Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Hardiknas 2020, BMH Bahagiakan Guru dan Dai Terdampak Covid-19 di Deli Serdang Medan

Minggu, 03 Mei 2020 | 00:00 WIB Last Updated 2020-05-03T07:47:19Z
MEDAN - Hari Pendidikan Nasional yang biasa diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya, terasa begitu berbeda pada tahun ini. Sebab wabah covid-19 yang telah memberikan dampak kepada hampir seluruh kalangan masyarakat, tak terkecuali Guru. Sebagai bentuk kepedulian kepada nasib mereka ini, BMH menyalurkan bantuan paket sembako kepada 42 guru dan dai di Medan dan Deli Serdang.

"Alhamdulillah, setelah sebelumnya menyalurkan sebanyak 107 paket kepada warga terdampak khususnya yang dhuafa, kali ini BMH Perwakilan Sumatera Utara memberikan kebaikan pula berupa bantuan paket ketahanan pangan dalam bentuk paket Sembako kepada para guru swasta terdampak covid-19,”  terang Irvan Mendrova, Manager Program BMH Sumut dalam keterangan tertulisnya kepada media Nasional, Ahad (3/5/2020).

“Program kebaikan ini masih lagi terlaksana atas kerjasama BMH, PLN Peduli dan donatur lainnya,” tambah Irvan.

Program ini disambut sangat baik oleh para guru, disamping merasa mendapat perhatian juga dikarenakan sangat membutuhkan. Betapa tidak, tunjangan yang mereka terima jauh dari yang biasanya. Ini menunjukkan betapa wabah Covid19 ini memberi dampak yang besar terhadap masyarakat, tak terkecuali guru.

Seperti yang terlihat saat tim BMH membagikan paket di Deli Serdang, Pesantren Hidayatullah yang mengasuh 700 an santri, saat ini hampir semua santrinya dipulangkan sementara waktu, kegiatan belajar-mengajar dengan metode online. Dengan kondisi ini mempengaruhi biaya operasional sekolah, termasuk biaya santunan guru.

“Sehingga berimbas kepada pendapatan para guru, dengan sangat terpaksa para guru hanya menerima setengah dari biasanya,” imbuh Fathun Nur, salah satu guru.

Fathun menyampaikan terimakasih kepada BMH, PLN Peduli dan donatur lainnya. Alhamdulillah, kata dia, meski wabah ini berdampak secara merata, namun masih ada yang peduli untuk berbagi.

"Semoga ujian wabah ini segera berakhir dan kami doakan semoga kebaikan serta keselamatan bagi seluruh donatur BMH,” tutup Fathun, mewakili semua guru yang menerima bantuan.

Begitupun para dai, banyak bahkan hampir semua jadwal kegiatan pembinaan ditiadakan. Bukan upah yang mereka cari melalui membina masyarakat, namun Allah telah menetapkan satu pintu rezeki para dai melalui kegiatan tersebut. Sehingga juga dengan kondisi saat ini, para dai seakan kehilangan sumber penghasilan. 

"Wabah ini memberi pelajaran yang sangat berarti, kita jangan takut tapi tetap waspada dan hati hati, berdoa dan tawakkal. Layanan pembinaan tetap kami lakukan walau meski melalui telepon atau chat WhatsApp saja", imbuh Ust Samsul, salah satu dai yang banyak membina warga di kecamatan Tanjung Morawa Deli Serdang.

"Terimakasih BMH atas kunjungannya, ini sangat berarti bagi kami. Teruslah berbuat," tambahnya lagi sesaat setelah terima paket sembako.

Program Berbagi ini menjadi bagian penguat kiprah Guru dan  Dai untuk kuat berdiri mencerdaskan dan membina anak negeri. Zakat dan sedekah anda, akan membentang luas memberi manfaat dan kemaslahatan.*
×