Ahli IT Dibacok OTK, Pakar Forensik Harap Masyarakat tak Delegitimasi Polisi


Ahli Psikologi Forensi Reza Indragiri Amriel (Foto: Youtube)

(NASIONAL News) - Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel, berharap agar masyarakat tidak memperkeruh suasana dengan mendeligitimasi polisi pasca kasus pembacokan pakar IT dari ITB Hermansyah oleh orang tak dikenal (OTK).

"Hermansyah, pakar telematika korban pembacokan, luka parah. Isterinya trauma. Insya Allah, mereka lekas pulih. (Namun) jangan abaikan korban kedua: polisi," kata Reza dalam keterangan tertulisnya kepada media ini, Selasa (11/07/2017).

Reza mengatakan, pasca-pembacokan langsung tersebar sejumlah hoax yang menurutnya memperkeruh situasi.

Informasi yang tersebar itu, menurut Reza, mengesankan pembacokan dan penyebaran hoax sudah dirancang sejak awal sebagai suatu rangkaian skenario.

Hal itu, lanjut Reza, skenario untuk mendeligitimasi polisi.

"Jika kesan tersebut benar, jangan biarkan skenario itu gol," katanya.

Yang penting saat ini, terang Reza, adalah menyemangati polisi agar bekerja cepat dan ajeg plus tuntas, termasuk dalam penanganan kasus Hermansyah.

Apalagi, ditambah ada kasus-kasus kekerasan terdahulu yang juga terjadi di tempat terbuka (area publik) dan belum terungkap.

"Ini penting agar reputasi polisi tetap positif, masyarakat merasa aman, dan bandit serta calon bandit takut melakukan kejahatan," imbuhnya.

Namun, lanjutnya dia, ketika ketiganya gagal terbentuk, vigilantisme dikhawatirkan menjadi "solusi" yang diambil masyarakat. "Na'udzubillaahi min dzalik," risaunya.*

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel