News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Hidayatullah Batam, Dari Semak Belukar Menjadi Mercusuar untuk Negeri

Hidayatullah Batam, Dari Semak Belukar Menjadi Mercusuar untuk Negeri

BATAM - Kampus Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Batam akan memperingati usianya yang ke-21 di Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau pada tanggal 25-27 Juni. Siapa sangka, pesantren yang awalnya hanya semak belukar yang rasanya tak ada tanda-tanda kehidupan ini, kini telah menjadi layaknya mercusuar yang menyebarkan cahaya ke seantero negeri.

Berdiri pada tahun 1998, program layanan dakwah di bidang pendidikan yang diselenggarakan Pondok Pesantren Hidayatullah Batam kini telah meluluskan ratusan bahkan ribuan alumni mulai dari TK hingga perguruan tinggi. Diantara para aluminya menjadi penyuluh agama dan suluh bangsa di berbagai bidang.

Ketua Yayasan Hidayatullah Batam, Ustadz Jamaluddin Nur, mengatakan rasa kesyukuran yang tak terkira atas nikmat Allah swt, serta karunia begitu besar yang diberikan pada lembaga ini. Tidak terasa, kata Jamal, sudah 21 tahun mengawal cita-cita besar untuk tegaknya perabadan mulia.

Kampus yang kini berdiri di sudut pertigaan jalan kawasan Muka Kuning, Batam, Kepulauan Riau ini, kata Jamal, tidak jatuh dari langit. Tidak pula dengan sim salabin langsung jadi. Perjalanan sungguh panjang dan berliku.

“Dulunya, kampus ini adalah hutan belantara. Lokasinya pun di puncak bukit. Tidak terbayang menjadi kampus yang kini dapat kita saksikan bersama. Ini semua atas pertolongan Allah, serta  mujahadah yang terus menerus, hingga mimpi itu dapat menjadi nyata”, ungkap Jamal penuh haru.

Jamal mengatakan, bertepatan dengan momentum tersebut, bahwa nilai dan pesan moral yang hendak disampaikan dalam acara milad Hidayatullah Batam ini adalah peran serta dan partisipasi Hidayatullah dalam berkhidmat kepada umat untuk NKRI yang bermartabat.

“Nilai inilah yang hendak ditampilkan oleh Kampus Hidayatullah Batam dalam acara Milad ke-21 tahun berdirinya lembaga ini”, terang Jamal yang juga salah satu kader awal perintis Hidayatullah Batam ini, dalam keterangannya diterima media ini, Senin (24/6/2019).

Di awal merintis, lanjut bapak dengan empat orang anak ini, kala itu setiap hari bersama santri, hanya kerja bakti menebang pohon dan membabat rumput liar. Itulah aktifitas rutin saat membuka lahan sebagai cikal bakal Kampus Hidayatullah di Batam.

Bermula hanya 15 orang santri binaan, kampus ini menjelma menjadi lembaga pendidikan Islam yang maju dan unggul di Kota Batam. Kini, sudah hampir mencapai 4000-an peserta didik, dari TK, SD, SMP, SMA, Ma’had Tahfizh al-Qur’an, hingga perguruan tinggi.

Kampus ini, masih menurut Jamal, dibina dengan tiga dimensi; alamiah, ilmiah, dan islamiah. Dia menjelaskan. Alamiah; adalah lanskap yang nyaman, penataan taman dan pohon-pohon yang rindang untuk menghadirkan kesejukan.

Lalu, ilmiah; pengelolaan pendidikan yang profesional dan kurikulum akademik yang sistematis, dari usia dini hingga kuliah.

Dan dimensi ketiga, Islamiah, adalah nafas religiusitas memenuhi detak kehidupan di kampus, seperti shalat berjamaah, shalat tahajud, silaturahim, budaya salam, serta aktifitas halaqah dan wirid di pagi dan sore hari.

Capaian Hidayatullah Batam seperti sekarang ini, menurut Jamal, juga tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak yang memilik kepedulian terhadap dakwah, sosial dan pendidikan. Mereka antara lain para pejabat dari pemerintahan, pengusaha dan simpatisan yang tak henti-hentinya memberi dukungan moril maupun materil.

“Inilah kiprah dan peran Hidayatullah di Batam dalam mencerdaskan anak bangsa dan berkhidmat untuk umat demi tegaknya peradaban bermartabat”, tutup Jamal.

Seperti diketahui, Pondok Pesantren Hidayatullah Batam akan memasuki usianya yang ke-21 tahun, sejak didirikan pada tahun 1998. Kampus Hidayatullah Batam akan menggelar peringatan milad tersebut dengan menyelenggarakan beragam kegiatan.

Milad yang akan dibuka secara resmi oleh Bapak Gubernur Kepulauan Riau ini mengangkat tema “21 Tahun Berkhidmat Membangun dan Mencerdaskan Umat”.

Acara yang akan dirangkai dengan tabligh akbar oleh Ketua Umum DPP Hidayatullah, Dr. Nashirul Haq ini akan dihadiri sejumlah tokoh, ulama, para pejabat pemerintahan serta tamu undangan lainnya.

Sejumlah kegiatan juga telah disiapkan untuk mengisi momen bersejarah yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut.

Kata Khoirul Amri, Ketua Panitia Milad, bahwa beberapa jenis kegiatan yang akan dilakukan, seperti jalan sehat, bazar produk lokal, seminar keilmuan, dan lainnya.

Sesuai tema yang diusung, momentum ini meneguhkan kiprah dan peran Hidayatullah di tanah Melayu, dalam berkhidmat mencerdaskan umat di negeri tercinta ini.[]

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.