Ratusan Massa dari Kaltim-Kaltara Ikut Aksi 212 di Jakarta

Kaltara.news - Kepolisian Daerah Kalimantan Timur dan TNI mengimbau masyarakat Kaltim tidak ikut aksi unjuk rasa "Bela Islam Super Damai" di Jakarta, 2 Desember mendatang.

Imbauan tersebut menyusul adanya informasi intelijen yang menengarai ratusan massa dari Kaltim dan Kaltara bakal bertolak ke Jakarta bergabung dalam unjuk rasa 2 Desember.

“Informasinya seperti itu, makanya kami imbau, silakan di Kaltim dan Kaltara berdemonstrasi, pasti kami amankan dalam menyampaikan aspirasi," kata Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safaruddin, didampingi Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Johny L Tobing, di markas Polda Kaltim, Senin (21/11).

TNI dan Polri meminta masyarakat Kalimantan Timur tidak perlu berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi damai pada 2 Desember.

Namun, jika memang ingin tetap menggelar aksi untuk menyampaikan aspirasi, masyarakat cukup menggelar di daerah, tak perlu harus berangkat ke Jakarta.

“Tidak perlu ke Jakarta,” kata Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Johny L Tobing di tempat yang sama seperti dilansir JPNN.

Keduanya meminta agar masyarakat Kaltim dan Kaltara tidak terpengaruh oleh ajakan yang menyebar lewat media sosial (Medsos) untuk berdemonstrasi di Jakarta. Sebaliknya menyalurkan aspirasi hanya di daerah.

“Silakan, asal jangan anarkis,” kata Kapolda. Dia meminta masyarakat menyampaikan jadwal demonstrasi.

“Kapan saja silakan, saya bersama Kapolda sepakat melindungi keamanan demonstrasi. Tapi kalau ke Jakarta, tidak saya izinkan,” tegas Mayjen Johny.

Keputusan tersebut diambil, setelah Kodam VI/Mulawarman dan Polda Kaltim menggelar teleconference dengan Panglima TNI, Kapolri dan Presiden RI Joko Widodo. (ksl/gcx)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel