News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Majelis Taklim Subulussalam Yaminas Luwu Tolak RUU P-KS

Majelis Taklim Subulussalam Yaminas Luwu Tolak RUU P-KS

LUWU - Masyarakat yang tergabung dalam himpunan Majelis Taklim Subulussalam Yaminas menggelar acara talkshow parenting yang diakhiri dengan pernyataan penolakan Rancangan Undang undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) yang digelar di Kecamatan Bua Ponrang (Bupon), Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jum'at (29/3/2019).

Dalam pernuataannya, masyarakat menolak dan bertekad untuk mengawal terus Rancangan Undang undang Penghapusan Kekerasan Seksual agar tidak menjadi undang-undang yang melegalisasi zina dan pergaulan bebas.

Ketus Majelis Taklim Subulussalam Yaminas, Nurliati, dalam sambutannya mengharapkan acara ini membuka mata hati masyarakat bahwa kita harus waspada dengan adanya penumpang gelap dalam RUU ini.

"Jangan sampai RUU ini disahkan, namun menjadi duri dalam sekam yang justru merongrong moralitas dan peradaban bangsa." katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Jaringan Aliansi Cinta Keluarga (AILA), Dr Hj Sabriati, M.Pd, yang didapuk memberikan materi parenting mengatakan peradaban bangsa berada dalam keluarga. Karena itu, kata dia, menjadi tanggungjawab setiap keluarga untuk memastikan perlindungan keluarga dari paparan negatif.

Dalam pada itu, Sabriati juga menyoroti RUU P-KS yang menurutnya sangat kental muatan feminismenya. ecara normatif, pasal demi pasal dalam RUU PKS juga perlu ada yang secara tajam dikritisi karena mengandung pasal krusial dan patut dicurigai akan diarahkan kepada liberalisme seksual dan paham keberdaulatan atas tubuh (my body is mine). 

Ketua yayasan Yaminas, Hj St Hadeyang, berharap dengan adanya acara ini generasi kedepan akan terlindungi oleh pengaruh asing dan sepakat untuk menolak RUU ini.

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.