Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Silaturrahim Syawal dan Brainstorming Bahas Persoalan Kepemudaan

Senin, 01 Juni 2020 | 12:30 WIB Last Updated 2020-06-05T18:31:55Z
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah Imam Nawawi saat memberikan pengantar dalam acara silaturrahim dan brainstorming pemuda, Senin, 1 Juni 2020 (Foto: Dicky Saputra/ Nasional.news)

DEPOK - Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah Jabodebek menggelar acara silaturrahim Syawal di Depok, Jawa Barat, Senin (1/6/2020). Acara digelar secara terbatas dan dengan memperhatikan protap pencegahan Covid-19.

Pada kesempatan silaturrahim ini, panitia mengundang berbagai unsur kalangan pemuda untuk berpartisipasi dalam sesi bertukar pikiran (brainstorming) untuk menganalisis situasi dan menghasilkan solusi dalam menghadapi persoalan kekinian terutama yang bersinggungan dengan pemuda.

Ketua Umum Pemuda Hidayatullah Imam Nawawi yang didapuk menjadi pemantik diskusi, menyampaikan beragam tantangan yang tengah dihadapi pemuda yang membutuhkan solusi praktis dewasa ini.

"Berbagai masalah yang ada tersebut adalah tantangan bagi kita untuk hadir sebagai problem solver," kata Nawawi.

Senada dengan itu, Pengurus PP Pemuda Hidayatullah Tri Winarno yang turut hadir dalam brainstorming ini menyampaikan bahwasanya peran pemuda perlu terus dikuatkan.

Menurutnya, sebagai pemuda kita perlu berproses sehingga bisa turut mengambil peran dalam kebaikan sekecil apapun itu bahkan walaupun hanya ditugaskan menjadi sebagai guru ngaji.

"Lulus dari perguruan tinggi dan biasa langsung ditugaskan, yang ada dibenak kita ketika di tempat tugas tidak muluk-muluk. Ya ngajar Al Qur'an, silaturrahim dan lain-lain," katanya.

Acara yang berlangsung secara interaktif ini dibuka oleh senior yang juga pembina Pemuda Hidayatullah, Ust Khairil Baits.

Dalam pengarahannya, beliau mendorong pemuda untuk selalu berinovasi dan berusaha untuk selalu melahirkan terobosan besar yang bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara.

Ia juga mendorong agar pemuda menjadi pribadi bervisi atau berwawasan Islam yang setiap aktifitasnya diorientasikan untuk kemajuan Islam yang membawa umat manusia pada cahaya hidayah dan merawat alam semesta (kaffatan linnas rahmatan lil 'alamiin).

Ketua panitia Haniffudin Chaniago mengatakan bangsa kita hari ini tengah menghadapi situasi yang sulit baik dari sisi ekonomi, sosial, budaya, hukum, keamanan dan sebagainya.

Karena itu, kata dia, pemuda perlu terlibat mengambil peran, setidaknya pada lingkungan atau komunitas di mana dia berada.

Acara silaturrahim bersama brainstorming ini menurut Haniffudin ingin menemukan masalah dalam pembacaan pola, motif, interaksi, determinasi dan proyeksi masa depan pemuda dengan memberikan kesempatan generasi muda millenial ini untuk mengemukakan pendapatnya.

"Hasil dari kegiatan ini akan ditelaah lebih lanjut untuk menjadi evaluasi dan pengayaan materi kita dalam menguatkan langkah ke depan," pungkas Hanif.
×