Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Korban Hilang di Perairan Bontang Ketua MUI Marangkayu

Minggu, 10 Januari 2021 | 11:41 WIB Last Updated 2021-01-10T05:22:17Z

Muhammad Toha (Foto: istimewa/ nasional.news)

BONTANG - Salah seorang nelayan korban yang masih dinyatakan hilang di laut Bontang diketahui adalah seorang guru ngaji. Korban juga diketahui merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.


"Beliau merupakan ketua Majelis Ulama Indonesia kecamatan Marangkayu," kata Suherman Rahman ketika dihubungi media ini, Ahad (10/1/2020). 


Laki laki bernama lengkap Ust Muhammad Toha, SH.I merupakan korban hilang diduga karena tertabrak kapal tanker, di sekitar perairan Telaga Serang, Bontang, kejadian sekitar pukul 05.15, Ahad dini hari (10/1/2021). 


Suherman mengatakan kenal dengan sang ustadz walaupun tak sering bertemu. "Ketika ingin mencetak spanduk, beliau pasti hubungi saya," kata Suherman yang juga pemilik usaha desain dan layanan percetakan di desa Santan Tengah ini.


Sebagai seorang ulama, Toha sering menjadi khatib Jum'at di berbagai masjid di Kutai Kartanegara termasuk di desa Santan, Marangkayu. Disebutkan Suherman, ia juga kerap mengisi pengajian baik tingkat desa maupun kecamatan. 


Suherman terus berdoa dan berharap Ust Toha yang masih dalam pencarian ini kondisinya sehat dan selamat serta dapat segera ditemukan oleh tim pencari yang sudah bergerak sejak subuh tadi. 


Selain aktifitasnya sebagai aparatur sipil negara, guru dan juga ustadz, Toha dikenal sebagai bapak yang baik dan humoris ini juga memang cukup rutin turun ke laut memancing ikan.  


"Beliau orangnya humoris. Beliau memang pemancing, bahkan kadang tiap hari turun apalagi pas corona," tukas Suherman menandaskan. 


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bontang Ahmad Yani yang dikonfirmasi media ini mengatakan peristiwa laka laut terjadi pada hari Ahad sekitar pukul 05:15 WITA. 


Peristiwa dilaporkan oleh seorang warga bernama Nirwan yang tinggal di Jl Pangandaran RT 12 Kelurahan Berbas Pantai. Nirwan menerima Informasi dari seorang pemancing bernama pak Rom bahwa ada kapal pemancing yang tertabrak kapal tanker. 


"Lokasi di daerah sekitar laut Serang. Penumpang kapal sebanyak empat orang. Informasi sampai dengan pukul 07.00 wita, tiga orang telah ditemukan dalam kondisi selamat," kata Yani yang dihubungi kaltimtoday.com beberapa saat lalu.


Hingga kini pencarian masih terus dilakukan. Adapun ketiga korban yang telah ditemukan dalam kondisi selamat kini sudah bertemu keluarga.  (ain/cha)

×
Dari JempolKU Beramal+