Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pramono Anung Pesan Seskab Harus Betul-Betul Menjadi ‘Problem Solver’

Jumat, 12 Juni 2020 | 13:30 WIB Last Updated 2020-06-20T03:03:31Z
Seskab Pramono Anung saat melantik pimpinan tinggi madya di lingkungan Setkab sesuai dengan protokol kesehatan di Ruang Rapat Seskab, Gedung III Kemensetneg, Jumat (12/6). (Foto: Rahmat/Humas Setkab)

JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung menegaskan bahwa Sekretariat Kabinet (Setkab) harus betul-betul menjadi problem solver, kalau ada permasalahan Setkab lah yang membantu untuk memecahkan itu, jangan kemudian menjadi birokrasi baru.

”Karena apa pun yang menjadi permasalahan kita salah satu faktornya adalah birokrasi pemerintahan. Dan untuk itu saya berpesan di awal kepada para Deputi, para Staf Ahli, dan terutama sehari-hari Bu Waseskab yang akan membantu untuk urusan internal bahwa jangan kemudian kita menciptakan birokrasi baru di kalangan Sekretariat Kabinet,” ujar Seskab saat melantik Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Setkab, Jumat (12/6).

Lebih lanjut, Seskab menyampaikan bahwa di era pandemi Covid-19 Setkab yang bertanggung jawab untuk manajerial kabinet, tidak boleh menurunkan, bahkan harus bisa meningkatkan dengan teknologi yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Presiden dan Wakil Presiden serta Kabinet Indonesia Maju.

”Kita tahu bersama bahwa saat ini bukan masa yang gampang. Ini adalah hal-hal yang perlu kita lakukan adaptasi, penyesuaian, dan alhamdulillah sudah berjalan hampir tiga bulan ini Sekretariat Kabinet betul-betul tetap bisa bekerja seperti biasa untuk bisa melayani Presiden dan Wakil Presiden, terutama yang berkaitan dengan manajerial kabinet,” imbuh Seskab.

Dengan profesi yang baru ini, Seskab menyampaikan tentu akan ada penambahan tugas, terutama untuk me-review, menguatkan, memperjelas arah kebijakan Presiden, Wakil Presiden yang dijabarkan oleh Peraturan-peraturan Menteri.

”Untuk itu maka tugas para Deputi, para Ahli, Bu Waseskab, kita semua seluruh jajaran Sekretariat Kabinet ini untuk bisa membantu itu, bukan malah kemudian menjadi hambatan baru atau birokrasi baru,” jelas Seskab seperti dilansir laman Setkab.

Perpres 55 Tahun 2020

Pada kesempatan itu, Seskab menegaskan bahwa Perpres Nomor 55 Tahun 2020 memberikan kewenangan Setkab untuk lebih dalam memahami, mengetahui tentang Peraturan-peraturan Menteri, sekaligus mempersiapkan sesuai dengan arah kebijakan Presiden yang telah diputuskan di dalam Sidang-sidang Kabinet.

”Tetapi saya ingin mengatakan bahwa kita jangan menjadi persoalan baru karena hambatan birokrasi yang kita lakukan,” kata Seskab.

Pada bagian akhir sambutan, Seskab menyampaikan bahwa dalam era yang seperti ini jangan kehilangan silaturahmi, jangan kehilangan kegembiraan, dan bekerja dengan hati.

”Dan sekali lagi saya yakin karena silaturahmi kita sangat baik, kita sangat kompak, orang melihat kita, dan kita juga bisa memberikan yang terbaik untuk melayani Presiden dan Wakil Presiden,” pungkas Seskab di akhir arahan.

Pramono Anung melantik Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Sekretariat Kabinet (Setkab) melalui konferensi media sesuai dengan protokol kesehatan di Ruang Rapat Seskab, Gedung III Kemensetneg.

Prosesi pelantikan para pejabat di Setkab tersebut berlangsung secara singkat dan khidmat yang diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Sekretariat Kabinet.

Setelah itu, pembacaan salinan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 99/TPA/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Sekretariat Kabinet yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 3 Juni 2020.

Daftar lengkap pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik adalah sebagai berikut:

  • Ratih Nurdiati, S.H., LL.M sebagai Wakil Sekretaris Kabinet;
  • Dr. Fadlansyah Lubis, S.H., LL.M sebagai Deputi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan;
  • Satya Bhakti Parikesit, S.H., M.M., LL.M sebagai Deputi Bidang Perekonomian;
  • Dr. Yuli Harsono, S.H., LL.M sebagai Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan;
  • Ir. Agustina Murbaningsih, M.Si sebagai Deputi Bidang Kemaritiman dan Investasi;
  • Dr. Thanon Aria Dewangga, S.IP., M.Si sebagai Deputi Dukungan Kerja Kabinet;
  • Farid Utomo, S.H., M.H., sebagai Deputi Bidang Administrasi;
  • M. Amperawan, S.E., M.Si., sebagai Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat;
  • Dyah Kusumastuti, S.H., LL.M sebagai Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum; dan
  • Syafruddin, S.H., M.H., sebagai Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Utama BPIP Karjono, Deputi Bidang Administrasi Setwapres Guntur Iman Nefianto, dan Staf Khusus Seskab Emir Kresna Wardhana. (TGH/EN)
×