News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Presiden Jokowi Pilih Berau Jadi Ibu Kota Negara? Begini Respon Pemprov Kaltim

Presiden Jokowi Pilih Berau Jadi Ibu Kota Negara? Begini Respon Pemprov Kaltim

Salah satu sudut kota Balikpapan, Kalimantan Timur, di senja hari. Provinsi Kaltim kerap diwacanakan menjadi provinsi Ibu Kota Negara menggantikan DKI Jakarta yang dianggap sudah tidak layak (Foto: Rosalinda Tumbelaka / Flickr)

BALIKPAPAN - Presiden Joko Widodo akhirnya buka mulut terkait wacana pemindahan ibu kota negara yang ramai diperbincangkan akhir-akhir ini.

Ketika memberikan sambutan dalam acara Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah di Balikpapan International Convention Center, Kalimantan Timur, Kamis kemarin, Jokowi menyebut wacana tersebut masih dalam tahap pengkajian.

Namun, Jokowi memastikan tidak akan memberitahukan provinsi mana yang sedang dikaji itu. Hal ini untuk meminimalisir harga tanah yang dapat melambung tinggi akibat aksi para spekulan.

"Tidak saya buka. Kalau saya buka di Kalimantan Timur misalnya di Berau, nanti semua orang beli tanah di sana. Harga tanah langsung melambung," ungkap Jokowi seperti disampaikan Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis, Kamis (13/7/2017).

Jokowi mengatakan, pemindahan ibu kota memerlukan kalkulasi mendalam dari berbagai aspek sehingga tidak memungkinkan untuk segera diputuskan.

Jokowi juga mengatakan, dalam kajiannya itu, setidaknya terdapat tiga provinsi yang sedang dikaji lebih dalam. Apakah Kalimantan Timur diantara yang sedang dalam kajian?

Kaltim sangat siap

Sebelum kedatangan Jokowi ke Kaltim, sehari sebelumnya Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak, telah menyatakan Provinsi Kaltim siap menjadi ibu kota Indonesia menggantikan DKI Jakarta.

Bahkan, Awang mengaku membuat presentasi untuk diperlihatkan langsung di depan Presiden Jokowi pada kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Balikpapan, Kamis (13/7/2017).

“Provinsi Kaltim siap jadi Ibu Kota Negara Indonesia. Kami sudah siapkan lahan, kita juga siap insfratruktur. Besok Presiden Jokowi datang ke Kota Balikpapan, saya akan presentasikan langsung usulan saya, saya mau bawa peta ke hadapan presiden,” kata Awang dikutip Kompas, Rabu (12/7/2017).

Dia menyebutkan, Provinsi Kaltim memiliki fasilitas terlengkap. Tidak hanya memiliki Bandara Internasional di Kota Balikpapan, tapi juga Pelabuhan Internasional Kariangau.

Menurut Awang, Kaltim menjadi provinsi paling strategis di Indonesia. Bahkan, lanjut dia, tol laut menjadi pengembangan strategis di Asia Timur.

Kaltim menurut Awang akan segera menjadi Singapura kedua. Sehingga sangat tepat menjadikan Kaltim sebagai ibu kota Indonesia.

“Kita strategis dan menjadi kawasan pengembangan di Asia Timur. Tidak hanya Indonesia ini yang lihat, tapi se-Asia Timur. Kita adalah kiblat pembangunan dan kita pantas menjadi ibu kota,” pungkas dia.*

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.