Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Arief Rosyid Kunjungi Kebun Hidroponik Ponpes Hidayatullah Depok

Rabu, 09 Desember 2020 | 14:00 WIB Last Updated 2020-12-16T03:18:49Z


DEPOK - Tokoh milenial Muhammad Arief Rosyid Hasan berkunjung ke kebun hidroponik Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020). 


Arief yang juga inisiator terbitnya Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan ini meninjau langsung aktifitas perkebunan yang berlokasi di lingkungan pesantren di Kalimulya, Kebon Duren, Cilodong, Depok.


Dalam kesempatan tersebut, Arief juga berkesempatan berkeliling melihat suasana dan lingkungan pondok pesantren yang berdiri sejak tahun 1990-an ini. 


"Berkunjung ke Pesantren Hidayatullah Depok, melihat bagaimana integrasi kehidupan dunia akhirat dalam satu tarikan nafas," katanya. 


Hidayatullah Depok sendiri kini mengelola berbagai amal usaha seperti sekolah agama Islam dari PAUD hingga Perguruan Tinggi, juga terdapat aktivitas ekonomi lain seperti pertanian, peternakan, perikanan, minimarket dan lain lain. 


Kampus Hidayatullah Depok sendiri merupakan bagian dari salah satu cabang jaringan Hidayatullah yang kali pertama berdiri sejak 47 tahun lalu di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kini Hidayatullah meluaskan khidmatnya ke seluruh Indonesia.


"Semoga terus tumbuh keseimbangan dunia akhirat di berbagai sektor kehidupan," kata pendiri Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) ini memungkasi. 


Seperti diketahui, Arief Rosyid adalah tokoh yang menyerahkan dokumen yang memuat urgensi diadakannya penyelenggaraan pelayanan kepemudaan disaat ia menjadi Ketua Umum PB HMI kepada Presiden Joko Widodo. Isi dokumen tersebut adalah tuntutan dihadirkannya kebijakan pengarusutamaan pemuda.


Dokumen itu kemudian membuahkan hasil yang terbilang monumental dimana akhirnya pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan.


Pada April 2019, Arief dkk kembali mendesak pemerintah agar segera membentuk Pokja sebagai tindak lanjut Perpres 66/2016 tersebut. Desakan itu membuahkan hasil dengan terbentuknya Pokja pada tanggal 20 Mei 2019.


Perhatian Arief pada masalah kepemudaan tidak saja pada bidang pengembangan mutu dan kapastitasnya dalam hal kompetensi spesialis dan praktis pada beragam sektor, Arief juga kerap tour ke berbagai daerah dalam mengkampanyekan pentingnya peran pemuda dalam menghidupkan ekonomi di bidang agrobisnis. 

×
Wakaf Yuk Amal Abadi ++