News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Napaktilas Kabupaten Pulang Pisau yang Terus Berkembang

Napaktilas Kabupaten Pulang Pisau yang Terus Berkembang

Salah satu pusat aktiiftas Kabupaten Pulang Pisau (Foto: Media Center Kabupaten Pulang Pisau)
PULANG PISAU - Dari namanya, memang terdengar unik. Bagi orang yang kali pertama mendengar, barangkali agak kikuk ketika mendengar ada nama sebuah kabupaten yang cukup khas ini. Saat ini Kabupaten Pulang Pisau dipimpin oleh Bupati bernama H Edy Prawoto dan Wakil Bupati Pudjirustaty Narang.

Nah, kali ini kami ingin mengajak pembaca untuk mengenal lebih jauh dengan kabupaten yang telah meraih banyak prestasi ini walaupun usianya relatif masih muda. Seabreg prestasi itu diantaranya memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 4 kali berturut-turut yaitu pada 2015, 2016, dan 2017 serta 2018 dari BPK-RI Kalimantan Tengah.

Kabupaten Pulang Pisau juga diapresiasi oleh Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran karena telah mampu menerapkan program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) pada seluruh kecamatan.

Pastinya Anda semakin penasaran dengan kabupaten yang mungkin namanya pun baru Anda ketahui. Jadi tak usah berlama-lama, berikut ini redaksi kutipkan secara utuh sejarah Kabupaten Pulang Pisau dari website resmi Pemkab Pulang Pisau. Berikut selengkapnya:

========

Gerbang Komplek Perkantoran Kabupaten Pulang Pisau (Foto: Media Center Pemkab Pulang Pisau)
Kronologis sejarah peristiwa penting terbentuknya Kabupaten Pulang Pisau adalah sebagai berikut:

Tanggal 7 Desember 1999, Penjabat Gubernur Kalimantan Tengah, Rapiuddin Hamarung, SH telah melakukan Kunjungan Kerja ke Pulang Pisau yang saat itu masih berstatus sebagai Wilayah Pembantu Bupati.

Pada kunjungan kerja tersebut telah terjadi pertemuan dan dialog dengan komponen masyarakat dan pemuda dan saat itu mengemuka usulan pembentukan Kabupaten Pulang Pisau.

Dilaksanakan raker Bupati/Walikota se-Kalimantan Tengah pada tanggal 14 Desember 1999 dengan acara pokok penyampaian laporan Bupati/Walikota mengenai usul pemekaran kabupaten dan kota, termasuk usulan peningkatan status pembantu bupati menjadi daerah otonom/Kabupaten.

Tanggal 20 Desember 1999, tokoh masyarakat, tokoh intelektual, tokoh agama, tokoh adat, generasi muda dan para mantan birokrat asal daerah Pembantu Bupati Kapuas Wilayah Pulang Pisau yang diprakarsai oleh Pengurus Pusat Forum Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pulang Pisau menyampaikan tuntutan/pernyataan kepada Bupati Kapuas dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kapuas agar Daerah Pembantu Bupati Kapuas Wilayah Pulang Pisau ditingkatkan statusnya menjadi Daerah Otonom Kabupaten Pulang Pisau.

Tanggal 21 Desember 1999 terbitlah Keputusan DPRD Kabupaten Kapuas No. 33/SK/DPRD–KPS/1999 tentang Persetujuan Peningkatan Status Pembantu Bupati Kapuas Wilayah Pulang Pisau dan Gunung Mas menjadi Daerah Kabupaten Pulang Pisau dan Gunung Mas.

Bupati Kapuas selanjutnya meneruskan usulan masyarakat dan persetujuan DPRD Kabupaten Kapuas melalui surat No. 135/3477/Tapem/1999 perihal usul peningkatan status Pembantu Bupati Kapuas Wilayah Pulang Pisau dan Gunung Mas menjadi Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Gunung Mas kepada Gubernur Kalimantan Tengah.

Tanggal 30 Desember 1999 Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan usul ke Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah I melalui surat No. 1356/II/Pem, Perihal Pemekaran Daerah Kabupaten/Kota (usulan yang lengkap dengan dilampiri Keputusan Persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ) dan selanjutnya disusul lagi surat dengan tanggal 4 september 2000, Nomor : 135 / 17 / Pem, Perihal : Pemekaran Kabupaten/Kota.

