Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Salimah Harap Pemerintah Tak Gelar KBM Hingga Status Pandemi Covid Selesai

Senin, 01 Juni 2020 | 04:34 WIB Last Updated 2020-06-05T18:31:55Z
Ilustrasi ruang kelas kosong (Foto: Alexandra Koch/ Pixabay)

JAKARTA - Pimpinan Pusat Persaudaraan Muslimah (PP Salimah) berharap pemerintah mempertimbangkan agar rencana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tahun Ajaran 2020-2021 pada tanggal 13 Juli 2020 secara langsung tidak dibuka sampai status pandemi Covid-19 dicabut.

Hal tersebut diharapkan Salimah dengan mencermati kondisi pandemi Covid-19 yang belum menunjukan tanda penurunan secara signifikan.

"Sebagai ormas yang peduli pada peningkatan kualitas hidup Anak Indonesia, Salimah meminta pemerintah memperhatikan dan mengutamakan kesehatan dan keselamatan jiwa siswa, guru, orang tua serta pihak-pihak yang terlibat dalam Kegiatan Belajar Mengajar," kata Ketua Umum PP Salimah Ir. Etty Praktiknyowati dalam keterangannya diterima media Nasional.news, Senin (1/6/2020).

Etty melanjutkan, permintaan Salimah ini sejalan dengan amanat dan semangat yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 pada alinea ke-4 yang berbunyi: "Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia..”

Namun apabila pemerintah tetap akan memulai tahun ajaran baru pada bulan Juli, kata Etty, maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan agar dapat menyiapkan sistem pembelajaran dengan kurikulum khusus dengan memaksimalkan pemanfaatan TVRI dan RRI sebagai salah satu sarana utama belajar.

"Mengingat tidak semua orang tua memiliki kemampuan menggunakan gawai sehingga terkendala dalam mendampingi proses belajar putra putrinya," kata Etty.

Salimah juga mengharapkan agar pemerintah memberikan bantuan kepada siswa kurang mampu untuk memperoleh fasilitas internet gratis dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar selama masa pandemi Covid-19.

Ia juga mendorong agar pemerintah membuat panduan untuk orang tua sebagai pendamping belajar anak di rumah.

Lebih jauh Etty mengemukakan, jika pun pembukaan Tahun Ajaran Baru 2020/2021 tetap harus dilaksanakan oleh pemerintah pada pertengahan Juli 2020, maka harus dengan mempertimbangkan hal-hal di atas.

"Agar siswa Indonesia dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara sistematis sesuai dengan kurikulum yang disesuaikan di setiap jenjangnya," katanya.

Kepada seluruh orangtua, Salimah juga menghimbau untuk memperbaiki pola interaksi dan komunikasi dengan anak dan mendoakan anak-anak, agar Allah SWT melindungi dan memberikan bimbingan.
×