Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Disambut Positif, Merger Bank Syariah Negara Diharap Terus Layani UMKM

Rabu, 08 Juli 2020 | 10:23 WIB Last Updated 2020-07-08T11:09:27Z
Suhardi Sukiman (Foto: Deden/ Nasional.news)

JAKARTA -  Rencana merger bank syariah milik negara disambut positif. Salah satu ketua Salam Institute Suhardi Sukiman mengatakan merger ini tidak saja akan berdampak pada akselerasi, efisiensi dan skala, melainkan juga diharapkan semakin menopang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai jumlah mayoritas yang mencapai 99 persen lebih dibanding usaha besar.

"Kita menyambut positif rencana penggabungan ini, apalagi Kementerian BUMN telah menegaskan menjadikan UMKM sebagai prioritas sasaran pembiayaan," kata Suhardi dalam keterangannya kepada Nasional.news, Rabu (8/7/2020).

Suhardi mengatakan, penggabungan tersebut akan berdampak pada ekosistem bank syariah sehingga dengan itu diharapkan semakin menguatkan pelayanan kepada UMKM yang telah mendapatkan jaminan penyaluran kredit perbankan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (BI) Nomor 17/12/PBI/2015.

Menurut Koordinator Relawan Millenial Sahabat Dai ini, perbankan syariah merupakan salah satu sektor keuangan Islam yang terus berkembang sehingga dapat menjangkau umat lebih luas seiring kian bertumbuhnya pengguna.

Karenanya, lanjut dia, merger bank syariah negara ini diharapkan menjadi salah satu ikhtiar yang secara konstruktif mendorong pemantapan pengelolaan bank syariah yang amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaftif, dan terus mengusung semangat berkolaborasi.

"Sebagaimana jargon BUMN Berakhlak, penggabungan ini kita harapkan betul akan mendorong bank syariah negara untuk semakin hebat dan teguh melayani umat," kata Suhardi yang juga mantan Ketum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah periode 2016-2019 ini.

Selain itu, Suhardi meningatkan, kian membiaknya bank syariah negara ke depan dengan merger ini jangan sampai lantas membuat mereka abai terhadap pilihan pendanaan sektor riil yang hanya memberikan kredit pada satu usaha besar semata.

"Sebagaimana komitmennya, UMKM harus menjadi prioritas utama," tegas Suhardi memungkasi.

Seperti diwarta, rencana merger bank syariah negara ini telah disiapkan sejak awal 2019. Bank Mandiri Syariah, BNI Syariah, BRI Syariah, dan BTN Syariah, akan dilebur demi akselerasi ekonomi syariah di tanah air. Merger ini sendiri ditargetkan rampung Februari 2021.
×