Lebih 600 Miliar Anggaran untuk Tangani Banjir Samarinda, Hasilnya?

Meme satir yang beredar di percakapan media sosial tentang banjir Samarinda yang selalu saja datang mendera (foto: Ist)
(NASIONAL News) - Banjir yang melanda beberapa wilayah Kota Samarinda dalam beberapa hari tadi menyebabkan terjadinya penumpukan sampah.

Untuk itu Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Sekdaprov Kaltim Rusmadi MS bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) serta instansi terkait bergotong-royong melakukan pembersihan.

Gubernur mengatakan gotong-royong merupakan bentuk kepedulain Pemprov Kaltim kepada Kota Samarinda yang sering dilanda banjir.

"Gotong royong membersihkan sampah, khususnya yang ada pada parit dan membuat buntu drainase ini setidaknya dapat  mengurangi genangan banjir," kata  Awang seperti dilansir laman Pemprov Kaltim dan dikutip Nasional.news, Ahad (25/06/2017).

Dikatakan Awang, banjir bukan masalah walikota saja tetapi juga masalah semua warga.

Pemprov Kaltim lanjut dia juga turut membantu dengan menunjukkan komitmennya dimana dua tahun sebelumnya telah memberikan bantuan lebih Rp 600 miliar. 
Tetapi sayangnya menurut Awang, Pemkot Samarinda tidak mampu memanfaatkan dana tersebut.

"Oleh karena itu kita harapkan ke depan, ada perencaaan yang terorganisir dengan baik," ujar Awang.

Awang mengimbau kepada walikota agar tidak memberikan ijin mendirikan bangunan (IMB) di atas sungai, di bantaran sungai dan di atas drainase.

Walikota dan bupati harus dapat menerapkan peraturan daerah yang ada, lakukan tindakan bila ada oknum ataupun masyarakat yang menyalahi peraturan yang ada, Aparatur pemerintah, khususnya Satpol PP bisa melaksanakan kewenangan tersebut.

Awang juga menegaskan Pemprov Kaltim tidak pernah mengambil alih penanggulangan banjir di Kota Samarinda, tetapi Pemrov hanya membantu walikota mengurangi terjadinya banjir.

"Mari kita bergotong royong membersihkan sampah-sampah pasca banjir, selamat bekerja, walaupun bulan puasa kita tetap mengabdikan diri untuk turun ke lapangan, dan ini bukti kepedulian kita untuk membantu masyarakat menangani banjir," kata Awang Faroek.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu rombongan Pemprov Kaltim yang melaksanakan gotong-royong dibagi dua yaitu rombongan Gubernur Kaltim para asisten dan beberapa kepala OPD melakukan di beberapa titik di Sempaja.

Kemudian rombongan Sekprov Kaltim bersama beberapa OPD di Jalan Suryanata Keluarahan Air Putih Samarinda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel