Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Bunda Neni Kembali Bagikan Sembako untuk 980 Guru Ngaji

Rabu, 20 Mei 2020 | 00:01 WIB Last Updated 2020-05-20T02:05:50Z
Neni Moernaini bersama penerima paket sembako dari dana zakat lingkungan Pemkot Bontang (Foto: Facebook Jejak Bunda Neni)

BONTANG - Walikota Bontang Neni Moernaini kembali membagikan paket sembako untuk 980 guru ngaji, Selasa (19/5/2020). Walikota yang karib disapa dengan Bunda Neni ini menyampaikan bahwa insentif guru ngaji juga diperkirakan sudah cair hari itu juga senilai 1 juta rupiah.

"Ada sebanyak 980 guru ngaji yang diberikan jatah sembako dari dana zakat di lingkungan Pemkot Bontang. Semoga insentif guru ngaji juga sudah cair hari ini senilai Rp 1 juta," kata Bunda Neni dalam keterangan dikutip dari halaman Facebook miliknya.

Neni pun tak luput mengingatkan kepada penerima sembako dan insentif nantinya untuk sementara waktu ini menahan diri agar tidak mendatangi tempat tempat keramaian seperi mall dan pasar.

"Bunda minta jangan langsung ke Ramayana, harus jaga jarak. Karena Bunda sering dapat SMS, Ramayana, pasar ramai, tapi masjid masih ditutup. Kalau mengaji, shalat bisa di rumah, tapi pasar ga bisa dibawa ke rumah," kata Neni.

Dia pun menyampaikan rasa optimismenya penyebaran wabah Covid-19 semakin landai dan bisa semakin ditekan bahkan sebelum Idul Fitri. Namun, dia mengingatkan, hal tersebut hanya bisa dicapai apabila warga tetap tertib menjalani protap kesehatan.

"Makanya beri contoh yang baik bagi masyarakat lainnya, kalau semua rapid test guru ngaji negatif, bisa jadi pertimbangan salat Idul Fitri di masjid," kata Bunda Neni.

Neni juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru ngaji di Bontang yang telah berani berpartisipasi membangun kecerdasan spiritual bagi anak-anak Bontang.

Sehari sebelumnya, Neni juga membagikan sembako untuk guru ngaji tahap pertama. Ia menyampaikan guru mengaji berperan penting dalam pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia. Pasalnya, mereka menanamkan sejak dini kecintaan pada Al-Quran.

"Guru ngaji juga ujung tombak atau garda terdepan dalam membentuk perilaku yang baik atau berakhlakul karimah," imbuh Neni yang berinisiatif menyumbangkan semua gajinya selama 6 bulan untuk membeli segala kebutuhan masyarakat yang terdampak Corona.
×