Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Begini Cara Dapatkan SIKM Sebagai Syarat Masuk Jakarta di Masa Covid-19

Rabu, 27 Mei 2020 | 02:29 WIB Last Updated 2020-05-27T09:54:01Z
Ilustrasi alat pelindung diri berupa masker, kaos tangan dan hand sanitizer dalam pencegahan penyebaran virus corona (Foto: Klaus Hausmann/ Pixabay)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan, warga yang mudik ke kampung halaman hanya bisa kembali ke Jakarta jika mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

SIKM adalah surat yang memberi izin kepada warga untuk keluar dan masuk DKI Jakarta untuk mereka yang harus melakukan perjalanan ke luar Jabodetabek selama pandemi Covid-19.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Berpergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta.

Dalam Pergub tersebut disebutkan, Surat Izin Keluar Masuk diperuntukkan untuk pemilik KTP non-Jabodetabek yang ingin keluar masuk Jakarta.

PSBB tahap ketiga ini dijadwalkan akan selesai pada 4 Juni dan menjadi PSBB terakhir yang diberlakukan. Bagi masyarakat yang berkepentingan datang atau keluar Jakarta, tentu perlu menyiapkan surat izin keluar masuk Jakarta.

Mudik memang sudah menjadi tradisi wajib bagi perantau di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Namun, Idul Fitri tahun ini terasa berbeda dari tahun–tahun sebelumnya. Pada tahun ini, negara kita dan beberapa negara lain di dunia sedang diuji dengan pandemi Covid-19 yang tak kunjung membaik.

Di Indonesia, pemerintah telah menetapkan status pandemi nasional sejak bulan Maret 2020.

Terhitung sudah tiga bulan hingga saat ini, kasus positif Covid-19 sudah mencapai 23.165 kasus, dengan 5.877 jiwa dinyatakan sembuh dan 1.418 jiwa dinyatakan meninggal dunia.

Dari data yang telah disebutkan, dapat terlihat bahwa kasus positif Covid-19 di Indonesia cukup tinggi dan selalu bertambah setiap harinya.

Oleh karena itu, pemerintah  Indonesia menerapkan protokol–protokol keamanan yang ketat untuk mengurangi penularan dan menurunkan angka kasus positif Covid-19.

Salah satunya dengan diterapkannya Surat Izin Keluar Masuk di wilayah DKI Jakarta untuk menyaring arus balik mudik dan kegiatan bisnis di DKI Jakarta.

Protokol SIKM diperuntukkan bagi pemudik dan pebisnis yang hendak bertolak ke DKI Jakarta saat pandemi Covid-19. Apabila tidak memiliki SIKM, baik pemudik maupun pebisnis dilarang memasuki wilayah DKI Jakarta.

Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), terdapat 11 sektor usaha yang diberikan izin beroperasi, yaitu sektor kesehatan, bahan pangan (makanan dan minuman), energi, komunikasi dan teknologi informatika.

Lalu sektor keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar dan utilitas publik serta industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional, dan sektor pemenuhan kebutuhan sehari–hari.

Terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan bagi pemudik maupun pebisnis dalam pembuatan SIKM, berdasarkan peruntukkan kebutuhannya.

SIKM terbagi menjadi dua jenis, yaitu SIKM bagi warga berdomisili DKI Jakarta tujuan luar Jabodetabek dan SIKM bagi warga berdomisili non–Jabodetabek tujuan DKI Jakarta dengan pilihan surat perjalanan sekali atau berulang.

Dilansir dari corona.jakarta.go.id, berikut persyaratan dan tata cara pembuatan SIKM.

Persyaratan Pembuatan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta

Domisili Jakarta
  1. Surat pengantar dari Ketua RT yang diketahui Ketua RW setempat.
  2. Surat pernyataan sehat bermaterai.
  3. Surat keterangan perjalanan dinas keluar Jabodetabek (untuk perjalanan sekali).
  4. Surat keterangan bekerja bagi pekerja di luar Jabodetabek (untuk perjalanan berulang) atau surat keterangan memiliki usaha di luar Jabodetabek yang diketahui oleh pejabat berwenang (untuk perjalanan berulang).
  5. Pas foto berwarna.
  6. Pindaian KTP.
Domisili non–Jabodetabek
  1. Surat keterangan dari kelurahan/desa asal.
  2. Surat pernyataan sehat bermaterai.
  3. Surat keterangan bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja (untuk perjalanan berulang).
  4. Surat tugas/undangan dari instansi/perusahaan tempat bekerja di Jakarta.
  5. Surat jaminan bermaterai dari keluarga atau tempat kerja yang berada di Provinsi DKI Jakarta yang diketahui oleh Ketua RT setempat (untuk perjalanan sekali).
  6. Surat keterangan domisili tempat tinggal dari kelurahan di wilayah Jakarta untuk pemohon dengan alasan darurat.
  7. Pas foto berwarna.
  8. Pindaian KTP.
Adapun tata cara pembuatan SIKM dapat dilakukan secara online melalui situs corona.jakarta.go.id , berikut tahapannya:
  1. Buka situs corona.jakarta.go.id/izin-keluar-masuk-jakarta.
  2. Klik tombol “Urus SIKM” (Anda akan diarahkan ke laman JakEvo).
  3. Persiapkan berkas persyaratan.
  4. Isi formulir permohonan.
  5. Cek secara berkala pengajuan perizinan.
  6. Cetak dokumen.
Setelah mengetahui tata cara pembuatan Surat Izin Keluar Masuk DKI Jakarta, diharapkan bagi seluruh pemudik maupun pebisnis yang hendak bepergian ke wilayah DKI Jakarta agar segera membuat SIKM untuk menaati protokol keamanan yang telah ditetapkan pemerintah.

Dengan membuat SIKM, kita turut berpartisipasi mengurangi kasus penularan Covid-19 dengan harapan pandemi Covid-19 segera berakhir serta kegiatan ekonomi, sosial, dan pendidikan kembali berjalan normal. (Fitria Maulidina)
×