News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Dirjen PKTrans : Transmigran Harus Berikan Inovasi dalam Revitalisasi Kawasan Transmigrasi 4.0

Dirjen PKTrans : Transmigran Harus Berikan Inovasi dalam Revitalisasi Kawasan Transmigrasi 4.0

JAKARTA - Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PKTrans) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Muhammad Nurdin, membuka secara resmi acara Pemilihan Transmigran dan Pembina Permukiman Kawasan Transmigrasi Teladan Nasional Tahun 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta pada Senin (12/8/2019).

Dalam sambutannya Dirjen PKTrans berharap dalam pemilihan Transtel ini dapat memberikan inovasi di kawasan transmigrasi. Nurdin mengatakan kepada peserta Transtel Tahun 2019 ini harus memotivasi para transmigran lain untuk mengikuti jejaknya yang sukses menjadi teladan di kawasan transmigrasi.

"Acara pemilihan transtel ini memberikan motivasi kepada transmigran lainnya agar dapat mengikuti jejak pemenang transtel ini. Selaku pembina transmigran nasional kami berpesan perlu komitmen dan kolaborasi dengan pemerintah pusat, daerah, dan transmigran," ujar Nurdin seperti dilansir laman Kemendesa.

"Upaya kami saat ini pelatihan dalam bidang kompetensi dalam era digitalisasi saat ini. Saudara yg hadir adalah pemenang dari ribuan transmigran lainnya karna sudah memajukan kawasannya. Semoga ikhtiar kita dapat membawa angin segar bagi transmigrasi sebagai pondasi negara dari kawasan pinggiran," sambung Nurdin.

Program Transmigran Teladan Tahun 2019 ini diikuti 17 orang Transmigran Teladan dan 17 orang Pembina Permukiman Transmigrasi Teladan, mereka berasal dari 18 Provinisi Daerah Tujuan yang berpredikat teladan tingkat Provinsi dari sejumlah 23.490 KK transmigran pada 154 unit permukiman transmigrasi di 105 kabupaten.

Acara ini sebagai penghargaan dan pengakuan atas prestasi transmigran dalam meningkatkan kesejahteraannya, dan dedikasi para pembina permukiman transmigrasi dalam menata dan berkarya serta mengembangkan permukiman transmigrasi.

"Pada saat Rakornas Wakil Presiden mengatakan transmigrasi harus mengembangkan bagi para pendatang dan daerah yg didatangi. Ini menjadi PR kita, harus ada keseimbangan pada bidang pendidikan, ekonomi, infrastuktur, dan kesehatan. Kita harus saling sinergi dengan Desa, mana saja desa di kawasan transmigrasi yg definitif, saat ini sedang kita rumuskan. Kuncinya adalah peningkatan kapasitas SDM untuk mengembangkannya," kata Dirjen PKTrans dalam sambutannya sekaligus membuka acara.

Acara yang rutin diadakan setiap tahun ini akan menilai transmigran teladan dan pembina permukiman transmigrasi yang proses pemilihannya dari tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional. Para peserta akan dinilai berdasarkan kualitas dan produktivitas sumberdaya masyarakat transmigran dan para pembina sebagai pendamping pengembangan masyarakat.

Ada pun peserta transmigran dan pembina kawasan transmigrasi teladan ini berasal dari Provinsi Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, NTB, NTT, Papua, dan Papua Barat.

Para transmigran dan pembina transmigran teladan selama kompetisi di Jakarta akan menjalankan penjurian dan menghadiri beberapa agenda, salah satunya mendengarkan Pidato Kenegaraan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR), Senayan dan Upacara Kemerdekaan di Istana Negara bersama Presiden Republik Indonesia.

Acara puncak para peserta yaitu menghadiri Audiensi bersama Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo di Gedung Makarti, Kalibata, Jakarta Selatan sekaligus mengumumkan pemenang utama transmigran serta pembina kawasan transmigrasi teladan tingkat nasional Tahun 2019.*/

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.