Dikeluarkannya Keputusan DPRD Propinsi Kalimantan Tengah No. 8 tahun 2000 pada tanggal 31 Juli 1999 tentang Persetujuan Penetapan Pemekaran Kabupaten Kota di Propinsi Kalimantan Tengah.

Tanggal 11 Maret 2000 Sidang Paripurna DPR-RI membahas Rancangan UU Pembentukan 19 Kabupaten dan 3 Kota baru pada 10 Propinsi di Indonesia (didalamnya termasuk kabupaten-kabupaten di Propinsi Kalimantan Tengah).

Tanggal 25 Mei 2000 Bupati Kapuas menyampaikan ekspose di dalam Rapat Komisi II DPR-RI di Hotel Wisata Internasional Jakarta. Disahkannya UU No. 5 Tahun 2002 tanggal 10 April 2002  tentang Pembentukan 8 kabupaten baru di Propinsi Kalimantan Tengah.

Mendagri telah mengeluarkan keputusan dengan nomor 131.42-187 Tahun 2002 tanggal 16 Mei 2002 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Pulang Pisau an. Drs. Andris P. Nandjan.

Pada tanggal 2 Juli 2002 telah dilakukan peresmian atas pembentukan 19 Kabupaten dan 3 (tiga) Kota di 10 (sepuluh) Propinsi di Indonesia, termasuk 8 (delapan) Kabupaten baru di Propinsi Kalimantan Tengah oleh Menteri Dalam Negeri RI atas nama Presiden RI.

Tanggal 8 Juli 2002 Penjabat Bupati pada delapan kabupaten pemekaran di Propinsi Kalimantan Tengah dilantik secara kolektif oleh Gubernur Kalimantan Tengah di Palangka Raya atas nama Menteri Dalam Negeri RI.

Berhasilnya pemekaran 8 Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah disamping aspirasi masyarakat, sejarah juga tidak mungkin dipungkiri bahwa pemekaran 8 Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah tidak lepas dari andil besar putra terbaik daerah Kalimantan Tengah yang saat itu dipercayakan memimpin komisi II DPR-RI yakni Bapak AGUSTIN TERAS NARANG, SH yang saat ini memimpin Provinsi Kalimantan Tengah.

Diselenggarakan Acara Syukuran dan Pesta Rakyat oleh seluruh warga masyarakat di wilayah Kabupaten Pulang Pisau serta dilakukan peletakan batu pertama Pembangunan Kantor Bupati Pulang Pisau Pada tanggal 29 Juli 2002.

Pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan yang pertama kali guna mengisi Jabatan Struktural dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau oleh Penjabat Bupati Pulang Pisau, Drs. Andris P. Nandjan, pada tanggal 24 Agustus 2002.

Pada tanggal 15 Januari 2003 Pengambilan Sumpah/Janji dan pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau Periode 1999 – 2004. Sedangkan Pengambilan Sumpah/Janji dan pelantikan Pimpinan DPRD Kabupaten Pulang Pisau Periode 1999 – 2004 dilaksanakan pada tanggal 6 Maret 2003.

Tanggal 21 Juli 2003 Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Bupati dan Wakil Bupati definitif terpilih dan serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati periode 2003 – 2008 secara kolektif pada 8 (delapan) Kabupaten baru hasil pemekaran di Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya.

Pada Tanggal 26 Juli 2003 dilangsungkan acara Pisah Sambut (Hasupa Hasundau) antara Penjabat Bupati Pulang Pisau ANDRIS P. NANDJAN dengan Bupati terpilih ACHMAD AMUR, SH serta Wakil Bupati terpilh DARIUS YANSEN DUPA bersama masyarakat Kabupaten Pulang Pisau dan  dilanjutkan dengan rapat staf jajaran Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.

Pada tanggal 8 Mei 2008 dilangsungkan Pemilihan Kepala Daerah secara langsung dan mengantarkan H Achmad Amur SH MH kembali terpilih sebagai Bupati Pulang Pisau berpasangan dengan H. Edy Pratowo S.Sos, dan pada tanggal 24 Juli 2008 dilantik oleh Gubernur Kalimantan Tengah atas nama Presiden Republik Indonesia di Pulang Pisau.

