News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Disambut Meriah di Toraja, Aziz Khutbah Jum'at Ajak Rawat Bumi dan Isinya

Disambut Meriah di Toraja, Aziz Khutbah Jum'at Ajak Rawat Bumi dan Isinya

Bakal Calon Wakil Gubernur Sulsel Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar menjadi khatib Jum'at di Masjid Agung Rantepao, Jum'at, 29 Juli 2017 (Dokumentasi)

TORAJA — Bakal Calon Wakil Gubernur Sulsel Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar mendapat sambutan meriah di Rentepao, Kabupaten Toraja Utara, saat Aziz hadir di sana hari ini, Jumat (28/07/2017).

Pasangan Nurdin Halid ini dipercaya menjadi khatib shalat Jum'at di Masjid Agung Rantepao yang merupakan masjid terbesar di Toraja Utara.

Dalam khutbahnya, anggota DPD RI ini mengurai tujuan penciptaan manusia. Yakni, diciptakan untuk menjadi khalifah dan taat kepada-Nya.

“Tugas kita adalah bagamana menjaga dan merawat bumi dan isinya. Dalam artian kita pasti membutuhkan kekuasaan demi menafsir dan mengimplementasikan tujuan penciptaan kita," pesan Aziz dalam khutbahnya.

Menerangkan tentang khalifatullah, Aziz menurutkan kita tak dapat berbuat banyak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi politik ketika tidak mempunyai posisi strategis.

Namun, lanjut Aziz Qahhar, dalam proses menjalankan kekuasaan sebagai khalifah, manusia tidak boleh menuhankan hawa nafsu.

"Karena, manakala menuhankan hawa nafsu, maka manusia akan menghalalkan segala," tegas Aziz.

Lebih jauh dikatakan Azizi, kita tidak boleh menghalalkan segala cara demi kepentingan golongan dan kepentingan pribadi.

"Kita harus berlaku adil dan jujur agar segala bentuk urusan keummatan berjalan dengan lancar dan dipermudah oleh-Nya,” pesan mantan Ketua HMI Cabang Makassar ini.

Aziz Qahhar menyampaikan khutbah di hadapan ratusan jamaah yang memadati  Masjid Agung Toraja ini. Usai salat Jum'at berjamaah, Aziz tampak sibuk melayani permintaan jamaah untuk bersalaman dan foto bareng.

Bertemu Tarsis Kodrat
Kunjungan Aziz Qahhar ke Toraja sekaligus dalam rangka mengikuti acara Toraja Film Festival (TFF) yang dibuka hari ini.

Di arena acara itu Aziz sempat bersua dan berbincang hangat dengan mantan Bupati Tana Toraja, Tarsis Kodrat. Pada kesempatan tersebut Tarsis blak-blakan memuji sikap kenegarawanan Aziz.

Aziz Qahhar Mudzakkar berbincanga hangat dengan mantap Bupati Tana Toraja, Tarsis Kodrat, disela pemukaan acara Toraja Film Festival (TFF) yang dibuka hari ini. (Makassar Today)
“Saya sudah lama mengenal Pak Aziz. Tidak berubah dan masih tetap seperti dulu, yakni fanatik terhadap paham toleransi. Saya suka sekali sikap seperti itu,” tutur Kolonel Infanteri purnawirawan ini.

Hal-hal yang dianggap tidak berubah dari Aziz Qahhar menurut Tarsis antara lain adalah soal kebebasan orang memeluk agamanya masing-masing.

Ada nilai tambah yang diperoleh Tarsis saat bertemu Aziz Qahhar selain dari sikap santun, terdidik, dan beretika, yakni soal ekonomi kerkayatan.

Tarsis sempat terperanjat karena Aziz sangat piawai menjelaskan plus-minus pembangunan ekonomi kerakyatan di Sulawesi Selatan selama ini.

“Beliau lebih banyak bicara soal ekonomi kerakyatan daripada yang lain. Semakin lama ngobrol, saya semakin merasa enak dan nyaman,” sambungnya.

Peneliti dari Lembaga Konsultan Politik Nurani Institute Nurmal Idrus menilai dari menilai pertemuan yang akrab dan hangat kedua tokoh tersebut mencerminkan hubungan antara Aziz dan masyarakat Toraja yang sesungguhnya.

“Tesis yang menyebutkan bahwa Ustad Aziz itu tidak disukai masyarakat Toraja itu adalah setting masa lalu, dan itu setting politik,” ujar mantan ketua KPU Makassar ini seperti dikutip laman Makassar Today. (ful/nn)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.