Resmi! Golkar Usung Paket Nurdin Halid-Aziz Jadi Cagub Cawagub pada Pilgub Sulsel 2018

Ketum DPP Golkar Setya Novanto berpidato meresmikan paket pasangan Nurdin Halid - Aziz Qahhar Mudzakkar untuk Pilgub Sulsel 2018 dalam acara Halalbihalal Golkar Sulsel (Foto: Official Twitter DPP Golkar)

(NASIONAL News) - Setelah cukup lama dengan ritme yang alot terkait siapa figur yang akan diusung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada tahun 2018 mendatang, Partai Golkar akhirnya menentukannya hari ini, Rabu (05/07/2017).

Peresmian paket pasangan tersebut disahkan langsung oleh Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto (Setnov) di Makassar hari ini.

Setnov menyerahkan rekomendasi pencalonan Nurdin Halid menjadi Calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2018-2023.

Nurdin Halid yang saat ini menjabat Ketua DPP Golkar itu akan berpasangan dengan Aziz Qahhar Mudzakkar. Aziz Qahhar sendiri adalah anggota DPD RI asal Sulsel dan anak dari tokoh pejuang kemerdekaan Qahhar Mudzakkar.

Penyerahan rekomendasi itu dilakukan dalam rangkaian kegiatan Halalbihalal Golkar Sulsel yang digelar di lapangan tenis Telkom Makassar, Rabu (5/7/2017).

Rekomendasi pencalonan Nurdin-Aziz dibacakan Ketua Bidang Hubungan Legislatif dan Lembaga Politik DPP Golkar Yahya Zaini yang turut disaksikan Bendahara Umum DPP Golkar Robert J Kardinal dan Korbid Kesra DPP Golkar Roem Kono dan pengurus Golkar dan ribuan kader dan simpatisannya.

Jauh sebelum peresmian pasangsan paket ini, kedua tokoh ini memang sudah solid dan mendapatkan dukungan dari keluarga besar (Foto: Ahmad Nugroho /NN Indonesia)

Novanto dalam pidatonya mengatakan bahwa DPP Golkar sudah mempertimbangkan secara matang dan menyerap aspirasi warga Sulsel. Hasilnya, Golkar menyimpulkan bahwa pasangan Nurdin-Aziz ideal untuk membawa perubahan besar di Sulsel.

"Pasangan Nurdin-Aziz perpaduan tokoh politik dan tokoh agama yang akan membawa perubahan besar di Sulsel, Nurdin punya pengalaman sebagai tokoh senior Golkar berprestasi tinggi yang sangat loyal pada partai," tutur Setnov.

Pada kesempayan itu Nurdin menyatakan bertekad bersama Aziz akan menciptakan keadilan berupa pemerataan pembangunan di Sulsel.

Sedangkan menurut Aziz ia setuju mendampingi Nurdin dengan kesamaan visi membangun ekonomi kerakyatan dan berkeadilan di Sulsel.*

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel