Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tokoh Wanita Malaysia Suriani Sudi Soroti Gempuran Feminisme

Senin, 07 Desember 2020 | 07:00 WIB Last Updated 2020-12-07T04:10:12Z

Ketua Wanita ISMA Malaysia Dr Suriani binti Sudi (Foto: Ismaweb/ Nasional.news)

JAKARTA - Tokoh wanita negeri jiran Malaysia yang juga Ketua Wanita Ikatan Muslimin Malaysia (ISMA), Dr Suriani Sudi, menyoroti massifnya gempuran feminisme yang kemudian mempengaruhi kaum muslimin. 


Hal itu dikemukakan Suriani saat menjadi narasumber dalam acara Webinar Series Ketiga yang diadakan Panitia Musyawarah Nasional (Munas) V Muslimat Hidayatullah digelar secara virtual, Sabtu (5/12/2020). 


Dalam webinar yang juga disiarkan melalui kanal Youtube Hidayatullah ID dan TV Pertiwi Malaysia ini, Suriani memaparkan pentingnya ketahanan keluarga dalam menangkal pengaruh paparan negatif dari luar.


Suriani juga menelisik sejarah feminisme dengan menjelaskan mulai dari awal mula peradaban barat dan kedudukan perempuan pada masa itu hingga peradaban barat dalam masa modern dan peran perempuan di dalamnya. 


Dia menyinggung tentang dampak dari berbagai macam paham dan gaya hidup yang lahir dari peradaban barat terkhusus paham feminisme yang berhasil masuk ke dunia Islam melalui penjajahan, serangan pemikiran dan sistem pendidikan.


"Sehingga (feminisme) mempengaruhi wanita muslim yang lemah dalam hal agama," kata Suriani seperti dalam keterangan Panitia Munas V Muslimat Hidayatullah diterima media ini, Senin.  


Dia menyebut Al-Ittihad Al-Nisa'i Al-Misri (The Egyptian Feminist Union) sebagai contoh. 


"Mereka adalah orang Islam yang memperjuangkan feminisme, jadi sebenarnya mereka melahirkan orang Islam yang melawan Islam itu sendiri," tukasnya. 


Penerima penghargaan Perkhidmatan Cemerlang KUIS 2009 dan 2018 tersebut menyebutkan setidaknya ada empat serangan yang mengancam integritas muslimah, yaitu tuntutan persamaan hak, tanggung jawab istri, kontes kecantikan, dan masalah hijab. 


Terakhir, ia menekankan pentingnya wanita memastikan kesuksesan peran mereka di rumah, sebagai titik awal perjuangan mereka. 


"Nasib suatu bangsa bergantung bagaimana seorang ibu membentuk anak-anaknya." tambah peneliti dalam bidang hadits, psikologi dan pemuda ini.


Ketua Departemen al-Qur’an dan Sunnah International Islamic University College Selangor ini selanjutnya memaparkan empat faktor yang membedakan peradaban Islam dari peradaban barat. Pertama adalah tauhid, yang dapat membebaskan individu dari kesewenang-wenangan makhluk manapun di alam semesta. 


Kedua, lanjutnya, adalah tawazun (keseimbangan) dan sikap wasathiyah (pertengahan) dalam seluruh aspek kehidupan. 


Ketiga, pencetakan individu paripurna (insan kamil) dengan berlandaskan pada al-Qur’an. Yang terakhir adalah ajaran Islam, yang mengatur seluruh aspek kehidupan seperti aspek spiritual, moral, ekonomi, sosial, politik, dan hukum.

Webinar Series 3 Pra Munas V Muslimat Hidayatullah (Foto: Tangkapan layar via Youtube/ Nasional.news)

Lebih jauh dalam pemaparannya, tokoh wanita asal negeri jiran yang juga akademisi itu menjelaskan tentang tombak penegak peradaban umat yang bisa dibagi menjadi dua aspek: rohani-spiritual, dan fisik. 


Dengan merujuk kepada praktik Rasulullah SAW ketika baru saja hijrah di Madinah, Dr. Suriani menekankan pentingnya pembentukan identitas melalui penanaman aqidah yang kuat serta penguatan ikatan ukhuwah sesama muslim. 


Pada kesempatan tersebut, Suriani bersanding dengan Ketua Umum PP Muslimat Hidayatullah Dr. (Cand.) Reny Susilowati, M.Pd.I ) dalam seminar yang mengusung tema “Meneguhkan Integritas Muslimah Demi Tegaknya Peradaban Islam" itu dan dimoderatori oleh Ani Chaerani.


Diketahui, Muslimat Hidayatullah akan menggelar Musyawarah Nasional V secara virtual. Acara berpusat di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Kota Depok, Jawa Barat. Dengan dihadiri 33 peserta sebagai perwakilan tiap Pengurus Wilayah (PW) Mushida yang ada di berbagai provinsi.


Perhelatan akbar lima tahunan itu akan digelar pada 26-27 Desember 2020 dengan mengusung tema "Meneguhkan Integritas Muslimah Demi Tegaknya Peradaban Islam".*/Fadhilah AAA

×
Dari JempolKU Beramal+