa tahun terakhir rata-rata sekitar 300 ton per tahun, sementara pasokan domestik hanya 200 juta per tahun.

Sehingga, masih ada kekurangan sekitar 100 ton per tahun dan harus diimpor dari luar negeri. Total impor tembakau pada 2015 mencapai 75,3 juta Kg turun 21,3 persen dari posisi tahun sebelumnya, yaitu 95,7 juta Kg.

Negara pemasok besar lainya ada Brazil (6,7 juta), India (3,3 juta), Zimbabwe (2,7 juta), Italia (1,5 juta), Yunani (916,7 ribu) dan Srilanka (273,9 ribu).

Sementara Hongkong yang kerap dikaitkan-kaitkan sebagai salah satu mafia narkoba terbesar dunia berada di urutan 1,3 juta kilogram pada tahun 2015.

Data juga menyajikan permintaan tembakau domestik dalam beberapa tahun terakhir rata-rata sekitar 300 ton per tahun, sementara pasokan domestik hanya 200 juta per tahun. Sehingga masih ada kekurangan sekitar 100 ton per tahun dan harus diimpor dari luar negeri.

Total impor tembakau pada 2015 mencapai 75,3 juta Kg turun 21,3 persen dari posisi tahun sebelumnya, yaitu 95,7 juta Kg.  (NUGROHO)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.