Pada tanggal 4 April 2013 Pemilihan Kepala Daerah secara langsung dan menghantarkan H. EDY PRATOWO, S.Sos, MM sebagai Bupati Pulang Pisau dan PUDJIRUSTATY NARANG sebagai Wakil Bupati Pulang Pisau masa jabatan 2013-2018, dan pada tanggal 24 Juli 2013 dilantik oleh Gubernur Kalimantan Tengah atas nama Presiden Republik Indonesia di Pulang Pisau.

Letak Geografis

Kabupaten Pulang Pisau mempunyai wilayah dengan luas 8.997 km atau 899.700 ha atau 5,85% dari luas Provinsi Kalimantan Tengah (153.564km ).

Penggunaan lahan mengacu kepada Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pulang Pisau yang berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 2002 seluas 8.997 km dengan rincian sebagai berikut:

a. Kawasan hutan seluas 5.095 km, dengan rincian sebagai berikut:

1. Kawasan hutan lindung seluas 1.961 km.
2. Kawasan hutan gambut seluas 2.789 km.
3. Kawasan mangrove (bakau) seluas 280 km.
4. Kawasan air hitam seluas 65 km.

b. Kawasan budidaya seluas 3.902 km, dengan rincian sebagai berikut:

1. Hutan produksi seluas 369 km.
2. Hutan produksi tetap seluas 753 km.
3. Pertanian ladang basah (sawah) seluas 404 km.
4. Perkebunan dan peternakan seluas 1.384 km.
5. Pemukiman perkotaan seluas 46 km.
6. Pemukiman transmigrasi seluas 99 km.
7. Perairan dan sungai seluas 492 km.
8. Jaringan jalan seluas 16 km.
9. Kawasan budidaya lainnya seluas 339 km.

Letak Wilayah

Kabupaten Pulang Pisau merupakan bagian dari wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Secara geografis Kabupaten Pulang Pisau terletak di daerah khatulistiwa, yaitu antara 0 LS sampai 10 LS dan 110 BT sampai 120 BT. Letak wilayah Kabupaten Pulang Pisau:

Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Gunung Mas.
Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Jawa.
Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Katingan dan Kota Palangka Raya.
Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Kapuas.

Iklim

Kabupaten Pulang Pisau pada umunya termasuk daerah beriklim tropis dan lembab, dengan temperatur berkisar antara 26,5 C – 27,5 C dengan suhu udara rata-rata maksimum mencapai 32,5 C dan suhu udara rata-rata minimum 22,9 C. Kelembaban nisbi udara relatif tinggi dengan rata-rata tahunan diatas 80%.

Sebagai daerah yang beriklim tropis, wilayah Kabupaten Pulang Pisau rata-rata mendapatkan penyinaran matahari diatas 50%. Berdasarkan klasifikasi Oldeman (1975), tipe ilkim di wilayah Kabupaten Pulang Pisau termasuk tipe iklim B1, yaitu wilayah dengan bulan basah terjadi antara 7 – 9 bulan (curah hujan > 20 mm/bulan) dan bulan kering (curah hujan < 100 mm/bulan) terjadi selama kurang dari 2 bulan.

Hujan terjadi hampir sepanjang tahun dan curah hujan terbanyak jatuh pada bulan Oktober – Desember serta Januari – Maret yang berkisar antara 2.000 – 3.500 mm setiap tahun, sedangkan bulan kering terjadi pada bulan Juni – September.

Itulah profil singkat Kabupaten Pulang Pisau. Sekiranya Anda punya waktu luang, sempatkanlah berwisata ke kabupaten ini yang memiliki wahana wisata yang tak kalah keren dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Wisatawan asing pun bahkan sampai kepincut.

Beberapa potensi wisata yang menjadi daya tarik Pulang Pisau di antaranya lokasi eko wisata orangutan Pulau Selat, Sanggar Tari Sumbu Kurung, hutan Desa Tangkahen, Bukit Bamba, Rumah Betang Desa Buntoi, dan kerajinan anyaman rotan.[]

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.