News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Sikapi Isu Papua, Milenial Lintas Rumah Ibadah Minta Semua Pihak Bertindak Dewasa

Sikapi Isu Papua, Milenial Lintas Rumah Ibadah Minta Semua Pihak Bertindak Dewasa

JAKARTA - Menyikapi persoalan yang terjadi beberapa hari ini di berbagai daerah dan di Papua terkait terkait isu rasis dan represif, komunitas Milenial Lintas Rumah Ibadah minta semua pihak agar bertindak dewasa.

Pihaknya juga meminta mengedepankan sikap toleran dan menggunakan pendekatan humanis dalam penanganan setiap persoalan yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Tujuh puluh empat tahun kemerdekaan Indonesia yang seharusnya dirayakan semua rakyat dan elemen bangsa dengan harapan Bangsa Indonesia bisa menjadi lebih baik lagi, tengah diuji dalam beberapa hari terakhir ini sebagai anak nusantara," demikian rilis Milenial Lintas Rumah Ibadah yang diterima Nasional.news, Rabu (21/8/2019). 

Dalam keterangan persnya, Milenial Lintas Rumah Ibadah menyesalkan terjadinya stigma rasialisme oleh beberapa oknum di asrama mahasiswa Papua, yang berakibat terhadap represifitas yang tidak berperikemanusiaan terhadap 43 mahasiswa asal Papua.

"Milenial Lintas Rumah Ibadah mendesak Presiden Republik Indonesia untuk menginstruksikan kepada seluruh aparat penegak hukum dan kepala daerah se-Indonesia untuk menjamin keamanan dan kenyamanan setiap warga negara Indonesia di manapun berada," kata Alan Christian Singkali dari Young Men's Christian Association.

Pihaknya juga menghimbau kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan agar dapat menahan diri, memperkuat silaturahim, serta turut mengusahakan ketertiban di tengah-tengah masyarakat, agar tidak terjadi benturan horizontal yang berulang-ulang.

Milenial Lintas Rumah Ibadah pula menegaskan kepada seluruh komponen bangsa bahwa Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 45, NKRI adalah spirit final dalam kehidupan bersosial, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pernyataan Milenial Lintas Rumah Ibadah ini turut dihadiri dr. Arief Rosyid (Tokoh Milenial), Phirman Reza (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), Muh. Asrul (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi), Alan Christian Singkali (Young Men's Christian Association), Husin Tasrik (Pelajar Islam Indonesia) dan Anes Dwi Prasetya (Indonesian Buddhist United).

Selain itu, ada Thomson Silalahi (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia), Suprionoto Wijaya (Generasi Muda Buddhis Indonesia), Petrus Sihombing (Pemuda PGPI), M. Soekarno Hatta (Remaja Islam Masjid Cut Meutia), Lamlam Pahala (Pemuda PERSIS), Ceceng Kholilulloh (HIMA PERSIS) dan Robby R Karman (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah).

TUNAS SILALAHI

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.