Notification

×

Iklan

Iklan

Tak ada Ambulance, Warga di Rongkong Terpaksa Gotong Jenazah Sejauh 7 KM

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:42 WIB Last Updated 2021-10-25T01:44:59Z

Warga bahu membahu menggotong jenazah dari puskesmas menuju Manganan (Foto: Alamsyah/ Nasional.news)

LUWU UTARA -- Warga Dusun Manganan, Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, terpaksa memikul jenazah dari puskesmas menuju dusun sejauh kurang lebih 7 kilo meter karena tidak ada layanan mobil jenazah yang dapat digunakan. 


Salah seorang warga dusun, Yayan Fahril, merasakan sendiri situasi tersebut. Ia baru saja kehilangan salah seorang terkasihnya yang meninggal dunia di puskesmas yang ada di Kecamatan Rongkong. 


Ia tak bisa menggunakan mobil ambulance saat keluarga besarnya ingin mengantarkan jenazah neneknya tersebut ke kediamannya di dusun Manganan. 


"Ambulance yang ada hanya boleh digunakan untuk kendaraan mengangkut orang sakit dan sama sekali tidak diperbolehkan membawa jenazah," kata Yayan dalam keterangannya kepada Nasional.news, Selasa (19/10/2021). 


Apa yang dialami Yayan diamini Dodi Alfayat. Dodi yang warga Desa Rinding Allo ini, mengatakan, persoalan memikul jenazah  dari rumah atau puskesmas bukan hal baru bagi masyarakat yang ada di tanah Rongkong. "Ini sudah terjadi selama bertahun-tahun," kata Dodi. 


Salah satu petugas yang ada di Puskesmas Rongkong mengaku sudah 2 tahun belakangan ini pihak puskesmas mengajukan pengadaan mobil khusus jenazah ke Pemerintah Daerah Luwu Utara. Namun sampai saat ini belum ada respon.


Dodi mewakili masyarakat Kecamatan Rongkong, berharap pemerintah setempat dapat segera merespon yang menjadi keluhan masyarakat ini khususnya pelayanan mobil jenazah.


"Karena sejatinya tugas pemerintah adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan dan pelayanan tersebut juga menjadi hak kami yang ada di kecamatan Rongkong," tukas Dodi menandaskan.*/Alamsyah Jilpi

×
Advertisement Link di Sini