News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Bersabarlah, Inilah Keutamaan yang Akan Kamu Dapatkan

Bersabarlah, Inilah Keutamaan yang Akan Kamu Dapatkan

Oleh Putri Alifa Tsamara Qolbina*

KITA PASTI pernah dilanda musibah dalam hidup kita. Allah memberikan musibah kepada hamba-Nya dengan bentuk yang berbeda-beda. Musibah bisa berupa kehilangan sesuatu, kesulitan dalam mengerjakan sesuatu, atau bahkan bisa juga ketika kita diberi sesuatu.

Tentunya ketika musibah-musibah tersebut datang, manusia tentu akan sedih dan kesusahan bahkan hingga ada yang merasa putus asa. Namun, kita sebagai seorang muslim yang beriman dan bertauhid kepada Allah hendaknya meyakani bahwa sesuatu yang terjadi pada diri kita merupakan kehendak atau takdir Allah.

Seorang hamba yang beriman dan bertauhid kepada Allah, pasti meyakini segala sesuatu yang dialaminya merupakan takdir Allah yang terbaik untuk dirinya. Memang sudah sewajarnya kita sebagai hamba yang lemah ini merasa sedih ketika diberi musibah, tetapi tidak selayaknya kita merasa sedih terus menerus yang berkepanjangan dan menyesali takdir yang telah Allah tetapkan.

Jika Allah telah mentakdirkan sesuatu, maka manusia tidak akan bisa menolaknya.  Kewajiban kita yang selanjutnya adalah bangkit dari musibah tersebut, berusaha menerima takdir yang Allah berikan dan meyakini bahwa takdir Allah merupakan yang terbaik bagi kita.

Pasti ada hikmah disetiap musibah yang Allah berikan kepada kita dan pasti ada kebahagiaan bersama kesusahan itu. Berikut firman Allah SWT mengenai hikmah disetiap musibah:

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”  (QS. Al-Insyirah: 5-6)

Salah satu hikmah dari sebuah musibah adalah agar kita kembali kepada Allah. Allah ingin kita selaku hamba-Nya kembali ingat kepada-Nya, beribadah kepada-Nya, mengadu serta meminta kepada-Nya. Ini merupakan bentuk rasa kasih sayang-Nya kepada manusia.

Terkadang manusia akan lalai apabila terus-menerus diberi kenikmatan dan kebahagiaaan yang banyak. Kita diberi musibah dalam hidup kita agar kita kembali kepada Allah setelah sebelumnya jauh dari Allah karena terlena dengan kenikmatan-kenikmatan yang Allah berikan kepada kita tanpa diiringi dengan rasa syukur kita.

Maka bersabarlah ketika kita diberi musibah oleh Allah, Allah swt berfirman dalam Al Qur'an surah Yusuf ayat 18, yang artinya:

“Maka bersabarlah yang indah (baik) itulah (kesabaranku), dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan”

Berikut Penjelasan ulama mengenai beberapa jenis sabar yang disadur dari buku Hikmah Di Balik Musibah Bagi Hamba yang Bertauhid:

Pertama, Sabar dalam melaksanakan ketaatan. Bisa jadi dia sabar dan taat beribadah kepada Allah namun belum tentu  sabar terhadap ujian fitnah wanita.

Kedua, Sabar untuk meninggalkan maksiat. Bisa jadi dia sabar untuk tidak berzina danmencuri tetapi sangat berat jika menjalani puasa wajib maupun sunnah.

Ketiga, Sabar ketika mendapat ujian dan musibah.  Bisa jadi dia sabar dengan kedua di atas, akan tetapi ketika mendapat ujian sedikit saja ia tidak bersabar. Karenanya Imam Asy Syafi”i r.a berkata seandaikan ayat Al-Quran turun tentang wasiat kebenaran dan wasiat kesabaran dalam surat Al-‘Ashr, maka sudah mencukupi. Allah subhanalllah wa ta’ala berfirman, yang artinya :

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al-‘Ashr: 1-3)

Asy Syafi’i ra berkata,

“Seandainya Allah tidak menurunkan hujjah atas makhluk-Nya selain surat ini niscaya telah cukup” (dinukil dari Matan Al Ushul Ats Tsalatsah).

Sabar adalah sebuah sikap dimana kita bisa menahan segala emosi, maupun hawa nafsu kita. Bertahan pada suatu kondisi juga merupakan bentuk sabar. Sabar bukan merupakan perihal yang mudah. Maka dari itu sabar memiliki banyak keutamaan yang besar.

Dikutip dari buku “Hikmah Di Balik Musibah Bagi Hamba yang Bertauhid”, sabar dijelaskan memiliki keutamaan yang sangat besar, diantaranya:

Pertama, mendapatkan petunjuk dari Allah. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Al Qur'an surah At Thaghabun ayat 11, yang artinya:

“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

Maka hendaknya kita tidak perlu khawatir ataupun cemas ketika Allah memberi kita musibah, karena disamping itu pun Allah memberikan kita semua petunjuk-Nya.

Kedua, mendapatkan pahala yang sangat besar bahkan tanpa batas. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Al Qur'an surah Az Zumar ayat 10, yang artinya:

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabar diberikan pahala bagi mereka tanpa batas".

Ketiga, mendapatkan kecintaan dari Allah. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (QS. Ali Imran : 146).

Keempat, Sabar menunjukkan tingginya iman dan takwa. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, yang artinya:

“Dan, orang-orang yang sabar dalam lesempitan, penderitaan dan dalam peperangan, mereka itulah orang-orang yang benar (imannya), dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah: 177)

Kelima, Sabar merupakan anugrah yang terbaik. Nabi SAW bersabda, yang artinya: “Tidaklah Allah menganugrahkan kepada seseorang sesuatu pemberian yang lebih baik dan lapang daripada kesabaran” (HR. Bukhari no.1469)

Begitu besar keutamaan yang kita dapatkan jika kita bersabar. Maka dari itu janganlah kita mudah berputus asa ataupun menyerah jika hidup kita dilanda musibah.

Karena bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Dan, dibalik musibah pasti didalamnya terkandung hikmah. Selayaknya kita sebagai seorang hamba adalah bertakwa dan beriman kepada takdir Allah Ta'ala.

___
*)PUTRI ALIFA TSAMARA QOLBINA, penulis adalah mahasiswa STEI SEBI dan pegiat literasi 

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.