Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Begini Caraku Menemukan Jatidiri yang Sebenarnya

Selasa, 05 Februari 2019 | 17:33 WIB Last Updated 2020-09-16T03:14:29Z
ARTI dari jatidiri itu sendiri sebenarnya adalah gambaran, ciri atau keadaan khusus seseorang. Banyak manusia ingin menemukan jati dirinya sendiri. Berbagai cara pun dilakukan seperti mengenali potensi atau bakat yang ada di dalam diri dan lain sebagainya.

Tetapi, sayang sekali, tidak sedikit orang yang kewalahan menemukan jati dirinya sendiri. Bahkan terkadang dengan masa dan dengan pergulatan pemikiran yang panjang.

Lantas, bagaimana cara menemukan jati diri kita sendiri?

Mencari dan menemukan jati diri itu sebenarnya tidak susah. Tetapi, juga tidak mudah. Tidak susah menemukan jati diri bagi kita yang sudah mengenali diri kita sendiri. Dan, tidak mudah mengenali diri sendiri bagi orang yang lebih suka meniru–niru orang lain.

Tapi kamu gak perlu khawatir, di sini saya akan berbagi sedikit bagaimana cara mengenali jatidiri kita sendiri yang sesungguhnya.

1. PERCAYA DIRI 
Percaya pada diri sendiri ini adalah kunci untuk kita dapat menemukan jati diri kita sendiri. Dengan kepercayaan ini pastinya kita akan mampu mengukur seperti apa kemampuan kita dan apa sih kekurangan kita. Ini sangat bermanfaat bagi kita yang ingin mengenali jati diri kita sendiri.

2. VISUALISASI VISI 
Tujuan atau visi yang jelas adalah penentu arah jalan. Semakin jelas dan konkrit visualisasi visi di alam pikiran Anda, maka semakin mudah dan terang jalan yang Anda tuju. Artinya, cobalah untuk berbicara dengan hati Anda.

Tentukan tujuan yang jelas, coba deskripsikan dengan penuh gairah. Semangat yang menyala-nyala, berkobar-kobar. Visi menjadi semangat tujuan kita untuk menjalani kehidupan kita dan tak pernah ragu dalam mengambil sebuah keputusan yang memang kita mengikuti kata hati kita sendiri.

3. INSTROSPEKSI 
Memeriksa diri sendiri artinya kita bisa menemukan jati diri kita sendiri apabila kita memang sudah mengenali diri kita. Cobalah untuk selalu introspeksi diri sendiri. Dan mengingat kejadian di masa lampau. Renungi kembali kejadian kebiasaan yang kita lakukan yang menjadi bakat kita sendiri karena itu pasti akan ada hubungannya dengan jati diri kita pada saat dewasa nanti.

4. GALIH POTENSI
Semua anak terlahir spesial. Semua anak menyembulkan kepalnya ke dunia dengan membawa bakat mereka yang kelak menghantarkannya menjadi pribadi sukses. Anda pun begitu. Seburuk-buruknya Anda, sejelek-jeleknya orang menilai Anda, pasti Anda punya potensi, yang tak dimiliki orang lain. Kuatkan dan kembangkan potensi dan kreativitas Anda itu.

5. BERFIKIR POSITIF 
Jangan terbiasa berprasangka buruk. Pikiran Anda akan rusak justru karena Anda gunakan memikirkan hal yang tidak-tidak. Anda mungkin tak suka dengan sikap/ sifat salah satu kawan Anda. Tapi jangan hal itu membuat Anda berfikir buruk lalu bertindak bodoh. Santai saja. Berfikirlah positif, di sanalah nanti Anda akan menemukan jatidiri Anda.

6. BERJIWA BESAR 
Di dalam jiwa yang lapang, terdapat tubuh yang sehat dan penuh riang. Orang yang berjiwa besar, lembut hatinya. Orang yang jiwanya kerdil dan selalu menganggap dirinya kecil, akan menjadi manusia gagal selama-lamanya.

