Walikota Puji Kreatifitas Panitia Festival Hasan MA Hidayatullah Depok

DEPOK - Walikota Depok Mohammad Idris memuju kreatifitas panitia Festival Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh para santri Sekolah Pemimpin Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Hidayatullah Depok yang diselenggarakan pada Ahad (21/9/2018).

"Festival Hasan ini merupakan singkatan inovatif. Biasanya HSN, ini singkatannya jadi Hasan. Hasan, Hari Santri Nasional. Ini bisa diusulkan ke Presiden nanti untuk namanya dirubah nanti menjadi Hasan. Usulan dari Hidayatullah," ujarnya disambut applause hadirin. 

Umara' yang ulama lulusan Universitas Imam Mohammad Ibnu Daud Gassim, Saudi Arabia, ini memuji kreatifitas panitia penyelenggara yang menurutnya membuat singkatan inovatif Hari Santri Nasional menjadi HASAN.

"HASAN ini merupakan sebuah pengingatan pada kita semuanya terhadap kiprah dan kepada yang lebih substantif lagi, nilai-nilai kepesantrenan," ujarnya.

Pada kesempatan itu Walikota Idris memberikan paket hadiah berupa uang tunai kepada pemenang perlombaan. Adapun perlombaan dalam festival ini adalah Musabaqah Hifdzul Qur'an (MHQ), Marawis Beregu dan Pidato. Festival ini diikuti oleh sejumlah pondok pesantren dari Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi.

Masih dalam kesempatan yang sama membuka acara tersebut, lulusan SMP–SMA Pondok Modern Gontor ini mengingatkan nilai-nilai penting dalam peringatan Hari Santri Nasional.

"Saya katakan Hari Santri Nasional ini bukan sekedar menampilkan sosok santrinya. Tapi substansinya adalah bagaimana kita bisa menghidupkan di negara yang kita cintai ini pemimpin pemimpin yang memiliki nilai-nilai santri," kata Walikota Idris.

"Kalau hanya menampilkan sosok santrinya, pemimpin yang nggak pernah nyantren, nanti kalau diundang nggak pernah datang. Syukur-syukur Alhamdulillah, saya pernah nyantren," selorohnya.

Walikota lalu mencontohkan soal simbolik dan nilai-nilai substanrtif dari peringatan Hari Santri Nasional, ini seperti lebaran Idul Adha yang sering disebut lebaran haji.

"Yang belon haji nggak memperingati hari raya Idul Adha. Alasannya, saya belon haji. Ini pemahaman yang keliru juga," imbuhnya disambut tawa hadirin.

Dalam pada itu, Walikota Idris mengapresiasi gelaran yang diselenggarakan Sekolah Pemimpin Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Hidayatullah Depok ini.

"Sederhana tapi penuh kemuliaan dan keceriaan karena diikuti oleh para santri dan guru yang akan membawa keberkahan bagi bangsa dan negara serta bagi dunia yang diisi oleh yang diridhai Allah Subhanahu Wata'ala," katanya.

Ia pula mengucapkan terimakasih kepada Hidayatullah Depok yang terus berjuang dari mulai permulaan berdirinya hingga saat ini.

"Alhamdulillah saya menyempatkan tahun 2000-an datang ke pusat Hidayatullah di Balikpapan bersama dengan ustadz dan dai yang ada di sana. Dan situlah saya banyak belajar tentang makna perjuangan dari ustadz dan santri serta pengasuh yang ada di sana," ujarnya.

YORYS STEVANO

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel