News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Di Hadapan Alumni UIM, Ketua MPR RI Bicara Obsesi Kuliah di Madinah

Di Hadapan Alumni UIM, Ketua MPR RI Bicara Obsesi Kuliah di Madinah

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan berfoto bersama dengan Ketua Alumni UIM Bachtiar Nasir dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syaikh Osama bin M uhammad Al Shuhaibi saat menghadiri Silaturrahim Nasional Alumni Universitas Islam Madinah Tahun 2017 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu 15 Juli 2017 (Foto: Twitter @zul_hasan)

Jakarta -
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menghadiri Silaturrahmi Nasional Alumni Universitas Islam Madinah (UIM) di Asrama Haji Pondok Gede, Sabtu 15 Juli 2017.

Silaturrahim Nasional Alumni UIM Tahun 2017 ini mengangkat tema "Peran dan Fungsi Strategis Ulama Dalam Pembinaan dan Kepemimpinan Umat".

Hadir mendampingi Zulkifli Hasan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Muhammad Al Shuhaibi, dan Ketua Alumni Universitas Islam Madinah Ustadz Bachtiar Nasir.

Di hadapan ratusan alumni Universitas Islam Madinah (UIM) yang hadir, Zulkifli Hasan menyampaikan pentingnya memberi warna baru bagi Islam di Indonesia.

Pada kesempatan itu Zulkifli juga mengutarakan obsesi dirinya dimana ia diproyeksi oleh orangtuanya agar bisa menuntut ilmu agama Islam di Madinah.

"Sejak kecil saya diproyeksikan untuk kuliah di Madinah agar bisa seperti Buya Hamka, karena ayah saya sangat kagum dengan beliau," katanya.

Lebih jauh ia menekankan pentinganya peran ulama dalam meneguhkan kemerdekaan Indonesia dan merawat Pancasila.

Berbicara peran ulama, kata Zulkifli, membawa kita pada sejarah kemerdekaan Indonesia karena kemerdekaan ini tidak bisa kita raih dan kita pertahankan tanpa peran para ulama

"Maka ketika umat Islam membicarakan posisi Pancasila dan NkRI, ini adalah hak sejarah mereka," imbuhnya.

Dia berpesan agar umat Islam jangan hanya sekedar mayoritas dalam jumlah, tapi kekuatan jumlah ini harus dikonversi menjadi kekuatan politik, ekonomi dan selainnya.

"Peran ulama juga berada pada penguatan nilai yang bila ulama yang menyampaikan sebuah nilai hidup akan lebih acceptable bila nilai yg sama disampaikan oleh politikus atau selain ulama," terangnya.

Zulkifli menukil ucapan Bung Hatta yang pernah mengatakan "Rakyat harus kita sadarkan bahwa merekalah yang berkuasa dan mereka menentukan".

"Kekuasaan itu sangat menentukan wajah sebuah bangsa. Kita lihat saat Granada dan Cordoba dikuasai oleh Islam, juga kerajaan Ternate dan Tidore. Terbayang nilai-nilai Islam saat memiliki peran melalui bangunan fisik yang tersisa," imbuhnya.

Kepada para alumni, Zulkifli Hasan menyampaikan pentingnya memberi warna baru bagi Islam di Indonesia.

“Mari hilangkan stigma teroris dan radikalis dengan kerja nyata. Sudahi bicara perbedaan dan mulai bicara tentang Islam yang melawan kemiskinan dan kebodohan, serta menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi,” ujarnya.

Zulkifli juga berharap alumni Universitas Islam Madinah dimanapun berada bisa menjadi pemersatu. Dalam acara tersebut, Ketua Umum DPP PAN ini diberikan Jaket Kehormatan Alumni Universitas Islam Madinah.*

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.