Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Hidayatullah Bersama Ormas, Tokoh dan OKP Tangkal Terorisme

Senin, 12 April 2021 | 14:38 WIB Last Updated 2021-04-13T07:46:43Z


TERNATE -- Kepolisian Negara Republik Indonesia kini tengah berperang melawan terorisme, akan tetapi Polri tidak dapat melaksanakan semua itu sendiri tanpa adanya peran aktif dari berbagai pihak.


Mengingat hal tersebut, Polda Maluku Utara siang tadi melaksanakan silaturahmi dengan para tokoh agama, masyarakat, dan ormas/OKP Maluku Utara yang bertempat di Aula Kieraha Polda Maluku Utara, Senin (12/4/2021). 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh PJU Polda Maluku Utara, Ketua MUI Maluku Utara, Ketua FKUB Malu, Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Kalumata, Ketua PWNU Malut, Ketua Dewan Masjid Indonesia Malut.


Ada pula pengurus DPD KNPI Malut, Ketua Yayasan Muhammadiyah Malut, Pastor Gereja Katolik Santo Wilbrodus, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia juga Kesatuan Aksi Mahasiswa Islam.


Ada juga Ketua BKPRMI, Ketua Pemuda Alkhairat, Pimpinan Panti Asuhan Bahtera Kie Raha Moya, Ketua IDI Malut, DPD IMM Malut, PKC PMI Malut, Presma BEM Unkhair, Ketua FKPPI Malut, Ketua GMNI malut, Ketua GMKI Malut, ketua IMND Malut.


Lalu ada ketua Barisan Pemuda Nusantara Malut, ketua keluarga besar Putra putri Polri, dan Ketua Forum Koordinasi Penanggulangan Teroris Maluku Utara.


Dalam pertemuan yang mengangkat tema Kemitraan Polri dengan Stakeholder dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas di Wilayah Maluku Utara khususnya berkaitan dengan tindakan terorisme, radikalisme dan intoleransi.


Kapolda Maluku Utara menyampaikan bahwa Polri khususnya Polda Mauku Utara dalam melaksanakan tugas kepolisian tidak dapat bekerja sendiri, melainkan harus mendapat dukungan dari berbagai pihak.


Polri, kata dia, harus mendapat dukungan dari para tokoh agama, masyarakat dan ormas dalam pelaksanaan tugas pokoknya yaitu memelihara Kamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan Hukum.


Terkait terorisme, Kapolda menjelaskan bahwa permasalahan terorisme masih menjadi persoalaan yang serius di Indonesia walaupun sudah banyak pelaku teror yang berhasil ditangkap. 


Terkait dengan terorisme dan radikalisme, Kapolda juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk selalu menghilangkan rasa saling curiga, serta dapat hidup berdampingan antar umat beragama dengan rukun.


“Dengan kerukunan kita dapat mengatasi semua permasalahan secara arif dan bijaksana, karena kerukunan merupakan sumbangan terbesar umat beragama dalam menegakan persatuan dan kesatuan bangsa,” ucap Kapolda.


Kapolda juga berharap kepada seluruh tokoh agama, masyarakat dan ormas yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk selalu tanggap terhadap aspirasi masyarakat yang di sampaikan oleh pemuka agamanya.


“Karena pemuka agama adalah penyambung lidah dan penerjemah umat, maka dari itu para tokoh agama dapat membimbing umatnya masing-masing dalam mengamalkan ajaran agamanya secara proporsional,” imbuhnya..


Usai silaturahmi, Kapolda Maluku Utara memberikan bantuan sosial secara simbolis kepada Pimpinan Ponpes Hidayatullah Kalumata dan Pimpinan Panti Asuhan Yayasan Bahtera Kieraha Moya.


Diakhir kegiatan, Kapolda Maluku Utara beserta tokoh agama, masyarakat dan stakeholder melaksanakan deklarasi mengutuk keras tindakan terorisme. (dbs/nn)

×
Dari JempolKU Beramal+