News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Tips Mudah Menghafal Al-Qur’an dari Aprilia Mahasiswi STEI SEBI

Tips Mudah Menghafal Al-Qur’an dari Aprilia Mahasiswi STEI SEBI

Oleh Aprilia

SALAH satu amalan paling baik bagi seorang muslim adalah membaca dan menghafal ayat Al-Qur’an. Dilihat dari banyaknya keutamaan menghafal Al-Qur’an membuat banyak orang berlomba-lomba untuk menghafalnya.

Tak jarang juga para orangtua yang berusaha membimbing anaknya untuk menjadi seorang penghafal Al-Qur’an. Namun sebagian umat Islam menganggap bahwa menghafal Al-Quran adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Banyak sekali hal-hal yang dijadikan alasan untuk tidak menghafal Al-Qur’an.

Salah satu alasannya adalah faktor usia sehingga kemampuan mengingat menjadi berkurang. Selain itu kesibukan seseorang akan hal-hal duniawi sehingga membuat tidak bisa terus bersama Al-Qur’an.

Sebenarnya permasalahan ini kembali lagi pada individu masing-masing. Terus berikhtiar sembari mencari solusi dari masing-masing masalah. Seharusnya pula kita yang meluangkan waktu untuk terus bisa berinteraksi dengan Al-Qur’an , bukan menunggu ada waktu luang untuk Al-Qur’an.

Menghafal Al-Qur’an memang bukan suatu pekerjaan yang mudah, butuh keikhlasan dan komitmen. Jika tidak pandai dan lalai dalam memanfaatkan waktu, maka menjadi seorang penghafal Al-Qur’an hanya menjadi keinginan belaka.

Nah, disini penulis akan memaparkan sedikit tips untuk mewujudkan keinginan mulia menjadi seorang penghafal Al-Qur’an, terlebih bagi para pemula.

1. Luruskan hati
Semua amal perbuatan akan dinilai berdasarkan niatnya. Jangan nodai perbuatan mulia ini dengan niat yang semata hanya untuk tujuan duniawi saja, seperti ujub (bangga pada diri sendiri), ingin dipuji, ingin mendapat gelar hafidz, dan sebagainya. Maka anda akan rugi dan hanya medapat kelelahan tanpa hasil. Hal itu akan menjadi sangat fatal dan akan susah dalam menghafal karena tidak diridhoi oleh Allah SWT.

2. Mantapkan diri
Tanamkan pada mindset pribadi bahwa menghafal Al-Qur’an itu mudah dan percayalah bahwa Allah akan membantu kita dalam menghafal, hingga kita bisa istiqamah dan  menyelesaikan hafalan.

3. Terus perbaiki
Sebelum kita menghafal Al-Qur’an, sebaiknya kita memastikan bahwa tahsin kita sudah baik. Jika keduanya dilakukan bersamaan atau bahkan lebih dahulu menghafal daripada memperbaiki bacaan maka nantinya  kita akan kesulitan dalam mengubah bacaan yang keliru karena sudah melekat pada ingatan.

4. Dekatkan diri
Sebisa mungkin luangkan waktu untuk terus mendekatkan diri kepada Allah dengan berinteraksi bersama Al-Qur’an. Minimal targetkan membaca Al-Qur’an setengah atau satu juz per hari. Interaksi dengan Al-Qur’an tidak hanya sebatas membaca, namun disaat kita tidak sedang mambaca maka kita bisa mendengarkan murottal.

5. Segera memulai
Biasanya setiap orang mempunyai metode masing-masing dalam menghafal. Namun baiknya sebelum menghafal, terlebih dahulu membaca ayat yang ingin dihafal berulang-ulang hingga huruf dan tata letaknya menjadi familiar. Kita juga dapat menghafal per ayat ataupun per halaman. Jika per ayat maka pastikan ayat tersebut sudah benar-benar hafal sebelum berpindah ke ayat selanjutnya. Namun jika menghafal per halaman baiknya bagi halaman tersebut menjadi 3 atau 5 blok. Dan sama hal nya pastikan bahwa blok 1 sudah benar-benar hafal untuk melanjut ke blok berikutnya.

6. Shalat hajat kokohkan lagi 
Sepatutnya kita memohon bantuan pada pemilik kemudahan. Berdo’alah kepada Allah untuk dilancarkan dalam menghafal Al-Qur’an. Sholat hajad dapat dilakukan sebelum mulai menghafal.

7. Mushaf jangan berganti
Analogi menghafal Al-Qur’an itu sebenarnya mirip dengan merekam gambar ke dalam memori. Apabila kita berganti-ganti mushaf maka akan menyulitkan kita dalam mengingat bacaan karena struktur dan tampilan yang berbeda.

8. Setorkan hafalan kepada yang ahli
Jika sudah hafal maka segera setorkan hafalan kepada guru tahfidz yang ahli paham dengan ilmu tajwid. Selain untuk mengecek bacaan, menyetorkan hafalan juga dapat membantu agar hafalan menjadi lebih lengket karena kita pasti akan mempersiapkan semaksimal mungkin sebelum hafalan disetorkan.

9. Murajaah lagi
Ulanglah hafalan sesering mungkin agar tidak pudar dan menghilang. Karena hakikatnya menjaga lebih sulit daripada menghafal. Kita juga merojaah pada saat sholat, selain membuat hafalan semakin lengket, dengan begitu juga kualitas sholat menjadi semakin baik. Jangan sampai kita meninggalkan ayat yang sudah dihafal dalam waktu  yang lama.

10. Jangan buru-buru cepat selesai
Janganlah kita terburu-buru ingin menyelesaikan hafalan. Jangan beranjak ke ayat berikutnya sebelum ayat yang dihafal benar-benar sudah melekat pada ingatan. Nikmatilah proses menghafal dan bersabarlah dengan segala kendalanya.

11. Utamakan durasi
Pilihlah waktu dan durasi yang digunakan dalam menghafal. Misalnya saja setengah atau satu jam setelah shalat fardu. Berkomitmenlah pada waktu yang sudah disisihkan untuk bersama Al-Qur’an.

12. Jangan kurangi, teruslah mengaji
Jangan sampai setelah kita mengkhatamkan Al-Qur’an lalu kita meninggalkannya begitu saja. Tetaplah istiqamah menjaga hafalan dengan terus mengulangnya tanpa mengurangi durasi kita dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Seperti itulah tips dalam menghafal Al-Qur’an dengan mudah dan tidak mudah hilang. Semoga kita semua termasuk umat yang ahlul Qur’an dan memperoleh syafaat di hari akhir nantinya. Sepatutnya kita bersyukur atas nikmat iman yang tidak didapatkan oleh semua orang.

Dan semoga kita mempunyai hafalan Qur’an yang tidak hanya lengket di otak, tetapi juga di hati, yang nantinya kita akan bertemu di surga-Nya dengan para penghfal Qur’an lainnya dan memakaikan mahkota kebanggaan untuk ibu kita.

____
*) APRILIA, penulis adalah hafidzah yang juga mahasiswi Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI.  

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.