Sebaliknya, kebasaran jiwa akan menjadikan pemiliknya selalu bahagia dan tak ada alasan baginya untuk bersedih karena kelembutan jiwanya yang disirami oleh pikiran yang positif dan penuh ketenangan.

7. KONSTRUKTIF 
Pribadi sukses berawal dari bagaimana caranya dia berfikir. Kalau dia selalu berfikir konstruktif, maka ia akan menjadi pribadi manusia yang selalu semangat, tak mudah putus asa, gemar membantu, suka menolong, senang sekali hidupnya. Apa itu konstruktif? Yaitu berfikir maju, ingin selalu berkembang dan melakukan hal hal yang juga positif.

Tapi kalau Anda selalu memandang segala hal dengan deskruptif, Anda akan menjadi manusia tolol. Tak ada gunanya. Karena pikirannya hanya digunakan untuk hal-hal negatif, senang apabila melihat orang lain susah, hatinya penuh iri dan dengki.

Jadilah manusia yang konstruktif yang selalu terbuka menerima masukan. Jangan sakit hati apabila ada yang memberi saran atau kritikan, kendati mungkin caranya kurang sopan. Tersenyumlah dengan bahagia.

Sesekali mintalah orang lain untuk mengkritik Anda karena pada dasarnya kritikan yang baik akan dapat membangun kita untuk yang lebih baik.

Kritikan yang baik juga termasuk cerminan dari diri kita sendiri. Dan dengan kritik kita juga bisa menemukan jati diri kita dan bisa menjadi yang lebih baik lagi.

8. LOW PROFILE 
Kesederhanaan ini adalah sebuah kemurnian dan ketulusan yang mulia. Cukup kita melakukan apa yang bisa kita lakukan saja dan ucapkan apa yang mampu kita katakan. Jangan pernah memaksakan diri untuk melakukan apa yang kita tidak bisa melakukannya.

9. TEAMWORK 
Kerja sama ini bisa diciptakan dari rasa hormat yang dasarnya kepada pandanga-pandangan dan kemampuan – kemampuan orang lain. Karena pada dasarnya apa pun yang menjadi tujuan hidup kita, tetntunya kita membutuhkan uluran tangan dari orang lain.

10. GIVING 
Membantu orang lain secara sukarela. Uluran tangan Anda membantu orang lain. Coba untuk menawarkan diri tanpa harus orang lain memintanya untuk dibantu. Jadilah pendengar yang baik bagi orang lain dan temukan cara untuk membantu orang lain mengangkat beban hidup yang dipikulnya dan mendengarkan selalu keluh kesahnya.

Dan sebetulnya, inti upaya pencarian jatidiri dari sepuluh poin di atas, pertama-pertama, adalah mengenal Tuhan terlebih dahulu. Jika kalian sudah mengenal siapa itu Tuhan, maka Anda pun akan mengenali jatidiri Anda sepenuhnya.

Tuhan melalui firman-Nya dalam Al Qur'an surah Al 'Alaq 1-5 yang merupakan wahyu pertama kali turun sebagai mukjizat Rasulullah Muhammad SAW, telah menjawab persoalan tentang kesejatian jatidiri manusia. Hal ini dibahas dengan tuntas dalam telaah Sistematika Wahyu sebagaimana konsep panduan berislam.

Nah, jadi bagaimana buat teman–teman semua, setelah membaca artikel ini? Apakah kalian sudah menemukan jati diri kalian? Atau masih ada yang terus ingin mencarinya lagi?

Kebahagiaan itu semua tergantung pada kalian. Itulah sedikit cara untuk mengenali diri kita sendiri. Semoga bermanfaat, yah.

_______
*) DWI SUGIANTO, penulis adalah seorang (calon) pengusaha muda yang menggeluti bisnis migas, batu bara, properti dan online trading sekaligus mahasiswa semester 3 jurusan Manajrmrn Bisnis Syariah di STEI SEBI.
×