News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Akhirnya, Listrik di Dua Pulau Kota Ternate Resmi Menyala 24 Jam

Akhirnya, Listrik di Dua Pulau Kota Ternate Resmi Menyala 24 Jam

General Manager PLN M2U bersama Sekretaris Daerah Kota Ternate secara simbolis meresmikan pola operasi 24 jam di PLN Kantor Pelayanan Moti melalui penyalaan mesin pembangkit, Selasa (13/6/2017)(KOMPAS.com/YAMIN ABD HASAN)

(NASIONAL News) - Sebagai salah satu wujud peningkatan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat, PLN kembali berhasil menjalankan pola operasi sistem kelistrikan 24 jam.

Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya peresmian Pola Operasi Sistem Kelistrikan 24 jam di Pulau Hiri dan Pulau Moti, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, tengah bulan lalu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Sekretaris Daerah Kota Ternate M Tauhid Soleman, General Manager PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara (PLN M2U) Indradi Setiawan serta Manajemen PLN Area Ternate.

Untuk diketahui, sebelum beroperasi selama 24 jam, sistem kelistrikan di Pulau Hiri dan Moti sendiri beroperasi selama 12 jam.

PLN sendiri telah menambah masing-masing genset 100 kW guna menunjang kecukupan pasokan daya di Pulai Hiri dan Moti serta menambah pegawai untuk operator pembangkit dan jaringan.

Dalam sambutannya mewakili wali kota Ternate, Sekretaris Daerah Kota Ternate M Tauhid Soleman memberikan apresiasi kepada PLN, khususnya PLN Area Ternate atas pola operasi sistem kelistrikan di Pulau Hiri dan Moti yang bisa beroperasi selama 24 jam.

"Dengan beroperasinya listrik 24 jam di kedua kecamatan ini tentunya dapat menunjang aktivitas perekonomian warga," ujarnya dikutip Kompas.

Mewakili PLN, Indradi Setiawan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ternate dan Kecamatan Pulau Hiri serta Moti atas dukungannya kepada perusahaan milik negara ini sehingga PLN dapat meresmikan pola operasi sistem kelistrikan 24 jam di kedua pulau ini.

"Besar harapan kami, beroperasinya sistem kelistrikan di Pulau Hiri dan Moti menjadi 24 jam ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di Pulau Hiri dan Moti," ujar Indradi.

Pasokan listrik di Pulau Hiri sendiri ditopang oleh PLTD Hiri yang mulai beroperasi di tahun 2015 dengan daya mampu saat ini sebesar 160 kW dan beban puncak mencapai 85 kW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 75 kW dengan panjang jaringan 14,74 kms serta melistriki 453 pelanggan.

Sedangkan untuk pasokan listrik di Moti sendiri ditopang oleh PLTD Moti yang juga mulai beroperasi di tahun 2015 dengan daya mampu saat ini sebesar 265 kW dan beban puncak mencapai 238 kW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 27 kW dengan panjang jaringan 14,7 kms. PLTD Moti mampu memasok listrik untuk 1.009 pelanggan.

Salah satu warga di Kecamatan Moti, Ridwan, mengucapkan rasa terimakasih kepada PLN atas beroperasinya listrik 24 jam di Pulau Moti.

“Tentu kami sebagai masyarakat Moti bersyukur atas hal ini. Ini akan sangat bermanfaat bagi kami, misalnya kegiatan perkantoran akan jadi optimal sehingga bisa menunjang kebutuhan masyarakat,” ucap Ridwan.

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.