News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Amerika Perbaharui Larangan Masuk, Sejumlah Negara Islam Di-blacklist

Amerika Perbaharui Larangan Masuk, Sejumlah Negara Islam Di-blacklist

Beberapa daftar negara yang dilarang untuk mengunjungi Amerika Serikat. (Sumber: CNN)

(NASIONAL News) - Setelah berbulan-bulan selalu melalui jalan buntu di pengadilan, larangan bepergian edisi kedua yang dicanangkan oleh presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya diluncurkan.

Seperti Nasional.news kutip dari CNN, Amerika akan memberlakukan larangan bepergian jilid dua yang menurut CNN akan lebih ketat. Kebijakan ini akan diluncurkan pada Kamis malam pukul 8 waktu Amerika atau Jumat pagi besok waktu Indonesia

CNN juga telah membuat perkiraan tentang isi larangan bepergian tersebut. Berikut ini adalah perkiraan isi larangan bepergian 2.0.

Siapa yang Tidak Bisa Masuk Amerika Serikat

Untuk warga negara asing yang berada di bawah keputusan Mahkamah Agung adalah apakah warga asing tersebut memiliki hubungan kerabat "tulen" yang dapat dipercaya atau hubungan entitas seperti sekolah atau pekerjaan maka mereka bisa masuk ke negara Amerika Serikat.

Jika mereka tidak dapat menunjukkan itu maka mereka dilarang mengunjungi selama 90 hari jika berasal dari Libya, Suriah, Iran, Somalia, Yaman, dan Sudan yang masuk dalam daftar hitam (blacklist) dalam regulasi terbaru itu. Dan 120 hari jika mereka merupakan pengungsi dari negara manapun.

Peraturan baru tersebut akan dikirim ke pos negara terkait pada hari Rabu dan pejabat berwenang mengatakan bahwa pemohon harus membuktikan hubungan kerabat yang valid seperti hubungan dengan orang tua, pasangan, anak laki-laki, anak perempuan, menantu laki-laki, menantu atau saudara perempuan di AS.

Untuk negara yang belum kirimi peraturan tersebut oleh Departemen Luar Negeri atau Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) akan dapat berubah sewaktu-waktu.

Sementara itu Kelompok advokasi seperti Amnesty International berencana mengirim periset ke bandara AS, seperti Bandara Internasional Dulles dan Bandara John F. Kennedy pada hari Kamis, untuk memantau perkembangan dan mematuhi pelaksanaan larangan tersebut jika terjadi perselisihan.

Siapa yang Bebas dari Larangan Tersebut?

Sebelum perintah eksekutif ini dihentikan oleh pengadilan, berikut beberapa kategori pelancong yang tidak termasuk dalam travel ban 2.0 nantinya. Dan kategori masih perkiraan yang kemungkinan akan diberlakukan berikut.
  • Warga negara Amerika Serikat;
  • Warga tetap legal atau pemegang kartu hijau;
  • Pemegang visa saat ini;
  • Warga negara ganda;
  • Warga negara asing dengan keluarga "tulen", hubungan pendidikan atau bisnis dengan AS
  • Selain itu, perintah ini mengizinkan penerbitan visa masuknya seseorang yang selain itu, akan dikecualikan berdasarkan kasus per kasus atas kebijaksanaan DHS dan Departemen Luar Negeri.
Juru bicara Keamanan Nasional David Lapan mengkonfirmasi kepada CNN bahwa perintah eksekutif presiden Trump yang telah direvisi ini tidak akan mempengaruhi orang-orang yang tiba di pintu masuk imigrasi dengan dokumen perjalanan yang sah.

"Pria dan wanita profesional DHS mengharapkan 'aktivitas seperti biasa' di pelabuhan masuk pada saat pelaksanaan kebijakan saat 6 Maret," tambahnya.

Selain itu, kongres juga merekomendasikan larangan perjalanan untuk Korea Utara.

Mengapa Hal Ini Terjadi

Tujuan di balik perintah ini diperdebatkan dengan hangat selama beberapa bulan terakhir. Di jalur kampanye, kandidat Donald Trump telah menyerukan "penghentian total umat Islam" masuk ke AS.

Namun teks perintah ini tersebut menyatakan bahwa "pemeriksaan tambahan" diperlukan untuk warga negara asing yang melakukan perjalanan dari enam negara yang teridentifikasi seperti disebutkan di atas.

"Kondisi di negara-negara ini menimbulkan ancaman yang meningkat. Masing-masing negara merupakan sponsor terorisme, telah dikompromikan secara signifikan. Oleh organisasi teroris, atau mengandung zona konflik aktif," imbuh Trump yang dikenal nyentrik dalam salah satu pernyataannya. *

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.