Notification

×

Iklan

Iklan

Inilah Modal Bisnis Luar Biasa yang Sering Diabaikan

Jumat, 13 Agustus 2021 | 00:35 WIB Last Updated 2021-08-12T17:40:26Z


Oleh Annisya Chusna Chotami


KEBANYAKAN orang menganggap bahwa untuk memulai bisnis perlu modal. Dan, celakanya, tidak sedikit yang terjebak pada mindset yang keliru bahwa modal itu selalu berarti uang.


Padahal, tidak selalu demikian. Uang memang secara valuatif memiliki nilai dan arti yang sangat penting bagi kehidupan, namun duit tidak melulu menjadi penentu bisnis bisa jalan. 


Problemnya sebetulnya adalah pada mindset, seperti sudah saya kemukakan di awal. Saya tekankan bahwa dalam bisnis yang paling utama adalah mindset bisnis, bukan duit, walaupun, sekali lagi, ia memiliki peranan yang amat berarti.


Pada titik ini, saya ingin menekankan lagi bahwa selama ini ada masalah serius dalam cara kita mengidentifikasi masalah, termasuk dalam cara kita memulai bisnis. Kita acapkali mengindentifikasi modal sebagai hal material semata. 


Pola identifikasi semacam itu akhirnya mempengaruhi cara kita mengambil keputusan. Lebih dari sekedar uang, sebenarnya modal terpenting yang kita butuhkan dalam mengkonstruksi bisnis adalah diri kita sendiri. 


Artinya, apa yang melekat dalam tubuh kita ini sudah lebih dari cukup untuk menjadi modal. Inilah modal luar biasa yang sering kali kita lupakan.


Contoh sederhana. Kita punya tangan. Tangan kita ini merupakan sumber daya luar biasa yang bahkan bisa memintal banyak karya. Tanpa tangan, tak mungkin Anda bisa makan. Anda tidak bisa bekerja. Bahkan pada hal hal sederhana, Anda tidak bisa cebok ketika selesai buang air besar. 


Meraih gayung untuk menciduk air saja tak bisa, mana mungkin tanpa tangan Anda bisa membersihkan tubuh Anda. Ini contoh yang amat klise, tapi, setidaknya, ini akan membongkar mindset jadul Anda yang telah memfosil tentang definisi mengenai modal. 


Itu baru tangan. Bayangkan kalau Anda tak punya kaki. Maka Anda tidak bisa jalan-jalan menghabiskan waktu akhir pekan dari cafe ke cafe. Ini modal luar biasa yang Tuhan berikan pada kita. Tapi, tololnya, kita seringkali tak merenungkannya. 


Anda juga punya kepala, inilah modal terbesar Anda! Apakah Anda pernah memikirkan hal ini. Kepala Anda menyimpan anugerah Tuhan yang luar biasa. Dengan kepala, Anda bisa membaca dan memahami tulisan ini.  


Coba bayangkan, di dalam kepala Anda sekarang tersimpan otak, mata dan telinga yang dilindungi oleh batok tengkorak, tulang rahang, tulang parietal, tulang temporal, tulang oksipital, tulang sphenoid, tulang etmoid serta ribuan sel saraf yang menyertainya. 


Dan, Anda masih saja mengeluh tak punya modal? 


Jadi, secara singkat, saya ingin menekankan bahwa Anda punya jutaan modal yang bahkan melekat dalam diri Anda. Namun, sayangnya, Anda menafikkan hal itu dengan pikiran kapitalis dan watak kanibalisme Anda. 


Nah, sekarang, cobalah melakukan sesuatu. Apa yang ingin Anda capai itu ditentukan oleh langkah pertama dan langkah berikutnya. Jika Anda ingin berbisnis, maka lakukanlah langkah pertama. 


Jangan banyak pertimbangan, Jangan banyak alasan, karena alasan itu sudah pasti selalu benar. Namun, ambillah solusi walaupun solusi yang Anda ambil belum tentu benar. Tetapi, setidaknya, Anda sudah berani melawan ketidakpercayaan diri Anda.


Hentikan kebiasaan tidur yang kelewat batas dan tak perlu menghambur hamburkan duit untuk hal yang tak penting. Sekali lagi, ambil langkah pertama dan nikmatilah petualangan Anda di alam bisnis sesungguhnya.  


Sebagai orang dewasa, Anda tentu sudah punya kecakapan diri untuk menentukan skala prioritas dan sudahi berbagai imajinasi liar yang mengotori kepalamu. Ambil langkah pertamamu, sekarang!


*)Penulis adalah mahasiswa dan saat ini sedang memulai usaha mandiri

×
Advertisement Link di Sini