Nomor Urut 9, La Ode Basir Akan Kawal Kebijakan Pemprov soal Teluk Jakarta


JAKARTA - Tokoh muda yang juga merupakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN), La Ode Basir, maju sebagai Calon Anggota DPRD DKI Jakarta dari PAN nomor urut 9 dengan daerah pemilihan Dapil 2 Jakarta Utara yang meliputi daerah Kelapa Gading, Cilincing, Koja dan Kepulauan Seribu.

Mengusung jargon kampanye "Bela Rakyat Bela Ummat", La Ode Basir mengatakan akan berjuang sepenuh hati untuk mengawal dan menjaga kebijakan Anies-Sandi khususnya tentang reklamasi Teluk Jakarta.

Pengurus Pusat Organisasi Kemasyarakatan Generasi Penerus Penjuang Negara Kesatuan Republik Indonesia (GPP NKRI) ini mengatakan penataan lingkungan yang berprikemanusiaan serta mengakomodir budaya lokal merupakan isu yang menjadi concern yang akan terus diperjuangkan pihaknya.

"Penghentian izin reklamasi untuk pulau yang ada di kawasan Teluk Jakarta oleh Pemprov DKI adalah langkah positif apalagi jika melihat dampak negatif yang ditimbulkan khususnya bagi masyarakat pesisir. Tapi ini tentu tak boleh berhenti di sini, perlu terus dikawal oleh masyarakat," kata La Ode dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Sebagai pihak yang banyak berinteraksi dengan orang laut, sejak awal Basir memang getol menolak reklamasi dan swastanisasi pulau-pulau pesisir termasuk terhadap pantai-pantai di utara Jakarta.

"Penataan Pantai Utara Jakarta harus ramah bagi nelayan dan memanusiakan mereka. Serta perlunya perhatian besar terhadap pekerjaan dan kehidupan nelayan," kata Basir yang juga deklarator Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIS) ini.

Selain masalah lingkungan, anak muda yang besar dari pesisir laut ini juga menyoroti pentingnya perbaikan dan standar kualitas pendidikan, tanpa membedakan latar belakang sosial dan pengembangan SDM Guru yang profesional serta masalah kesejahteraan guru.

Basir yang juga pendamping penyantun Panti Asuhan Yatim Piatu/ kurang mampu korban Tsunami Aceh dan korban perang Timor-Timur/ warga NTT di Parung Bogor, ini mengatakan perlunya memastikan ketersediaan layanan kesehatan yang berkualitas, murah, mudah diakses bagi rakyat Jakarta.

Selain itu, menurut dia, masalah lingkungan ternyata juga berdampak terhadap ketersediaan air bersih. Karena itu, Basir mengatakan akan mengawal program revitalisasi ketersedian air bersih di Jakarta Utara.

Lebih jauh, masalah ekonomi juga tak luput dari perhatian Basir. Menurutnya, pengembangan Ekonomi kerakyatan melalui pemdampingan dan pemyediaan Lokbin yang terjangkau dan murah merupakan aspek yang mesti diperjuangkan untuk masyarakat Jakarta Utara yang selama ini relatif masih amat terbatas.



Jika ditakdirkan Allah SWT melalui mandat rakyat untuk mengemban anggota legislatif DPRD DKI Jakarta, Basir berkomitmen untuk terus memperjuangkan amanat tersebut khususnya bagi masyarakat Kelapa Gading, Cilincing, Koja dan Kepulauan Seribu.

Basir berpesan, apapun pilihannya, tetaplah m enjaga keharmonisan dan keberagaman suku agama dan etnis. Merawat keragaman dan kebersamaan juga merupakan salah satu misi Basir untuk Jakarta yang lebih baik.

"Mari terus jaga persatuan dan kebersamaan serta tidak berhenti berjungan membela rakyat dan membela umat. Insya Allah, bersama segenap masyarakat Kelapa Gading, Cilincing, Koja dan Kepulauan Seribu, kita songsong Jakarta yang maju dan bahagia warganya," pungkas pria putra Baubau ini.

Wilayah Jakarta Utara disebut-sebut sebagai salah satu basis massa bagi Basir karena penduduknya yang berasal dari Indonesia Timur dimana Basir berasal. Di pantai Utara Jakarta misalnya terdapat satu kampung nelayan Bugis seperti di wilayah Kamal Muara. 

BAGAS SETYADI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel