Begini Caraku Menemukan Jatidiri yang Sebenarnya

ARTI dari jatidiri itu sendiri sebenarnya adalah gambaran, ciri atau keadaan khusus seseorang. Banyak manusia ingin menemukan jati dirinya sendiri. Berbagai cara pun dilakukan seperti mengenali potensi atau bakat yang ada di dalam diri dan lain sebagainya.

Tetapi, sayang sekali, hanya segelintir orang saja yang bisa menemukan jati dirinya sendiri. Terkadang dengan masa dan dengan pergulatan pemikiran yang panjang. Lalu bagaimana cara menemukan jati diri kita sendiri?.

menemukan jati diri itu sebenarnya tidak susah juga tidak mudah. Tidak susah menemukan jati diri bagi kita yang sudah mengenali diri kita sendiri dan tidak mudah mengenali diri sendiri bagi orang yang lebih suka meniru–niru orang lain. Tapi gak perlu takut, di sini saya akan berbagi sedikit bagaimana cara mengenali jatidiri kita sendiri yang sesungguhnya.

1. PERCAYA DIRI | Percaya pada diri sendiri ini adalah kunci untuk kita dapat menemukan jati diri kita sendiri. Dengan kepercayaan ini pastinya kita akan mampu mengukur seperti apa kemampuan kita dan apa sih kekurangan kita. Ini sangat bermanfaat bagi kita yang ingin mengenali jati diri kita sendiri.

2. VISUALISASI VISI | Tujuan atau visi yang jelas adalah penentu arah jalan. Semakin jelas dan konkrit visualisasi visi di alam pikiran Anda, maka semakin mudah dan terang jalan yang Anda tuju. Artinya, cobalah untuk berbicara dengan hati Anda. Tentukan tujuan yang jelas, coba deskripsikan dengan penuh gairah. Semangat yang menyala-nyala, berkobar-kobar. Visi menjadi semangat tujuan kita untuk menjalani kehidupan kita dan tak pernah ragu dalam mengambil sebuah keputusan yang memang kita mengikuti kata hati kita sendiri.

3. INSTROSPEKSI | Memeriksa diri sendiri artinya kita bisa menemukan jati diri kita sendiri apabila kita memang sudah mengenali diri kita. Cobalah untuk selalu introspeksi diri sendiri. Dan mengingat kejadian di masa lampau. Renungi kembali kejadian kebiasaan yang kita lakukan yang menjadi bakat kita sendiri karena itu pasti akan ada hubungannya dengan jati diri kita pada saat dewasa nanti.

4. GALIH POTENSI | Semua anak terlahir spesial. Semua anak menyembulkan kepalnya ke dunia dengan membawa bakat mereka yang kelak menghantarkannya menjadi pribadi sukses. Anda pun begitu. Seburuk-buruknya Anda, sejelek-jeleknya orang menilai Anda, pasti Anda punya potensi, yang tak dimiliki orang lain. Kembangkan potensi dan kreativitas Anda.

5. BERFIKIR POSITIF | Jangan terbiasa berprasangka buruk. Pikiran Anda akan rusak justru karena Anda gunakan memikirkan hal yang tidak-tidak. Anda mungkin tak suka dengan sikap/sifat salah satu kawan Anda. Tapi jangan hal itu membuat Anda berfikir buruk lalu bertindak bodoh. Berfikirlah positif, di sanalah nanti Anda akan menemukan jatidiri Anda.

6. BERJIWA BESAR | Di dalam jiwa yang lapang, terdapat tubuh yang sehat dan penuh riang. Orang yang berjiwa besar, lembut hatinya. Orang yang jiwanya kerdil, akan menjadi manusia gagal selama-lamanya. Sebaliknya, kebasaran jiwa akan menjadikan pemiliknya selalu bahagia dan tak ada alasan baginya untuk bersedih. 

7. KONSTRUKTIF | Pribadi sukses berawal dari bagaimana caranya dia berfikir. Kalau dia selalu konstruktif, maka ia akan menjadi pribadi manusia yang selalu semangat, tak mudah putus asa, gemar membantu, suka menolong, senang sekali hidupnya. Tapi kalau Anda selalu memandang segala hal dengan deskruptif, Anda akan menjadi manusia tolol. Tak gunanya. Karena pikirannya hanya digunakan untuk hal-hal negatif.

Sesekali mintalah oranglain untuk mengkritik Anda karena pada dasarnya kritikan yang baik akan dapat membangun kita untuk yang lebih baik. Kritikan yang baik juga termasuk cerminan dari diri kita sendiri. Dan dengan kritik kita juga bisa menemukan jati diri kita dan bisa menjadi yang lebih baik lagi.

8. LOW PROFILE | Kesederhanaan ini adalah sebuah kemurnian dan ketulusan yang mulia. Cukup kita melakukan apa yang bisa kita lakukan saja dan ucapkan apa yang mampu kita katakana. Jangan pernah memaksakan diri untuk melakukan apa yang kita tidak bisa melakukannya.

9. TEAMWORK | Kerja sama ini bisa diciptakan dari rasa hormat yang dasarnya kepada pandanga-pandangan dan kemampuan – kemampuan orang lain. Karena pada dasarnya apa pun yang menjadi tujuan hidup kita, tetntunya kita membutuhkan uluran tangan dari orang lain.

10. GIVING | Membantu orang lain secara sukarela. Uluran tangan Anda membantu orang lain. Coba untuk menawarkan diri tanpa harus orang lain memintanya untuk dibantu, jadi pendengar yang baik bagi orang lain dan temukan cara untuk membantu orang lain mengangkat beban hidup yang di pikulnya dan mendengarkan selalu keluh kesahnya.

Nah, jadi bagaimana buat teman–teman semua, setelah membaca artikel ini? Apakah kalian sudah menemukan jati diri kalian? Atau masih ada yang terus ingin mencarinya lagi? itu semua tergantung pada kalian teman. Itulah sedikit cara untuk mengenali diri kita sendiri yang bisa saya bagi kepada teman–teman semua. Semoga bermanfaat, yah.

_______
*) DWI SUGIANTO, penulis adalah seorang (calon) pengusaha muda yang menggeluti bisnis migas, batu bara, properti dan online trading sekaligus mahasiswa semester 3 jurusan Manajrmrn Bisnis Syariah di STEI SEBI.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel