Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Agustinus Prapto Sugiharto Ikrarkan Syahadat di Kantor Posdai Jateng

Senin, 15 Juni 2020 | 07:22 WIB Last Updated 2020-06-16T00:47:04Z
Agustinus Prapto Sugiharto masuk Islam dengan mengikrarkan dua kalimat syahadat di kantor Posdai Jawa Tengah, Jum'at, 13 Juni 2020 (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA - Ketua Persaudaraan Dai Indonesia (PosDai) Jawa Tengah Ust Mukhlis menuntun seorang lelaki bernama Agustinus Prapto Sugiharto (51) memeluk agama Islam dengan melafazkan dua kalimat syahadat di kantor Posdai Jawa Tengah, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jum'at (13/6/2020).

Sebelum berikrar, kepada Agustinus, Ustadz Mukhlis menyampaikan bahwa Islam agama paripurna yang ajarannya mencakup semua aspek kehidupan manusia mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali.

Orang masuk Islam, lanjut Ustadz Mukhlis, haruslah berangkat dari keyakinan yang mantap dan kesadaran penuh terhadap agama Islam. Bukan karena motif tertentu, tekanan atau paksaan.

Karena itu, Islam menuntun umatnya untuk belajar dan mempelajari agama ini dengan sungguh-sungguh. Agustinus pun dipesan untuk terus belajar mendalami agama barunya ini.

Prosesi pembacaan dua kalimat syahadat disaksikan pengurus Posdai Jawa Tengah. Seusai membaca dua kalimat syahadat, Ustadz Mukhlis memimpin doa yang diawali dengan suratul fatihah.


Agustinus Prapto Sugihato masuk Islam dengan mengikrarkan dua kalimat syahadat di kantor Posdai Jawa Tengah, Jum'at, 13 Juni 2020 (Foto: Istimewa)

Mukhlis pun menawarkan ke Agustinus jika ingin belajar Islam, belajar shalat, mengaji dan pembinaan aqidah, bisa mengontak Posdai Jawa Tengah yang siap memberikan pendampingan.

Mukhlis lantas mengubah nama Agustinus Prapto Sugiharto menjadi Muhammad Agus Prapto. Posdai kemudian memberikan Al-Qur'an dan majalah Suara Hidayatullah kepada muallaf ini.

Kepada tim Posdai Jawa Tengah yang menerimanya, Agus bercerita dirinya mengaku bersyukur telah mendapatkan hidayah. Tapi dia bersedih karena katanya keluarganya masih non muslim. Dia juga mengaku diusir oleh keluarganya karena masuk Islam.

Mukhlis sendiri tak sempat banyak berbincang karena waktu yang sudah mepet dengan waktu Jum'at. Setelah prosesi pengislaman tersebut Mukhlis segera menuju ke masjid dan sempat mengajak juga Agus ikut serta.

"Tiba-tiba beliau (Agustinus) datang ke kantor dan cerita kalau diusir keluarganya karena mau masuk Islam," kata Mukhlis.

Dari identitasnya di KTP, alamat tinggal Agustinus di Pati. Lalu ketika ditanyakan apakah ke kantor Posdai Jateng berangkat dari Pati, Agustinus menjawab tidak dan menerangkan tinggalnya di Jalan Pramuka. Jalan Pramuka sendiri kalau dari kantor Posdai Jateng hanya sekitar 4 km.
Prosesi pengislaman Agustinus Prapto Sugiharto di Masjid Manarul ‘Ilmi Universitas Muhammadiyah Magelang, Rabu, 27 November 2019 (Foto: ummgl.ac.id)

"Dia sekarang mungkin tinggal di Jalan Pramuka, cuma kemarin bilang ada teman dia di Yogja yang muallaf juga katanya," imbuh Mukhlis seraya mendoakan semoga muallaf ini menjadi muslim yang istiqomah serta terus belajar dan meneguhkan keimanannya.

Namun dari beberapa penelusuran, ditemukan nama serupa Agustinus Prapto Sugiharto yang telah mengikrarkan syahadat pada tahun 2019 lalu tepanya pada hari Rabu tanggal 27 November 2019 di Masjid Manarul ‘Ilmi Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) yang turut disaksikan tim Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang.

Dilansir laman webstite Universitas Muhammadiyah Magelang, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Studi Islam (LP2SI) UMMagelang menyambut hangat keinginan Agus.
Prosesi pengislaman Agustinus Prapto Sugiharto di Masjid Manarul ‘Ilmi Universitas Muhammadiyah Magelang, Rabu, 27 November 2019 (Foto: ummgl.ac.id)

Agustinus dibimbing oleh Ustadz Muhamad Zuhron Arofi, M.Pd.I dan disaksikan oleh para dosen dan mahasiswa UMMagelang, pada pukul 13.30 Agus mengucapkan dua kalimat syahadat yang menjadi tanda bahwa ia telah menjadi seorang Muslim.

Turut menjadi saksi dalam pengikraran Agus itu Dede Asikin Noer F.A,S.Ag dari LP2SI dan Abdul Kodir dari LazisMU yang mengantarkannya menuju UMMagelang.

Keterangannya sama ketika di Posdai, Agustinus juga disebut melewati perjalanan panjang dari Pati hingga akhirnya sampai di Magelang dan menemui seorang temannya di Kalinegoro.

Dilansir Surya Warta, lelaki yang mengaku berasal dari Pati Jawa Tengah ini menceritakan niatnya untuk menjadi seorang mualaf. Dirinya mengaku telah diusir oleh keluarga dan dikeluarkan dari tempat kerjanya lantaran ketahuan ingin menjadi mualaf.

Ada juga data dari Republika Online, Jumat, 29 Mei 2015, ada seorang muallaf disebut bernama Agustinus Sugiarto yang diketahui telah mengikrarkan dua kalimat syahadat pada bulan Oktober tahun 2014. Namun, nama tersebut di atas belum tentu orang yang sama.
×