Tokoh Pemekaran Kaltara Nursyamsa Hadis Daftar Calon DPD RI

TANJUNG SELOR - Salah satu tokoh pemekaran Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Nursyamsa Hadis, maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mewakili provinsi Kaltara.

Nursyamsa resmi mendaftar sebagai bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, yang mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara, Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (11/7/2018).

Koordinator Tim Relawan, Mazlis Mustafa, mengatakan majunya Nursyamsa dalam rangka memenuhi harapan serta banyaknya dorongan dari berbagai lapisan masyarakat karena kapasitasnya diniai mumpuni yang diharapkan terus berkontribusi untuk kawasan tersebut.

"Sebagai salah satu tokoh yang getol memperjuangkan otonomi daerah untuk utara Kalimantan, Pak Nursyamsa diharapkan dapat melanjutkan kiprahnya untuk memajukan Kaltara melalui fungsinya di jabatan elected official jika kelak terpilih," kata Mazlis.

Mazlis mengatakan pihaknya tak mau muluk-muluk. Ia mengatakan pencalonan tersebut semata-mata sebagai ikhtiar dalam rangka pengabdian untuk bangsa dan negara. Kini ia dan tim terus bekerja untuk memasuki tahapan-tahapan berikutnya.

Nursyamsa Hadis sendiri diketahui merupakan mantan angota DPD RI asal Kalimantan Timur. Ia bersama kolega dengan gerbong DPD RI terus mendesak pembentukan provinsi Kalimantan Utara.

Apalagi saat itu perjuangan mereka juga terjegal dengan UU No 32 Tahun 2004  yang mengisyaratkan harus ada 5 daerah yang mendukung pemekaran. Berkat lobi dan upaya yang tak henti, Kementerian Dalam Negeri menetapkan 11 daerah otonomi baru yang terdiri atas satu provinsi dan 10 kabupaten, termasuk Kaltara pada hari Senin, 22 April 2013.

Tahun 2014 lalu, Nursyamsa Hadis juga mendukung upaya pembentukan provinsi Kalimantan Tenggara. Menurutnya wacana pembentukan provinsi baru di wilayah selatan Kaltim itu sangat berpeluang apabila telah memenuhi semua persyaratan termasuk di antaranya kajian ilmiah dari perguruan tinggi berkaitan prospektif provinsi baru.

ABDUL MALIK

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel