Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pesmadai Teruskan Berbagi Tahap II Bantu Cegah Covid-19

Kamis, 09 April 2020 | 00:00 WIB Last Updated 2020-04-09T03:21:30Z
JAKARTA-Aksi bagi-bagi masker gratis terus dilakukan oleh mahasiswa Pesantren Mahasiswa Dai (Pesmadai) di berbagai titik terutama di Bogor, Depok, Jakarta, dan Ciputat Tangerang. Aksi bakti kepedulian jaga sesama tersebut dilakukan senada dengan imbauan pemerintah untuk terus mengenakan masker ketika keluar rumah.

Aksi ini merupakan gerakan #PesmadaiPeduliIndonesiaJilid2 setelah sebelumnya sukses dengan gerakan aksi bagi-bagi rempah kepada masyarakat, dimana gerakan tersebut mengkampanyekan masyarakat agar menjaga kesehatan dan meningkatkan daya imun tubuh, serta memberikan spirit optimisme kepada warga untuk melawan covid-19

Menurut penuturan Fatih Husaini, selaku kepala panitia dalam gerakan Pesmadai Peduli, gerakan ini sebagai langkah ikhtiar santri untuk membantu masyarakat dalam memutus rantai penyebaran covid-19.

"Sebagai santri kita memang membutuhkan bantuan operasional, tetapi kasus pandemi corona ini merupakan kasus kita bersama. Salah satu bentuk ikhtiar kami untuk melawan wabah ini dengan membagikan masker secara gratis kepada warga setempat," tuturnya dalam keterangannya diterima media Nasional di Jakarta, Kamis (09/04/2020)

Selain itu, gerakan bagi-bagi masker gratis yang dilakukan pada tanggal 08-09 April 2020, juga memberikan momen haru kepada warga sekitar. Pasalnya sejumlah toko yang menjual masker tidak sedikit yang memberikan harga tinggi, sehingga para warga banyak yang abai untuk tidak memakai masker, dikarenakan harga masker sendiri mahal.

Seperti yang dikatakan Fauzi, selaku warga Ciputat yang mendapatkan masker gratis."Kami sangat berterima kasih kepada santri pesmadai atas bantuan seperti ini, jujur saja saya tidak memakai masker karena masker yang dijual terlalu mahal dan memang susah mendapatkan," tuturnya.

Gerakan Pesmadai peduli ini juga meningkatkan jiwa sosial santri untuk turut andil membantu masyarakat dalam menghadapi bencana sosial. Sebagaimana yang dikatakan Puji Asmoro, salah satu santri pesmadai.

"Sebagai santri, kami ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami merasa gerakan seperti ini menjadi satu pelajaran bagi kami untuk terus bermanfaat bagi umat, serta meningkatkan kepekaan sosial untuk membantu masyarakat" aku Asmoro.

Adapun masker yang dibagikan merupakan kerjasama Pesmadai dengan UKM pembuat masker dikelola oleh Baitul Azizah seorang pengusaha yang santri juga hafidz Quran dimana dia merupakan alumni santri Pesmadai juga mahasiswa UIN semester akhir yang memiliki hapalan 20 juz lebih yang beliau hapal sejak menjadi santri Pesmadai.

Direktur Ahmad Muzakki menyampaikan, di Pesmadai memang selain mereka dididik menjadi seorang santri intelek, menguasai ilmu agama, hafidz Quran juga mereka digembleng untuk menjadi manusia yang mandiri dan kreatif juga memilki kemampuan entrepreneur.

hmad Muzakki menuturkan, sebagai masyarakat kita menjalankan tugas sesuai tupoksinya masing-masing untuk menghadapi pandemi Corona.

"Kami melakukan apa yang bisa kami lakukan untuk mencegah Novel Coronavirus. Bagi kami mengkampanyekan gerakan memakai masker kepada masyarakat, merupakan salah satu bentuk pencegahan agar masyarakat tidak terpapar virus covid-19," tuturnya.

Semoga kegiatan-kegiatan positif senantiasa tersalurkan kepada masyarakat dalam menghadapi Novel Coronavirus. Kita berjuang sesuai dengan tupoksi masing-masing. Pemerintah dengan perannya, tenaga medis dengan perannya, dan kita sebagai masyarakat berperan sesuai dengan apa yang bisa kita lakukan.*/Nur Ikmalul Kholis
×