News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Tingkatkan Kapasitas Relawan, SAR Hidayatullah Gelar Diklatsar Serentak di Jawa Timur, DIY, dan Kaltim

Tingkatkan Kapasitas Relawan, SAR Hidayatullah Gelar Diklatsar Serentak di Jawa Timur, DIY, dan Kaltim

SURABAYA - Dengan semakin meningkatnya kebutuhan relawan operasi pencarian dan penyelamatan seiring bencana alam yang kerap melanda banyak kawasan di Tanah Air, SAR Hidayatullah menggelar pendidikan dan latihan dasar  (Diklatsar) yang dilakukan secara serentak di 3 wilayah yakni di Surabaya (Jawa Timur), Sleman (DI Yogyakarta) dan Balikpapan (Kalimantan Timur).

Diklatsar digelar Tim Search and Rescue (SAR) Hidayatullah wilayah Jawa Timur digelar selama empat hari, 3 - 6 Mei 2018 bertempat di Kampus Hidayatullah Panceng Gresik yang diikuti 80 peserta dari utusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hidayatullah se-Jawa Timur dan delegasi mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Luqman Al Hakim.

Sementara itu Diklatsar SAR Hidayatullah yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, digelar selama 10 hari sejak 23 April - 2 Mei 2018 dengan Pantai Lamaru sebagai salah satu spot utama.

Adapun Diklatsar SAR Hidayatullah DI Yogyakarta diselenggarakan selama 3 hari mulai tanggal 1 hingga 3 Mei 2018 yang umumnya diikuti oleh pelajar yang baru mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Diklatsar DIY ini  diselenggarakan bekerjasama dengan Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu.

Ketua SAR Hidayatullah Pusat, Abbas Usman, mengatakan Diklatsar ini digelar dalam rangka mempersiapkan relawan kemanusiaan yang terlatih, tanggap, tangguh, dan trengginas dalam melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban bencana alam maupun musibah lainnya.

"Pendidikan dan pelatihan tingkat dasar ini merupakan bentuk pembelajaran awal untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan sikap mental kepada calon anggota SAR Hidayatullah," kata Abbas yang biasa disapa "Komandan" ini.

Selain di Jawa Timur, Diklatsar yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, diikuti oleh puluhan peserta dari unsur pemuda dan mahasiswa. Begitupun dengan yang digelar di DIY Yogyakarta yang diantaranya diikuti oleh pelajar.

Menurut Komandan Abbas, pendidikan dan latihan merupakan salah satu concern SAR Hidayatullah untuk menjaring tim relawan aksi kemanusiaan. Sebab, jelasnya, SAR Hidayatullah selama ini belum dapat sepenuhnya hadir di setiap operasi SAR di lokasi bencana di Indonesia karena terkendala oleh keterbatasan sumber daya manusia.

Selain itu, setiap relawan dituntut profesional sebagai relawan kebencanaan yang harus cakap, tangguh, dan bermutu. Karenanya, dia berharap dari Diklatsar ini dapat melahirkan relawan-relawan SAR Hidayatullah sebagaimana yang diharapkan. 

"Peserta yang memiliki kompetensi dan skil mumpuni, nantinya akan dikukuhkan menjadi anggota SAR Hidayatullah dan selanjutnya mengikuti training tingkat lanjut,” terang Komandan Abbas.

Tidak saja memiliki keahlian mumpuni, kata Abbas, relawan SAR Hidayatullah dalam setiap aksinya dituntut untuk selalu menjaga akhlakul karimah, humanis tanpa membeda-bedakan RAS dan golongan serta selalu menjaga ibadah dan ukhuwah antar sesama.

"SAR Hidayatullah tentu memiliki banyak kekurangan di sana-sini, tetapi telah menjadi komitmen kami untuk terus mengabdi pada negeri Ibu Pertiwi," ujarnya.

Diklatsar yang digelar di 3 wilayah ini ini mendatangkan trainer-trainer SAR Hidayatullah tingkat nasional diantaranya Abbas Usman, Irwan Harun, Syaharuddin Yusuf, Ahmad Hamim serta trainer dari unsur Basarnas dan sebagainya.

ADE NUGRAHA

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.