Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pemuda Hidayatullah Jatim Bareng IMS dan STAIL Baksos di 7 Rumah Sakit

Rabu, 22 April 2020 | 00:00 WIB Last Updated 2020-04-23T17:03:14Z
SURABAYA - Covid -19 atau umumnya dikenal dengan sebutan virus corona saat ini tersebar ke seluruh penjuru dunia. Kurang lebih 200 negara terdampak virus ini, tak terkecuali Indonesia.

Menyikapi hal ini, Pemuda Hidayatullah Jatim, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Luqman Al-Hakim dan IMS Jatim menggelar aksi sosial di 7 rumah sakit dan puskesmas yang tersebar di sekitar kota Surabaya. Diantaranya, RSUD Sidoarjo, Rumah Sakit Bunda, PKU Muhammadiyah Surabaya, Puskesmas Sedati, Puskesmas Waru, Puskesmas Waru dan terakhir Puskesmas Medaeng selama 2 hari Selasa-Rabu (21-22/04/2020)

Aksi sosial yang dilakukan yaitu menyalurkan 10 alat pelindung diri (APD)), 1 paket hand sanitaizer dan 10 box susu UHT untuk masing-masing tempat.

Ketua IMS Jatim, Dwi Agus, berharap bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu menutupi kebutuhan alat yang dibutuhkan tenaga medis yang sampai saat ini dilaporkan masih sangat langka.

"Saya melihat di lapangan banyak sekali tenaga medis kekurangan APD, hand Sanitaizer dan susu. Harapannya, dengan disalurkan bantuan ini membantu menutupi kekurangan itu," terangnya seusai menyalurkan bantuan di RSUD Muhammadiyah Surabaya, Selasa.

dr Lutfi, penerima bantuan dari Puskesmas Medaeng, mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan secara sinergis ini. Ia berharap, aksi sosial serupa semakin massif dilakuan oleh lembaga lain.

"Saya sangat mengapresiasi mas, atas aksi sosial yg dilakukan Pemuda Hidayatullah Jatim, IMS Jatim dan STAI Luqman Al-Hakim. Bantuan yang disalurkan sangat membantu kami. Mengingat Puskesmas disini memang sangat membutuhkan. Semoga kedepannya, aksi sosial serupa makin gencar," singkatnya sesaat menerima bantuan.

Sementara itu, Ketua PW Pemuda Hidayatullah Jawa Timur, Syahri Sauma, berharap aksi sosial yang dilakukan bisa menginspirasi lembaga lain untuk bahu-membahu membantu sesama, meringankan beban tenaga medis maupun masyarakat menengah ke bawah.

"Yang dilakukan kami STAIL, IMS Jatim dan Pemuda Hidayatullah Jatim ini masih terbilang kecil, mas. Banyak sekali masyarakat kita yang sangat membutuhkan bantuan. Tidak terhitung jumlahnya pekerja informal yang terpaksa berhenti di tengah pandemi Covid-19. Mereka sangat mengharapkan uluran tangan dermawan," kata Sauma yang karib disapa Cak Ma ini.

Oleh karenanya, Cak Ma berharap aksi sosial yang dilakukan pihaknya dengan menjalin sinergi dengan sejumlah mitra ini bisa menginspirasi lembaga lain untuk bahu-membahu membantu.*/Muhammad Jundy
×