Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Menggeluti Bisnis Kecantikan, Strategi, Berbagai Potensi dan Risikonya

Sabtu, 26 Desember 2020 | 09:33 WIB Last Updated 2020-12-26T03:16:35Z



Oleh Fairus Diana Sunniyah


MENJAGA kesehatan kulit kini bukan hanya kebutuhan kaum wanita saja, pada pria pun sekarang sudah peduli perawatan diri dengan menggunakan produk produk kesehatan kulit dan kosmetik. Itu artinya, pangsa pasar produk kecantikan semakin meluas. 


Dengan realita tersebut maka membuka usaha produk perawatan kulit bisa menjadi bisnis yang menjanjikan, apalagi untuk terjun ke dunia bisnis ini kian mudah dengan adanya situs jual beli online.


Skincare sudah menjadi industri besar saat ini dan kenyataan tersebut telah menyentuh tidak saja masyarakat perkotaan melainkan juga telah ikut mempengaruhi gaya hidup hingga ke desa desa. Lihat saja bagaimana menjamurnya skincare dengan berbagai merk dan diversifikasi masing masing produk. 


Ada begitu banyak penawaran dari banyak perusahaan yang menawarkan berbagai produk dan alat yang begitu memukau, seolah semua masalah kencantikan bisa begitu mudah diselesaikan. Kesadaran yang tumbuh di antara pelanggan, potensi pertumbuhan industri dan perubahan dalam adegan startup di industri kecantikan telah membuat skenario pasar cukup menarik.


Patut dicatat bahwa media sosial telah membuat bianglala dalam sektor ini semakin beragam dengan berbagai tantangannya. Ketika masuk ke bisnis baru, Anda harus siap menghadapi tantangan dan peluang yang datang. 


Berikut adalah beberapa tantangan utama yang seringkali dihadapi pengusaha saat memulai bisnis baru di sektor kecantikan serta strategi praktis dalam mengatasinya:


Kompetisi yang ketat


Pada era digital sekarang, pesaing pasar sangat meningkat. Jika tidak kuat berkompetisi, maka Anda akan tumbang. Ketika tidak punya inovasi, maka suatu bisnis akan ditinggalkan bahwa kehilangan konsumen. 


Salah satu strategi meningkatkan kopetisi ini adalah dengan cara iklan atau memasarkan produk secara fleksibel sesuai dengan kecenderungan pasar (adaptable). Saat ini juga sudah banyak cara untuk melakukan pemasaran produk baik dengan melalui media sosial yang ada, misalnya dengan Instagram, Facebook, Tiktok, dan lain lain, maupun dengan skema direct selling. 


Selain melakukan iklan di media sosial, bisa pula dilakukan dengan cara endorse ke influencer melalui Instagram atau Tiktok. Endorse ini bisa meningkatkan kepercayaan pembeli melalui review influencer kepada followersnya.


Akan tetapi, sebaiknya persaingan bisnis tidak perlu terlalu dipikirkan, yang penting kita fokus dalam memproduksi prodil berkualitas atau memberikan jasa kepada konsumen kita. Intinya semakin baik kualitas yang kita berikan maka semakin setia juga konsumen terhadap produk atau layanan yang kita berikan.


Investasi besar


Memulai bisnis baru memang selalu menantang, terutama seringkali yang dianggap sangat krusial adalah modal finansial. Tapi, tentu saja, uang tidak selalu menentukan, justru mindset yang harus dibangun adalah bagaimana menjalankan bisnis dengan kalkulasi yang matang, efektif dan efesien. 


Anda perlu catat bahwa menjadi wirausahawan baru dalam industri apa pun membutuhkan banyak waktu untuk memulai bisnis. Ada banyak pengusaha yang memiliki ide hebat, omongan besar, strategi hebat, tetapi mereka kekurangan dana sehingga untuk itu mereka membutuhkan investor. 


