Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Direktur PAUD Kemendikbud Terima Bunda PAUD Kota Palu dan Rombongan

Rabu, 21 April 2021 | 14:35 WIB Last Updated 2021-04-22T11:41:57Z

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Dr Muhammad Hasbi menerima Bunda PAUD Kota Palu Hj Diah Puspita dan akademisi Ikatan Doktor PAUD Indonesia Dr Padlia Parakasi, M.Pd serta rombongan di Jakarta, Rabu, 21 April 2021 (Foto: Istimewa/ Nasional.news)

JAKARTA - Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Dr Muhammad Hasbi menerima Bunda PAUD Kota Palu, Hj Diah Puspita dan rombongannya di Kemendikbud, Gedung E Lantai 7, Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (21/4/2021). 


Pertemuan tersebut terbilang spesial sebab bertepatan dengan peringatan Hari Kartini yang jatuh pada hari yang sama. 


Muhammad Hasbi dalam kesempatan dialog menyampaikan pentingnya pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini baik dari sisi pengembangan dan perluasan akses.


Hasbi juga mengutarakan pentingnya ketersediaan layanan dan kebutuhan anak usia dini untuk mendapat pendidikan yangg terjangkau dalam pemenuhan kebutuhan esensial anak usia dini. 


Lebih jauh, Direktur PAUD Kemendikbud juga mengemukakan pengarusutamaan perbaikan tata kelola pendidikan anak usia dini yang akan mendorong pencapaian PAUD berkualitas. 


Tak kalah penting, lanjut Hasbi, persoalan stunting dan masalah lingkungan pada ketersediaan sanitasi dan air bersih juga menjadi stressing dalam pertemuan itu.


"Hal ini perlu mendapat perhatian dan keterlibatan berbagai pihak sangat diperlukan karena pondasi awal dalam peletakan pendidikan sesungguhnya dimulai dari pemenuhan standar pendidikan sejak dini," kata Hasbi. 


Hasbi berharap, dengan penguatan peran Bunda PAUD sebagai pendamping dari kepala pemerintahan dari setiap jenjang baik dari presiden sampai tingkat pemerintahan terkecil kelurahan/ desa, maka Bunda PAUD mampu memainkan peran penting guna bersinergi dalam membangun karakter dan nilai-nilai dalam pengembangan anak secara simultan dan berkesinambungan.


Hj Diah Puspita sebagai Bunda PAUD Kota Palu sangat mengapresiasi atas pertemuan dengan Direktur PAUD baru yang belum lama dilantik ini. 


Diah berharap, PAUD dibawah Hasbi akan terus belajar dan kian meningkatkan peran aktif dalam upaya memperbaiki 3 masalah penting di dunia pendidikan anak usia dini.


"Terutama dalam perluasan akses agar PAUD mudah menjangkau, perbaikan kualitas baik guru dan tenaga pendidik hingga pada manajemen tata kelola yang baik," kata Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu ini.

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Dr Muhammad Hasbi menerima Bunda PAUD Kota Palu Hj Diah Puspita dan akademisi Ikatan Doktor PAUD Indonesia Dr Padlia Parakasi, M.Pd serta rombongan berfoto bersama usai silaturrahim di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Rabu, 21 April 2021 (Foto: Istimewa/ Nasional.news)

Diah Puspita menyambut baik apa yang menjadi harapan Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikbud. Pihaknya pun sampaikan rasa syukur sebab Kota Palu menjadi prioritas peluncuran berbagai program dan bisa menjadi piloting program dengan adanya Perwali tentang PAUD Holistik Integratif.


Dia menambahkan, Palu sebagai proyek program percontohan tersebut dikuatkan dengan adanya Perda Tahun 2020 Kota Palu sebagai Kota Layak Anak (ramah anak).


Dalam kesempatan tersebut, turut pula hadir Dari Dinas Pendidikan dan Kebudyaan Kabid PAUD Dikmas Yohana Rorimpandey dan Kepala BPP PAUD Sulteng Syafrullah yang juga mensupport dan menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Bunda PAUD.


Sementara itu, akademisi Ikatan Doktor PAUD Indonesia Dr Padlia Parakasi, M.Pd, yang juga turut mendampingi Tim Bunda PAUD dalam pertemuan itu menyampaikan pentingnya kerjasama dan koordinasi secara intesif baik dengan dinas teknis di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Bunda PAUD dan Pihak Kemendikbud dalam hal ini Direktorat PAUD.


Menurut Padlia, Kota Palu dengan berbagai keistimewaannya, akan semakin menguatkan peran -peran stategis bunda PAUD, bekerjasama dengan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan steakholder terkait semua.


"Dengan bahu membahu demi tercapainya pendidikan, pengasuhan dan perlindungan secara holistik dan integratif terhadap anak usia dini dengan demikian anak Indonesia menjadi anak yang cerdas, berkarakter dengan pemenuhan baik gizi, kesehatan dan juga kebutuhan lainnya," pungkas Padlia. (ybh/hio)

×
Dari JempolKU Beramal+