News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Profesor Imam Suprayogo Puji UNIDA Gontor sebagai "Kampus Raksasa"

Profesor Imam Suprayogo Puji UNIDA Gontor sebagai "Kampus Raksasa"

PONOROGO - Prof. Dr. H. Imam Suprayogo hadir dan turut menyaksikan acara Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana XXIX dan Pascasarjana IX Universitas Darussalam (Unida) Gontor. Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini sekaligus memberikan pidato dalam acara yang berlangsung di Auditorium Gedung Terpadu Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Ahad 23 Jumadil Akhir 1439 H / 11 Maret 2018.

Rektor UIN Maulana Malik (1997-2013) ini memberikan sambutan di hadapan segenap wisudawan/wisudawati UNIDA Gontor. Acara wisuda ini dihadiri oleh pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor dan tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya Prof Imam Suprayogo bercerita tentang Universitas Darussalam Gontor yang menurutnya begitu hebat.

"Ketika saya menjadi Rektor baik di Muhammadiyah maupun di UIN Malang. Saya beruntung punya kesempatan pergi kemana-mana. Saya pernah ke Australia, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Perancis, Belanda, Russia, Yordania, Irak, Iran, Yaman, Maroko dan seterusnya. Saya kok selalu ketemu alumni Gontor, ini buat saya jadi heran," ujarnya.

"Jadi Gontor ini sesungguhnya sudah meraksasa sebenarnya itu. Karena itu kalau tadi Pak Rektor (Rektor Unida Gontor) tadi katakan kita sudah berdampingan dengan kampus raksasa lainnya, itu benar. Karena sesungguhnya Kampus Universitas Darussalam Gontor memanglah Kampus Raksasa," imbuhnhya.

Dengan setengah berseloroh Profesor Imam mengatakan Gontor sejatinya sudah menjadi "raksasa" namun Gontor sendiri tidak menyadari kalau sebenarnya sudah raksasa.

"Kalau tidak raksasa apa bisa dalam waktu singkat kayak begini. Kan baru beberapa tahun kampus ini menjadi Universitas tapi kok sudah begini besarnya. Gedungnya sudah kayak begini gagah, lalu suasananya sudah seperti ini, dosen-dosennya sudah begitu banyak. Kalau tidak raksasa apa bisa seperti ini," ujarnya disambut riuh hadirin.

Guru besar yang juga penulis produktif ini mengatakan, tidak ada institusi di Indonesia yang dalam waktu singkat bisa meraih capaian yang luar biasa selain Unida Gontor.

"Jadi menurut saya ini (Unida Gontor) sudah raksasa” ujarnya. Serentak para tamu yang menghadiri wisuda bertepuk tangan sembari melafazkan rasa syukur.

Kemudian Profesor Suprayogo melanjutkan orasi Ilmiahnya dengan cerita pengalamannya yang lain perihal Gontor. Dia bercerita, pada bulan September yang lalu (2017) dirinya diundang hadir ke Osaka, Tokyo, Lagoya, Matsuyama, dan Kyuto.

"Itu saya di Kyuto itu terheran heran. Saya ketemu Profesor Metsuo. Saya ini kan orang Jawa Timur, saya ini kan orang Malang, saya ini kan muridnya Kyai Hasan. Kok diceritai tentang Gontor oleh Profesor Metsuo," imbuhnya berkisah yang disambut gelak tawa.

Ternyata, Profesor Imam belakangan baru tahu jika salah satu anak Profesor Metsuo itu adalah santri Pondok Modern Gontor dan begitu bangganya Metsuo bisa menjelaskan tentang Gontor.

"Saya tanya dia, berapa kali ke Gontor. Profesir Metsuo pun menjawab, belum pernah. Jadi baru membaca buku-buku, baru diceritai putranya saja, ia sudah begitu bangga," kisahnya yang disambut appluase hadirin.

“Karena itu saya tadi usul pak Rektor UNIDA Gontor sekali-kali Profesor Metsuo itu diundang untuk ceramah seperti ini, lalu di umumkan penceramah Profesor Metsuo dari Jepang dan ternyata itu wali murid," selorohnya.

Acara Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana XXIX dan Pascasarjana IX Universitas Darussalam (Unida) Gontor ini berlangsung khidmat dan semarak yang dihadiri oleh segenap keluarga wisudawan serta tamu undangan dari berbagai latar belakang.  (asg/nnw)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.