Mendapatkan investor untuk berinvestasi dalam bisnis baru itu jelas sulit dan membutuhkan kerja keras, karena investor perlu mempercayai kesetiaan perusahaan dan mendapatkan kembali dalam rentang waktu singkat 3-5 tahun. Investor menginginkan pengusaha untuk memastikan bahwa produk perusahaan mengambil di pasar sangat cepat.


Standar kualitas


Semua orang sadar akan pentingnya kecantikan hari ini. Ketika kita berbicara tentang 'grooming', semua orang menginginkan kosmetik atau produk kecantikan dari merek terkenal. Kunci keberhasilan untuk membangun perusahaan adalah menetapkan dan mempertahankan standar yang tinggi.


Sebuah perusahaan tidak bisa unggul dalam segala hal sehingga pengusaha perlu berpikir dan mengukur di mana benar-benar rencananya cocok terutama ketika itu adalah startup, untuk menetapkan standar kualitas hanya pada awal dan untuk dapat mempertahankannya.


Membangun kepercayaan dengan pelanggan 


Untuk bisnis atau startup di bidang kecantikan, sangat sulit untuk memasuki pasar dan membuatnya tumbuh sangat cepat karena persaingan. Ada banyak tantangan bagi seorang pengusaha untuk memulai bisnis dan membuatnya tumbuh dengan sangat baik di industri bahkan setelah memiliki begitu banyak pesaing di pasar.


Bagi seorang pengusaha, setiap momen adalah kompetisi dan untuk memenangkan kompetisi Anda membutuhkan potensi. Bisnis yang baik tidak dapat dibangun tanpa mengatasi tantangan, tidak peduli seberapa bagus bisnisnya di pemasaran, tetapi kita harus memiliki antusiasme untuk membangun bisnis yang tumbuh dengan sangat baik di pasar bahkan setelah menghadapi persaingan yang ketat.


Dan saat ini banyak keluhan pembisnis bagaimana melakukan bisnis kecantikan pada saat pandemi? Dunia kecantikan di Indonesia sedang berada dalam transformasi besar sebelum pandemi covid 19 melanda. Merek lokal semakin banyak yang hadir melalui platform digital dan tak kalah dengan merk besar.


Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak bisnis kecantikan yang bergantung pada toko toko offline sebagai pemasukan utamanya. Akibat dari covid 19 ini, sektor kecantikan ditantang oleh berbagai pembatasan Berskala yang menghambat para pembeli untuk pergi ke pusat perbelanjaan. 


Para pelanggan kini tidak dapat lagi secara fisik pergi ke toko dan mencoba produk kecantikan yang mereka inginkan. Alhasil, berbagai macam merek kecantikan gencar berinovasi dan membawa interaksi serupa secara online seperti melakukan live Instagram, giveaway, atau bahkan webinar dengan influencer.


Bisnis kecantikan harus fokus terhadap pengembangan bisnis tanpa harus memikirkan hal hal yang dapat di auto asi seperti menerima pembayaran. 


Kehadiran merek merek lokal yang lebih menarik di pasaran mungkin menjadi titik baru bagi masa depan industri kecantikan di Indonesia. Bisnis kecantikan yang tadinya kerap diasosiasikan dengan interaksi tatap muka akan mulai bergeser menuju dunia maya yang serba mudah, interaktif dan lebih efisien.


Kesimpulannya, dengan lebih banyak kesadaran dan pengetahuan, industri kecantikan dan kesehatan bisa melihat peningkatan dalam waktu dekat. Industri akan terus berkembang dan memiliki potensinya sendiri, yang, sayang untuk dilewatkan. 


Hari demi hari, tantangan terus meningkat dan di masa mendatang, tes utama untuk merek kebugaran dan kecantikan akan mempertahankan basis pelanggan mereka dan mempertahankan standar kualitas yang baik.


*) FAIRUS DIANA SUNNIYAH, penulis adalah mahasiswi STEI SEBI Depok

×
Dari JempolKU Beramal+