Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Menjadi Mahasiswa Produktif di Saat Pandemi Covid-19

Selasa, 15 September 2020 | 11:38 WIB Last Updated 2020-09-15T04:56:25Z


TELAH kita ketahui bahwa pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia yang cukup menelan banyak korban. Bencana ini juga sudah mengganggu banyak aktivitas masyarakat bukan saja di Indonesia tapi juga penduduk dunia. 


Akibatnya, kita, dengan terpaksa atau sukarela, harus lebih banyak mengurung diri di rumah sebagai upaya pencegahan penularan virus corona ini. Nah, pasti bosan banget dong kitanya karena harus berdiam diri di rumah.


Namun ternyata, sebenarnya banyak aktivitas produktif yang dapat kita lakukan selama masa pandemi ini ketimbang hanya berdiam diri. 


Di tengah pandemi ini, orang orang khususnya di kalangan mahasiswa sering mengeluhkan penat dan bosan karena ruang gerak yang dibatasi. 


Menonton serial drama di salah satu platform atau membantu pekerjaan orang tua di rumah menjadi pilihan kegiatan sebagian besar mahasiswa selain mengerjakan tugas perkuliahan. Namun, ternyata di tengah pandemi ini kita bisa menjadi lebih produktif, lho.


Perlu ditekankan bahwa pemaknaan kata produktif di sini tidak melulu soal mencari uang. Produktif tidak melulu terkonotasi dengan hal hal material yang kapitalistik, melainkan ia juga bisa bermakna immaterial yang value added


Jika kamu melihat arti produktif dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), maka akan didapatkan arti; 1) bersifat atau mampu menghasilkan (dalam jumlah besar), 2) memberi hasil atau manfaat, 3) mampu menghasilkan terus dan dipakai secara teratur untuk membentuk unsur-unsur baru.


Nah pada kesempatan ini, sebagai sesama mahasiswa, saya ingin sekali membagikan kiat-kiat berikut, yang, tentu saja, sudah saya praktikkan terlebih dahulu. 


Tips ini spesial untuk kalian semua yang sedang galau harus ngapain, sementara kalian memiliki waktu yang sebetulnya sangat banyak. Kiat ini khususnya anak muda sebagai individu agar bisa terus produktif selama berkegiatan di rumah.


Ok, check it out!


1. Ambil peluang

Kamu harus agresif. Jangan pasif. Ambil peluang yang datang kepadamu. Bertindak, berbicara, berperilaku, berpikir, semua itu didasari dengan landasan positif thinking. Pikirkan terlebih dahulu dan setelah itu eksekusi. 


Peluang yang ada harus dimanfaatkan sebaik baiknya secara positif. Tidak perlu ragu dan banyak pertimbangan. Selama itu kebaikan, lakukan. Jangan tunda. Hal ini bisa menjadi motivasi bagi pelajar, khususnya mahasiswa dalam hal memicu produktivitas. 


2. Buat agenda

Kamu harus mengatur agenda atau aktifitasmu agar terukur dan jelas kinerjanya. Jangan sampai hari harimu habis tanpa goal yang jelas. Betapa tololnya mahasiswa yang dalam sehari waktunya hanya habis untuk bermain game, nonton drama, rebahan di depan televisi, bermain gadget dan menikmati keletihannya yang tanpa aktifitas fisik.


Jika ingin tetap produktif selama di rumah, mulailah dari penjadwalan. Buat jadwal keseharian dari seminggu atau bahkan sebulan kedepan untuk mengontrol apa saja target yang sudah dicapai per harinya. Hal ini harus kamu lakukan jika ingin mengontrol produktivitas kita secara rutin.


3. Lakukanlah

Cobalah memberikan waktu untuk diri sendiri. Lakukan sesuatu yang menurut kita positif dan bisa bermanfaat bagi diri sendiri meski seminim apapun. Jangan suka berdiam diri di kamar dan menghabiskan waktu memantau dinding media sosial bahkan masuk ke kamar mandi pun bawa gadget. 


Seorang mahasiswa/ mahasiswi atau anak muda yang suka berdiam diri sambil bermain smartphone berlebihan biasanya memiliki kebiasaan buruk seperti kecanduan onani atau bermasturbasi. Hal ini tentu sangat berbahaya. Jika sudah candu, sukar untuk ditinggalkan.


Mahasiswa yang terbiasa "kawin imajiner" seperti bermasturbasi akan sangat berdampak buruk pada kepribadiannya. Dia akan menjadi minder, tidak percaya diri, penakut, khawatir berlebihan serta enggan bersosialisasi dan bekerja bakti. 


4. Singkirkan penghambat

Pada momen tertentu, mungkin kamu akan menghadapi situasi sulit untuk mengendalikan diri sendiri. Kamu harus menyelesaikan tugas kampus, namun di waktu yang sama ada godaan untuk menonton film. Maka kamu harus berani memutuskan bahwa tugas kampus adalah prioritas utama. Singkirkan segala penghambat yang mencoba mengalihkan perhatianmu. 


Fokuslah terlebih dahulu dengan pekerjaan yang wajib kamu selesaikan. Jangan membuka layar aplikasi lain selain lembar kerja. Bahkan kalau perlu matikan semua jaringan internet kamu, terutama media sosial agar fikiranmu tidak teralih. 


Jangan menunda atau bahkan meninggalkan tugas yang harus dikerjakan. Caranya, Anda bisa menyingkirkan terlebih dahulu sesuatu yang menghambat kerja, seperti gadget atau konsol permainan. 


Dan, yang paling penting yang harus saya utarakan, jangan banyak berkhayal tentang kesenangan kesenangan dunia dan hal hal imajinatif lainnya. Jadilah anak muda yang realistis. Semakin kamu realistis, maka semakin kamu menemukan jatidiri dan menjadi dirimu sendiri. 


Keluarlah dari kungkungan habitat yang menjadikan dirimu selalu berada dalam zona nyaman. Tinggalkan kebiasaan buruk seperti bermain game yang sama sekali unfaedah. Kesenangan semu itu hanya akan menjadikanmu gagal menjadi manusia sukses. 


Semoga artikel ini dapat membantu dan menjadi inspirasi disaat work from home saat ini. Semoga kamu semakin produktif dan bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. 


*) HABIB ABDULLAH AZZAM, penulis adalah mahasiswa STEI SEBI Depok

×