Tokoh Wanita Islam Kota Palu Gelar Pertemuan Jajaki Pendirian BMOIWI

PALU - Sejumlah tokoh perwakilan petinggi dari berbagai organisasi massa wanita Islam di Kota Palu mengadakan pertemuan silaturrahim di Cafe Careto, bilangan Besusu Tengah, Palu Timur, Kota Palu, Sabtu (2/3/2019).

Pertemuan yang digelar di kota berjuluk Mutiara Khatulistiwa ini sekaligus menjajaki kerjasama dan membahas rencana pendirian Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) di Provinsi Sulawesi Tengah sebagai federasi ormas-ormas muslimah di Indonesia.

Pertemuan ini dipimpin oleh Presidium BMOIWI Pusat Hj Dr Sabriati Aziz, M.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut Sabriati meneguhkan kembali BMOIWI sebagai sebuah federasi dengan visi terwujudnya ukhuwah Islamiyah serta mampu menjawab tantangan dan permasalahan muslimah di tingkat nasional, regional dan internasional.

Melalui federasi ini, kata Sabriati, ormas-ormas Muslimah yang merupakan kekayaan gerakan perempuan Islam di Indonesia memadu padankan harmoni perjuangan dalam suatu sinergi yang dijalankan secara bersama oleh tiap-tiap organisai sehingga terjalin ukhuwah di antara ormas-ormas.

Bersama BMOIWI ormas-ormas Muslimah dapat mengokohkan kekuatan dan perjuangan sehingga dapat memberikan daya tekan dan pengaruh yang masif dalam menghadapi persoalan dan tantangan perjuangan muslimah di Indonesia, kawasan Asia maupun Dunia Internasional secara global.

"BMOIWI kita harapkan juga bisa hadir di Sulawesi Tengah ini dan turut memberi warna dalam kehidupan dan pembangunan di kawasan ini. Sinergi yang baik ini semoga senantiasa terjalin kokoh," kata Sabriati.

Pada kesempatan tersebut, tidak saja menjajaki peluang sinergi antar sesama, melainkan juga turut membahas beragam permasalahan kebangsaan yang dihadapi dewasa ini. 

"Semoga dengan hadirnya BMOIWI di Palu dan secara umum di Sulawesi Tengah, bisa memberi kontribusi dan solusi dalam mengentaskan permasalahan umat," harap Sabriati.

Penjajakan sinergi antar ormas serta rencana pendirian perwakilan BMOIWI Sulteng disambut positif oleh semua elemen yang hadir. Respon positif tersebut ditandai diantaranya dengan akan kembali menjadwalkan pertemuan lanjutan menindaklanjuti agenda tersebut. 

Hadir perwakilan organisasi massa wanita Islam dalam pertemuan tersebut para tokoh muslimah palu terdiri Muslimat NU, Aisyiah, Muslimat Hidayatullah, Forum Alumni HMI-Wati (Forhati),  Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati, Persaudaraan Muslimah (SALIMAH), Wanita Islam dan sejumlah akademisi Universitas Tadulako.

ABDUL WAHAB

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel