News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Forum Silarurrahim Ormas Pemuda Islam Sikapi Keputusan Pemindahan Kedubes AS dan Bom Jatim

Forum Silarurrahim Ormas Pemuda Islam Sikapi Keputusan Pemindahan Kedubes AS dan Bom Jatim

JAKARTA - Forum Silaturrahim Ormas Pemuda Islam yang berada dalam naungan Komisi Ukhuwah MUI Pusat, menyelenggarakan pertemuan mendadak, menyikapi pemindahan Ibu Kota Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem serta aksi-aksi serangan bom.

Acara yang dibertempat di Markas Pusat Persatuan Umat Islam, Masjid Al-Inabah, Selasa (15/05/2018) ini menyinggung keputusan politik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang memindahkan Ibu Kota Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem (Baitul Maqdis) tepat 70 tahun semenjak klaim berdirinya ‘Negara palsu Israel’, satu bentuk teror kepada umat Islam di seluruh dunia.

Juga peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di beberapa daerah seperti di Surabaya dan Riau pekan ini pun bentuk lain dari teror kepada Negeri Kesatuan Republik Indonesia yang damai ini.

Wakil Sekretaris Komisi Ukhuwah MUI Pusat, Dr. H. Wido Supraha, menegaskan bahwa terorisme adalah musuh semua agama, terlebih Islam yang sangat kental mengandung ajaran kasih dan damai untuk semesta alam (rahmatan lil ‘alamin).

“Dengan kejadian terorisme di dalam negeri ini, justru pihak yang paling dirugikan adalah umat Islam, sehingga dalam hal ini, umat Islam yang mayoritas ini menjadi korban dari peristiwa tersebut,” ujar Wido.

Mencermati dengan seksama terjadinya bentuk terorisme di dalam negeri maupun di Palestina, Forum Silaturrahim Ormas Pemuda Islam Indonesia yang terdiri dari para Pimpinan Organisasi Pemuda Islam Tingkat Pusat dan Komisi Ukhuwah MUI Pusat, dengan mengharap rahmat, hidayah, dan ridha Allah SWT, menyampaikan sikap, diantaranya:

Pemuda Islam Indonesia menolak dan mengecam segala bentuk tindak kejahatan terorisme karena tidak sesuai dengan ajaran Islam, khususnya aksi bom bunuh diri di Surabaya


Pemuda Islam Indonesia menolak dan mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang memindahkan ibukota negeri ilegal Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem, karena ini bentuk teror kepada kaum muslimin di seluruh dunia

Pemuda Islam Indonesia menyerukan pemerintah untuk menjamin rasa aman warga serta dapat menanggulangi terorisme hingga tuntas, proporsional, dan melindungi warga dari persekusi

Pemuda Islam Indonesia mendukung pemerintah untuk terus semakin intensif memperjuangkan kemerdekaan negeri Palestina, melindungi Masjid Al-Aqsha dari tangan-tangan pelaku teror

Pemuda Islam juga menegaskan bahwa pemuda Islam Indonesia siap turut terlibat melahirkan generasi muda yang shalih, cerdas, sehat, dan kuat untuk melanjutkan kepemimpinan di Indonesia di masa mendatang dengan menguatkan penambahan pelajaran agama berbasis wasathiyah Islam.










Pertemuan ini berjalan selama lebih dari 5 (lima) jam, membahas mulai dari agenda-agenda keumatan yang dapat dilakukan secara bersama-sama seperti proyek penulisan bersama sebuah buku bertemakan: “Sejarah Ormas Pemuda Islam di Indonesia”, “bahaya Syi’ah”, hingga kepada penyusunan teks pernyataan sikap tentang dinamika yang terjadi terkait aksi terorisme dimaksud.

Khusus penelitian terkini tentang Syi’ah, MUI mengundang Dosen Senior Universitas Darussalam Gontor, Associate Professor Dr. Syamsuddin Arif, B.H.Sc., M.A., yang baru saja melakukan dialog ilmiah dengan ICAS di London, akhir pekan lalu.

Hadir dalam pertemuan ini para pimpinan pusat dari ormas Syabab Hidayatullah, Pemuda PUI, Barisan Muda Ittihadiyah, JPRMI, GEMA, Pemuda DDI, Pemuda PERSIS, Pemuda Al-Washliyah, Pemuda Muslim SI, Pemuda Al-Irsyad, Pemuda NW, BKPRMI, Korps Muda Wanita Islam, Pemudi PUI, Korps Puteri Muslimin, dan Gemawati.

"Semoga ukhuwah di antara para pemuda Islam semakin erat dan melahirkan sinergi-sinergi positif dalam dakwah," harap Wido Supraha yang memandu acara tersebut.

DEDEN SUGIANTO

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.