Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Euis Sunarti Ingatkan Upaya Pergeseran Tatanan Keluarga Indonesia

Selasa, 30 Juni 2020 | 11:30 WIB Last Updated 2020-07-01T07:02:40Z
Prof Dr Euis Sunarti (Foto: screenshoot zoom)

JAKARTA - Guru Besar IPB Bidang Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si mengingatkan pentingnya ketahanan keluarga seraya mengajak mewaspadai adanya upaya pergeseran tatanan keluarga di Indonesia.

Hal itu disampaikan dia dalam sesi pertama Dialog Nasional virtual bertajuk "Ketahanan dan Perlindungan Keluarga Dalam Konteks Perubahan Global Dan Pandemi Covid-19" digelar Perhimpunan Penggiat Keluarga (GiGa) Indonesia, Selasa (30/6/2020).

Pada kesempatan tersebut, Euis Sunarti memaparkan bahwa ada pihak-pihak yang ingin menggeser tatanan keluarga di Indonesia.

Sejak lama, kata dia, landasan filosofis, yuridis, dan sosiologis, Indonesia menganut tatanan keluarga yang hierarkis dan harmonis.

"Hierarkis yang dimaksud adalah adanya tanggung jawab, pembagian peran dan fungsi yang seimbang," katanya.

Namun, menurutnya, selama lima tahun terakhir ini, isu kontestasi untuk menggeser tatanan nilai terlihat dari adanya delik kesusilaan R-KUHP, munculnya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual yang mengakomodir adanya Sexual Orientation, Gender Identity & Expression (SOGIE).

"(Juga) adanya penolakan RUU Ketahanan Keluarga yang dinilai oleh sekelompok elit tertentu mengandung isi untuk menyudutkan perempuan, dan maraknya edukasi kepada remaha untuk memilih sex identity," imbuhnya.

Menurut Prof Euis Sunarti, titik kritis pembangunan keluarga Indonesia perlu diantisipasi agar tidak menjadi krisis, melalui kontribusi dan sinergi seluruh stakeholders serta dukungan pemerintah.

Oleh sebab itu, dia menegaskan perlunya keluarga dijadikan sebagai basis kebijakan pembangunan di Indonesia.

Dalam rangka Hari Keluarga Nasional, Perhimpunan Penggiat Keluarga berinisiatif mengajak Persatuan Umat Islam (PUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Gerakan Indonesia Beradab (GIB) untuk berkolaborasi bersama-sama menyelenggarakan Dialog Nasional Ketahanan dan Perlindungan Keluarga Nasional.

Kegiatan Dialog Nasional dilaksanakan pada 30 Juni 2020 melalui media daring dengan jumlah 1000 orang peserta yang mengikuti acara tersebut.

Sejumlah tokoh nasional lainnya turut hadir sebagai pembicara diantaranya yaitu Prof. Atip Latipulhayat S.H., LLM.,Ph.D., Dr Bagus Riyono, Dr Ahmad Heryawan, Sandiaga Uno dan dr. Gamal Albinsaid, M.Biomed. 
×