Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dialog Nasional Ketahanan Keluarga, Guru Besar Unpad Soroti Ratifikasi Cedaw

Selasa, 30 Juni 2020 | 12:30 WIB Last Updated 2020-07-01T07:08:31Z
 Prof. H. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D dalam pemaparannya secara virtual via Zoom (Foto: tangkapan layar Youtube)

JAKARTA - Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. H. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D, mengatakan perlu ada penyesuaian dengan nilai-nilai lokal dan agama, terutama dalam masalah keluarga.

Sayangnya, kata dia, Indonesia pada tahun 1979 telah meratifikasi The Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women (CEDAW), yakni konvensi mengenai penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap wanita.

Hal ini, menurutnya, membuka ruang seluas-luasnya bagi kelompok tertentu untuk mengusung kesetaraan yang hingga saat ini terus diperjuangkan.

"Padahal negara seperti Amerika pun menolak untuk meratifikasi konvensi CEDAW tersebut," katanya dalam acara Dialog Nasional virtual bertajuk "Ketahanan dan Perlindungan Keluarga Dalam Konteks Perubahan Global Dan Pandemi Covid-19" digelar Perhimpunan Penggiat Keluarga (GiGa) Indonesia, Selasa (30/6/2020).

Pada kesempatan tersebut Atip Latipulhayat menyampaikan materi dari aspek hukum bagi penguatan pondasi dan perlindungan keluarga Indonesia.

Profesor Atip dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa universalisme hak asasi manusia itu tidak bisa dipaksakan diterima seluruh wilayah.

Dalam rangka Hari Keluarga Nasional, Perhimpunan Penggiat Keluarga berinisiatif mengajak Persatuan Umat Islam (PUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Gerakan Indonesia Beradab (GIB) untuk berkolaborasi bersama-sama menyelenggarakan Dialog Nasional Ketahanan dan Perlindungan Keluarga Nasional.

Kegiatan Dialog Nasional dilaksanakan pada 30 Juni 2020 melalui media daring dengan jumlah 1000 orang peserta yang mengikuti acara tersebut.

Sejumlah tokoh nasional lainnya turut hadir sebagai pembicara diantaranya yaitu Prof. Dr. Ir Euis Sunarti M.Si, LLM.,Ph.D., Dr Bagus Riyono, Dr Ahmad Heryawan, Sandiaga Uno dan dr. Gamal Albinsaid, M.Biomed. 
×