Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Interprofessional Collaboration Masjid Raya Al Kautsar Vila Dago Hadapi Covid

Jumat, 22 Mei 2020 | 13:00 WIB Last Updated 2020-06-05T18:50:12Z
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Tangerang Selatan, Karyadi, Ph.D, saat memberikan sambutan dalam deklarasi "Gerakan Bangkit Dari Masjid" yang digelar di halaman Masjid Raya Al Kautsar, Komplek Vila Dago, Pamulang, Tangerang, Banten (Foto: Nasional.news)

BANTEN - Masjid Raya Al Kautsar yang berlokasi di Komplek Vila Dago, Pamulang, Tangerang, Banten, mendapat apresiasi sebagai masjid yang dinilai telah melakukan kolaborasi interprofesi atau interprofessional collaboration (IPC) guna terlibat membantu memecahkan masalah kesehatan dan menyediakan pelayanan kesehatan dalam menghadapi pandemi coronavirus disease (Covid-19).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Tangerang Selatan, Karyadi, menilai interprofessional collaboration yang dilakukan DKM Masjid Raya Al Kautsar dengan merangkul berbagai pihak termasuk milenial dan segenap warga Vila Dago Pamulang untuk bekerjasama melawan Covid-19.

"Masjid Al Kautsar telah melakukan inter collaboration yang sangat baik dan layak menjadi contoh bagi masjid lainnya," kata Karyadi dalam kegiatan pencanangan dan deklarasi "Gerakan Bangkit Dari Masjid" yang digelar di halaman Masjid Raya Al Kautsar, Komplek Vila Dago, Pamulang, Tangerang, Banten, Jum'at (22/5/2020).

Karyadi menyatakan dukungannya terhadap gerakan kolaborasi milenial dan memastikan pihaknya pun siap terlibat mendukung gerakan tersebut.

"Tema acaranya sangat supel dan millenial. PPNI sebagai organsiasi profesi keperawatan siap bekerja keras untuk mencegah covid 19 sebagai percepatan mengentaskan wabah ini," katanya.

Ketua Departemen Pemuda Dewan Masjid Indonesia Arief Rosyid Hasan pun memuji Masjid Al Kautsar layaknya telaga yang telah menghilangkan dahaga orang-orang yang haus dengan berbagai program sosial keummatannya.

Di kesempatan yang sama Ketua DKM Al Kautsar, Juni Sukasmono, menyampaikan gagasan deklarasi "Gerakan Bangkit Dari Masjid" yang digelar di masjidnya ini merupakan langkah progresif generasu muda yang perlu didukung untuk menghadapi virus corona.

Menurutnya kolaborasi merupakan kunci penting dalam menghadapi situasi yag cukup berat seperti sekarang. Pihaknya pun telah melakukan berbagai terobosan dalam penangangan masalah pandemi ini seperti menyiapkan sajian berbuka puasa selama Ramadhan ini.

Saban hari menjelang berbuka puasa, misalnya, kata Juni, para ibu jamaah Masjid Raya Al Kautsar menyiapkan paket berbuka puasa bagi masyarakat dhuafa terutama mereka yang berada di sekitar Vila Dago.

Juni mengaku prihatin dengan anggapan remeh masyarakat terhadap Covid 19, padahal wabah ini perlu kita hadapi bahkan lawan agar tidak semakin menggejala.

"Kita melawan aja, bukan bersahabat. Tekad kuat melawan virus, pasti bisa," katanya.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan yang turut memberikan sambutan mengatakan kita harus saling bersatu dan bergotong royong untuk menghadapi Covid 19.

Dia menjelaskan, pandami ini bukan saja berdampak sangat luar biasa terhadap kesehatan, tapi juga berdampak terhadap ekonomi dimana banyak yang kena PHK dan tidak bisa bekerja termasuk mempengaruhi sektor ketahanan pangan.

"Kita tidak menyerah. Semua kementerian juga sudah melakukan relokasi anggaran, semua dialihkan ke kesehatan dan jaring pengaman sosial dan perekonomian yang harus selalu didukung," imbuhnya.

Deklarasi Gerakan "Bangkit dari Masjid" ini dihadiri dan memberikan dukungan aktifis nyentrik yang juga influencer dr Tirta Mandira Hudhi.

Tampak pula hadir Youtuber sekaligus selebgram muda Indira Kalista dan suaminya Gustaf Sailendra, ada juga sejumlah influencer dan selebgram serta pendiri relawan milenial Sahabat Dai Suhardi Sukiman.

Hadir beserta perwakilan pimpinan OKP nasional diantaranya Pemuda Al Washliyah, Pemuda Dewan Dakwah, Gema Mathlaul Anwar, Pemuda Muslimin Indonesia, Pemuda Persatuan Umat Islam (PUI), Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) dan lain-lain.
×