News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Caleg DPR RI Gerindra Nomor 7 Dapil Kaltim, Wahyu Agung Perjuangkan UMKM

Caleg DPR RI Gerindra Nomor 7 Dapil Kaltim, Wahyu Agung Perjuangkan UMKM

BALIKPAPAN - Dengan latar belakangnya sebagai pengusaha dan akademisi, calon anggota legislatif (caleg) DPR RI Nomor 7 Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim dari Partai Gerindra, Wahyu Dwi Agung Priyo S, mantap dengan visinya memperjuangkan kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kalimantan Timur.

Wahyu menilai, Kaltim memiliki potensi besar dalam UMKM yang sejauh ini sudah menunjukkan perkembangan yang baik namun belum sepenuhnya memadai. UMKM menurutnya juga bisa menekan angka pengangguran yang mana menurut data BPS Kaltim, tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Timur pada Februari 2018 mencapai 6,90 persen.

"UMKM untuk masyarakat Kaltim Makmur. UMKM, melalui perluasan lapangan kerja dengan banyak membantu memberikan akses dan pengembangan usaha kecil dan mikro, terutama  aspek pemasaran dan aspek produksi," katanya dalam obrolan dengan media ini beberapa waktu lalu.

Dengan perluasan akses terhadap pengembangan, doktor Ekonomi Islam dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, ini mengharapkanUMKM semakin memiliki kemampuan daya saing, termasuk mengembangkan usaha kreatif, pariwisata dan sumber daya lokal yang unggul.

Dalam pada itu, anggota Badan Kehormatan Asosisiasi Bank Syariah se Indonesia (ASBISINDO), ini mendorong adanya sinergi usaha besar atau korporasi di sektor pertambangan, energi dan perkebunan dengan komponen lokal, baik sumberdaya maupun rekanan usaha.

Dengan seabreg pengalamannya yang telah banyak berkecimpung dalam pengembangan UMKM, Wahyu menilai aspek perluasan akses terhadap UKMM meskti menjadi perhatian. Karena itu, menurut dia, keberadaan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan harus benar-benar memberi dampak bagi pelaku UMKM.

Majunya Wahyu menjadi caleg karena adanya dorongan kuat dari masyarakat Kaltim yang mengharapkan dirinya dapat berkontribusi terhadap pembangunan NKRI. Wahyu ingin memperjuangkan lahirnya Undang-undang pengelolaan aset negara yang berpihak pada rakyat.

Sebagai sektor riil yang bersinggungan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat, menurutnya potensi UMKM Kaltim memiliki potensi perkembangan yang akan berdampak pada kehidupan masyarakat. Apalagi kontribusi UMKM terhadap pendapatan nasional terbilang tinggi.

Mengutip data dari Kementerian Koperasi dan UMKM, Wahyu menyebutkan, sebagai sektor yang berperan dalam membuka lapangan kerja bagi 96,87% angkatan kerja di Indonesia, UMKM memiliki posisi penting dalam keberlangsungan perekonomian Indonesia. Bahkan kontribusi UMKM pada PDB mencapai 60,34% pada 2017.

"Kita ingin memperjuangkan Undang-undang di bidang politik dan ekonomi yang berwawasan keadilan dan pemihakan pada kepentingan nasional dan rakyat," katanya.

Sebagai praktisi, Wahyu pernah menjadi anggota tim ahli pengembangan keuangan syariah Kementerian Koperasi dan UKM yang ertugas memberikan masukan dan kritisi terhadap pelaksanaan bantuan dan permodalan koperasi syariah.

Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) ini juga lama menjadi Ketua Tim  Penyehatan BPRS tingkat nasional yang bertugas menginvetarisasi data dan permasalahan dan menberikan solusi pada stakeholder.

Mantan Direktur Baitulmaal Muamalat ini mantap maju sebagai caleg DPR RI nomor urut 7 dapil Kaltim dari Partai Gerindra dengan semangat pengabdian untuk bangsa. Karena itu ia memohon doa restu dan siap menjalankan amanah jika mendapatkan mandat dari masyarakat Kaltim.

FIRMANSYAH 

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.