Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Program Pertashop untuk Pesantren sebagai Terobosan Cemerlang

Jumat, 07 Mei 2021 | 09:35 WIB Last Updated 2021-05-07T02:37:23Z

Menteri BUMN Erick Thohir, didampingi Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas, Fanshurullah Asa, dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, meresmikan Pertashop di Pondok Pesantren Nurul Quran, Karang Pucung, Kabupaten Cilacap pada Ahad, 11 April 2021 (Foto: Istimewa/ Dok. Pertamina)

JAKARTA | Wakil Ketua Komite Pemberdayaan Pondok Pesantren, Desa dan UMKM Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Suhardi Sukiman, mengatakan komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memberikan dukungan pembiayaan Pertashop pada ekosistem pesantren akan menguatkan UMKM di komunitas tersebut. 

Karena itu, dia mengapresiasi program ini sebagai sebuah terobosan cemerlang yang mensinergikan dan sekaligus meneguhkan visi Akhlak yang menjadi nilai yang akan diterapkan oleh Kementerian BUMN dalam melayani negeri.


"Seiring dengan sosialisasi yang terus dilakukan mengenai program ini, peluang ini tentu sangat positif dalam menunjang kemandirian usaha mikro kecil dan menengah berbasis pesantren," kata Suhardi di Jakarta, Jum'at (7/5/2021).  


Milenial yang juga pembina Pondok Tahfidz Qur'an Darul Hijrah ini berharap dukungan BUMN sebagai wujud komitmen membangun ekonomi umat bagi usaha mikro, kecil dan menengah berbasis pesantren ini dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh pesantren yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.


Pertamina sendiri berkomitmen mencapai target 10.000 unit Pertashop tiap tahun di seluruh Indonesia,  termasuk 1.000 unit alokasi untuk pondok pesantren.


"Ini harus disosialisasikan dan difahamkan kepada pondok-pondok pesantren. Tentu ini menjadi satu peluang bagi penguatan kemandirian ekononi pondok pesantren terutama di titik yang membutuhkan pelayanan produk ritel Pertamina dalam jalinan kemitraan pondok pesantren dengan BUMN yang sustainable dan beneficial," kata Suhardi.


Diketahui baru baru ini Erik Tohir sebagai menteri BUMN membuka ruang kemandirian ekonomi bagi pesantren yang diantaranya melalui Pertashop.


Pertashop  atau Pertamina Shop adalah outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi, dan produk ritel Pertamina lainnya dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa atau di kota yang membutuhkan pelayanan produk ritel Pertamina.


Dalam pada itu, BUMN seperti PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), BPH Migas dan Pertamina sendiri telah berkolaborasi dan bahu-membahu bersama pemangku kepentingan terkait dalam pemberdayaan ekonomi umat, juga sebagai wujud komitmennya dalam memberi manfaat bagi masyarakat banyak sebagaimana akhlak perusahaan BUMN.


"Dukungan BUMN pada penguatan pemberdayaan UMKM berbasis pesantren sekaligus dalam rangka membangun ekosistem halal dan diharapkan memberi dampak kebermanfaatan yang lebih luas," imbuh Suhardi.


Dalam rangka meningkatkan perekonomian umat, ia pun mengajak pengelola pondok pesantren untuk menjadikan Pertashop sebagai teman usaha yang menguntungkan.


Sebagaimana arahan Menteri BUMN Erick Thohir, Pertashop di pesantren nantinya tidak hanya menjual produk dari Pertamina saja seperti BBM dan LPG.  Melainkan juga sangat memungkinkan menjadi sebuah ekosistem ekonomi di pondok pesantren.


Selain menggerakkan roda perekonomian, kehadiran Pertashop di pondok pesantren juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di sekitar pondok pesantren. 


Pembangunan dan pengoperasian Pertashop juga mengandung kandungan komponen dalam negeri (TKDN) yang sangat tinggi, sekitar 84 persen dilakukan oleh ekosistem dalam negeri, sehingga benar-benar menggerakkan perindustrian dan perekonomian nasional.

×
Advertisement Link di Sini